Diterjang Gelombang Laut, 8 Perahu Nelayan di Pantai Papuma Karam

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tangkapan layar. Perahu nelayan di Pantai Papuma, Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, Jember yang karam usai tenggelam diterjang gelombang air laut. SP/ JBR
Tangkapan layar. Perahu nelayan di Pantai Papuma, Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, Jember yang karam usai tenggelam diterjang gelombang air laut. SP/ JBR

i

SURABAYAPAGI.com, Jember - Para nelayan di wilayah Jember, Jawa Timur baru saja berduka. Pasalnya sebanyak 8 perahu nelayan di Pantai Papuma, Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, karam dan tenggelam.

Karamnya perahu milik para nelayan di Jember diakibatkan adanya gelombang air laut yang tingginya saat itu mencapai 2,5 meter. perahu-perahu yang karam tersebut merupakan milik nelayan yang tengah sandar di tepi Pantai Papuma sekitar pukul 06.30 WIB.

Pasalnya, perahu-perahu tersebut terbuat dari kayu, sehingga ketika berbenturan itu menyebabkan kayu pada perahu menjadi retak, kemudian perahu-perahu tersebut karam dan tenggelam. 

"Benar ada perahu-perahu milik nelayan di Pantai Papuma yang mengalami karam. Kejadiannya itu karena ombak air laut yang cukup tinggi mencapai 2,5 sampai 2,6 meter," kata KBO Satpolair Polres Jember Aiptu Agus Rianto, Minggu (06/10/2024).

Lebih lanjut, awal kejadian tersebut bermula saat air laut pasang pada pukul 04.00 WIB. Kemudian pukul 06.00 WIB gelombang semakin membesar dan menyebabkan tali jangkar perahu itu putus.

"Tali jangkar perahu itu putus saat tersapu ombak. Karena perahu-perahu yang sandar itu posisinya berjejer satu sama lain akhirnya perahu yang talinya putus itu menghantam perahu lain di sekitarnya," jelasnya.

Beruntung, lanjut Agus, tidak ada korban dalam kejadian tersebut. Saat kejadian, para nelayan sedang tidak pergi melaut karena ombak yang tinggi.

"Untuk korban nihil. Jadi tadi hanya ada penjaga yang ditugaskan menjaga perahu-perahu itu dan tidak ada nelayan yang pergi melaut," bebernya.

"Karena memang prediksi yang kami terima dari BMKG hari ini itu akan terjadi gelombang tinggi. Dari situlah mungkin para nelayan enggan berangkat melaut," imbuh Agus.

Sedangkan untuk kerugian akibat peristiwa itu, ujar dia, ditaksir mencapai Rp 10 juta. Kondisi kayu papan yang digunakan sebagai bahan dasar perahu mengalami rusak berat.

"Kerugiannya hanya sebatas material saja. Karena para nelayan itu harus memperbaiki perahu yang kayu papannya mengalami kerusakan. Mungkin sekitar 10 juta rupiah," papar Agus. jr-01/dsy

Tag :

Berita Terbaru

Kejar Target Puskesmas Sidoarjo Gencarkan Cek Kesehatan Gratis

Kejar Target Puskesmas Sidoarjo Gencarkan Cek Kesehatan Gratis

Minggu, 07 Jun 2026 17:06 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 17:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Demi meningkatkan kesadaran masyarakat pentingnya menjaga kesehatan, Puskesmas Sidoarjo gencar menyelenggarakan kegiatan Cek…

Kasus HIV AIDS Kecamatan Sidoarjo Tembus 548 Penderita

Kasus HIV AIDS Kecamatan Sidoarjo Tembus 548 Penderita

Minggu, 07 Jun 2026 17:03 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 17:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, dari 18 kecamatan dengan angka kasus penderita HIV/AIDS tertinggi…

Pembeli Mulai Sepi Imbas Gula Pasir di Lamongan Tembus Rp 17.500 per Kg

Pembeli Mulai Sepi Imbas Gula Pasir di Lamongan Tembus Rp 17.500 per Kg

Minggu, 07 Jun 2026 15:29 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 15:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Harga komoditas gula pasir di wilayah Lamongan mengalami lonjakan harga dalam beberapa hari terakhir hingga dikeluhkan para…

Peternak Kota Batu Sumringah, Harga Susu Sapi Perah Naik Tembus Rp8 per Liter

Peternak Kota Batu Sumringah, Harga Susu Sapi Perah Naik Tembus Rp8 per Liter

Minggu, 07 Jun 2026 15:18 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Para peternak sapi perah di Kota Batu, Jawa Timur kini sumringah melihat harga susu sapi segar di tingkat peternak lokal wilayah Kota…

Atasi Sampah Sungai Kali Tebu, Pemkot Surabaya Terjun Langsung Tekan Pencemaran

Atasi Sampah Sungai Kali Tebu, Pemkot Surabaya Terjun Langsung Tekan Pencemaran

Minggu, 07 Jun 2026 15:02 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 15:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti kepungan sampah plastik, kaleng, sampai rumah tangga terperangkap di trash boom Sungai Kali Tebu yang saat ini…

Minim Hujan di Musim Kemarau Jadi Berkah Positif Para Petani Apel di Kota Batu 

Minim Hujan di Musim Kemarau Jadi Berkah Positif Para Petani Apel di Kota Batu 

Minggu, 07 Jun 2026 14:41 WIB

Minggu, 07 Jun 2026 14:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Memasuki musim kemarau 2026 dengan cuaca panas dan minimnya curah hujan justru berdampak positif terhadap dan membawa berkah…