Paslon Ghofur - Sosa Siap Wujudkan Ekonomi Inklusif yang Berkelanjutan 

author Muhajirin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Paslon Abdul Ghofur -Firosya Shalati diantar ribuan pendukungnya saat mendaftar ke kantor KPU beberapa waktu lalu. SP/MUHAJIRIN 
Paslon Abdul Ghofur -Firosya Shalati diantar ribuan pendukungnya saat mendaftar ke kantor KPU beberapa waktu lalu. SP/MUHAJIRIN 

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Visi misi pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Lamongan, Abdul Ghofur dan Firosya Shalati (Ghofur-Sosa), salah satunya ingin mewujudkan Lamongan semakin bagus, dengan ekonomi inklusif yang bisa mengangkat perekonomian.

Upaya itu, seperti disampaikan oleh Abdul Ghofur, sejalan dengan visi pemerintahan Presiden RI terpilih Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan dan peluang adil untuk seluruh lapisan masyarakat, melalui kebijakan yang mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

"Kami percaya bahwa dengan pengelolaan sumber daya yang baik dan kebijakan yang tepat, Lamongan bisa menjadi daerah dengan ekonomi yang kuat dan inklusif, di mana setiap warga memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang," ucap Ghofur, Senin (7/10/2024). 

Ghofur optimistis, ekonomi inklusif adalah kunci untuk memastikan semua lapisan masyarakat, tanpa terkecuali, dapat merasakan manfaat dari pertumbuhan ekonomi daerah.

Pada realisasinya, Ghofur telah menggagas beberapa upaya untuk meningkatkan ekonomi masyarakat Lamongan. Beberapa di antaranya adalah pembangunan Cold Storage (galangan pendingin) dan revitalisasi TPI, serta penyediaan SPBN (stasiun pengisian bahan bakar nelayan) untuk area pesisir.

Selain itu, Ghofur juga berjanji akan menyediakan asuransi Petani, peningkatan jumlah pupuk subsidi, serta revitalisasi akses luar dan dalam pasar-pasar Lamongan.

"Kami ingin menciptakan ekosistem ekonomi yang terbuka untuk semua, di mana sektor-sektor penting seperti pertanian, perikanan, dan UMKM menjadi motor penggerak," katanya.

Untuk mendukung strategi ini, Ghofur mengungkapkan pentingnya kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah pusat, lembaga keuangan, serta masyarakat lokal.

"Kami tidak bisa bekerja sendiri. Kolaborasi akan menjadi kunci keberhasilan strategi ini. Melalui program pelatihan, pemberdayaan masyarakat, dan kemitraan dengan sektor swasta, kami yakin ekonomi Lamongan akan tumbuh secara inklusif," ujarnya.

Dengan berbagai langkah konkret ini, Ghofur yakin bahwa Lamongan dapat menjadi contoh daerah yang sukses mengimplementasikan ekonomi inklusif dan berkelanjutan di Indonesia.

"Kami siap bekerja untuk mewujudkan masa depan Lamongan yang lebih cerah bagi semua warga," ucapnya.

Pasangan Ghofur-Firosya juga menyatakan bahwa visi mereka sangat selaras dengan program nasional Prabowo-Gibran yang menitikberatkan pada peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui pembangunan ekonomi yang berkelanjutan dan pemerataan kesejahteraan.

"Kami siap bekerja sama dengan pemerintah pusat untuk mewujudkan Lamongan yang lebih maju dan sejahtera, dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan dan keberlanjutan pembangunan," ujar Ghofur.

Sementara itu, Cawabup Lamongan Firosya Shalati menambahkan, programnya juga akan berfokus pada peningkatan pendapatan masyarakat, terutama melalui sektor pertanian dan UMKM yang menjadi tulang punggung perekonomian daerah.

"Kami berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh kepada petani dan pelaku usaha kecil melalui akses permodalan, pelatihan, serta inovasi teknologi yang dapat meningkatkan produktivitas," ujar Firosya.

Pasangan ini optimis bahwa visi mereka akan membawa perubahan positif bagi seluruh masyarakat Lamongan, dengan fokus pada pemerataan kesejahteraan dan peningkatan kualitas hidup warga.

Visi misi dari pasangan calon Ghofur-Firosya juga telah menerima restu dan respon positif dari Ketua Umum partai-partai pengusung, yakni Kaesang Pangarep (PSI), Agus Harimurti Yudhoyono (Demokrat), dan Muhaimin Iskandar (PKB). jir

Berita Terbaru

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Keberhasilan Kota Mojokerto menekan angka stunting hingga di bawah satu persen menarik perhatian Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara …

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat ekosistem produk halal dengan menggelar fasilitasi sertifikasi halal massal bagi p…

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kenyamanan warga menjadi prioritas utama dalam pengelolaan parkir di Kota Mojokerto. Untuk itu, Pemerintah Kota Mojokerto melalui …

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda   ‎

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda  ‎

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Gugatan puluhan pedagang pasar tradisional Kota Madiun terhadap pemerintah Kota Madiun menguak dugaan cacat prosedural dalam p…

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Gresik sukses menggelar Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 yang diikuti sebanyak 1.111 peserta di kawasan Wisma J…

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

SURABAYA PAGI, Pacitan- Aksi brutal dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) terhadap seorang pedagang tempe di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Korban yang…