Mensos Ingatkan Bonus Demografi, Bisa Jadi Petaka

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengingatkan bonus demografi harus dimanfaatkan dengan benar agar tak berubah menjadi petaka demografi.

"Jika tidak dimanfaatkan dengan benar, maka bonus demografi bisa membakar hangus peta perjalanan panjang bangsa ini, bonus demografi bisa jadi petaka demografi, dapat merubuhkan pilar-pilar yang kita bangun bersama," kata Gus Ipul, dalam pidato umu wisuda Magister Terapan dan Sarjana Terapan Politeknik Kesejahteraan Sosial Bandung di Sabuga Bandung, Jawa Barat, Rabu (25/9/2024).

Gus Ipul mengatakan ada sejumlah masalah kesejahteraan sosial yang cenderung meluas di masa depan. Dia mengatakan perlu ada penanganan komprehensif agar masalah kesejahteraan sosial bisa diatasi.

"Kompleksitas tersebut menuntut penanganan komprehensif dan profesional," ujarnya.

Gus Ipul juga mengingatkan letak geografi dan kondisi geologi yang menyimpan potensi munculnya bencana alam. Dia juga menyoroti masalah kesejahteraan sosial dalam praktik pekerjaan, masalah kemiskinan komunitas adat terpencil hingga masalah pekerja migran.

 

Buruh Migran di Kota Besar

"Namun di Indonesia konsep komunitas memiliki makna tersendiri. Di samping masalah kesejahteraan sosial yang masih menjadi perhatian yang harus diperhatikan oleh para pekerja sosial di masa yang akan datang adalah pekerja migran," tuturnya.

"Kehadiran buruh migran di kota besar maupun yang pergi di luar negeri menjadi pekerja migran internasional, merupakan fenomena tersendiri di masa-masa yang akan datang, menjadi pekerja migran masih menjadi suatu alternatif," imbuh dia.

Gus Ipul ungkap enam masalah kesejahteraan sosial dan pentingnya memanfaatkan bonus demografi dengan benar.

"Di masa akan datang saya melihat ada enam permasalahan kesejahteraan sosial yang menjadi fokus perhatian, kemiskinan, korban bencana alam, ketiga penyalahgunaan NAPZA, masalah anak, kelima kemiskinan komunitas adat terpencil, terakhir masalah pekerja migran di kota atau internasional," kata Gus Ipul. n erc/jk/bad/rmc

Berita Terbaru

Wali Kota Eri Cahyadi Larang Kegiatan Donasi Melibatkan Hewan di Tempat Wisata

Wali Kota Eri Cahyadi Larang Kegiatan Donasi Melibatkan Hewan di Tempat Wisata

Senin, 28 Sep 2026 14:51 WIB

Senin, 28 Sep 2026 14:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral kondisi kucing donasi yang lemas dan tampak tidur terus kini menjadi sorotan. Menindaklanjuti kejadian…

Perkuat Karakter Kemanusiaan, Pemkot Surabaya Bakal Wajibkan Ekstrakurikuler PMR di SD-SMP

Perkuat Karakter Kemanusiaan, Pemkot Surabaya Bakal Wajibkan Ekstrakurikuler PMR di SD-SMP

Senin, 28 Sep 2026 13:59 WIB

Senin, 28 Sep 2026 13:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya dalam memperkuat karakter kemanusiaan generasi muda sejak dini, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan langkah…

Tahun Depan, Pemkot Wacana Samakan Pakaian Batik dan Olahraga Sekolah Negeri

Tahun Depan, Pemkot Wacana Samakan Pakaian Batik dan Olahraga Sekolah Negeri

Senin, 28 Sep 2026 13:53 WIB

Senin, 28 Sep 2026 13:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Mulai tahun depan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan menyamakan pakaian batik dan olahraga untuk siswa SD dan SMP negeri.…

Atasi Masalah Sampah, Pemkab Magetan Dorong Pembentukan Karakter Kebersihan Sejak Dini di Sekolah

Atasi Masalah Sampah, Pemkab Magetan Dorong Pembentukan Karakter Kebersihan Sejak Dini di Sekolah

Senin, 28 Sep 2026 13:47 WIB

Senin, 28 Sep 2026 13:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Sebagai upaya dalam menangani permasalahan sampah daerah, Wakil Bupati Magetan, Kang Suyat menyoroti bagaimana budaya masyarakat di…

Bertabur Seniman Kreatif, Festival Jaranan Trenggalek Terbuka ke-30 Masuk KEN 2026

Bertabur Seniman Kreatif, Festival Jaranan Trenggalek Terbuka ke-30 Masuk KEN 2026

Senin, 28 Sep 2026 13:46 WIB

Senin, 28 Sep 2026 13:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Selama 6 hari berturut-turut, Pemkab Trenggalek sukses menggelar Festival Jaranan Trenggalek Terbuka (FJTT) ke-30, dengan…

Penderita ISPA di Trenggalek Mulai Naik, Dinkes Catat Tembus 12.809 Orang

Penderita ISPA di Trenggalek Mulai Naik, Dinkes Catat Tembus 12.809 Orang

Senin, 28 Sep 2026 13:36 WIB

Senin, 28 Sep 2026 13:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Hingga minggu ke-36 tahun 2026, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kabupaten…