Pemkot Madiun Salurkan Bantuan Pangan Program CPP ke 10.225 KPM

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Wali Kota Madiun Maidi menyerahkan bantaun pangan beras secara simbolis  kepada warga sasran di Kantor Kelurahan Nambangan Lor, Kota Madiun. SP/ MDN
Ilustrasi. Wali Kota Madiun Maidi menyerahkan bantaun pangan beras secara simbolis kepada warga sasran di Kantor Kelurahan Nambangan Lor, Kota Madiun. SP/ MDN

i

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Pemerintah Kota Madiun Jawa Timur menyalurkan bantuan pangan melalui program cadangan pangan pemerintah (CPP) kepada sebanyak 10.225 keluarga penerima manfaat (KPM) sasaran untuk jatah bulan Oktober 2024, yang berlokasi di tiap-tiap kantor kelurahan sesuai jadwal yang telah ditentukan. Tetapi ada juga yang di Kantor Pos setempat.

Bantuan pangan tersebut merupakan program pemerintah berupa penyaluran beras yang bersumber dari stok cadangan beras pemerintah (CBP) yang dikelola Bulog, sesuai amanat Peraturan Presiden Nomor: 125 Tahun 2022 tentang Pengelolaan Cadangan Pangan Pemerintah.

Sedangkan bantuan pangan dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) alokasi tahun 2024 kali ini merupakan tambahan alokasi hingga bulan Desember sesuai surat dari pemerintah pusat.

"Sesuai surat, penyaluran bantuan pangan tersebut dilakukan pada bulan ke delapan -Agustus-, ke-10 -Oktober', dan ke-12 -Desember-. Di Kota Madiun, penerimanya sejumlah 10.225 KPM. Setiap KPM akan mendapatkan 10 kilogram beras setiap penyaluran," ujar Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Madiun Sumini, Selasa (08/10/2024).

Dia menjelaskan, perpanjangan atau alokasi tambahan bantuan pangan tersebut sebagai upaya pemerintah menanggulangi kemiskinan ekstrem, kerawanan pangan dan gizi, serta menjaga stabilitas harga dan pengendalian inflasi.

"Pada awalnya memang hanya sampai alokasi bulan Juni atau enam kali bantuan. Tetapi kemudian ada penambahan tiga bulan hingga Desember," katanya.

Lebih lanjut, selain antisipasi, mitigasi, dan pelaksanaan penanggulangan kekurangan pangan untuk mencegah terjadinya krisis pangan dan gizi, program itu juga berkaitan dengan penurunan stunting. md-02/dsy

Berita Terbaru

Gubernur BI Destry, Janji Maksimalkan Jaringan Kantor Daerah

Gubernur BI Destry, Janji Maksimalkan Jaringan Kantor Daerah

Kamis, 03 Sep 2026 06:44 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 06:44 WIB

SURABAYAPAGI.com - Salah satu tugas utama Bank Indonesia (BI) adalah menjaga stabilitas nilai rupiah. Stabilitas nilai Rupiah ini mengandung dua aspek, yaitu…

Prabowo akan Bangun Kapal Ikan Modern 4.582 Unit

Prabowo akan Bangun Kapal Ikan Modern 4.582 Unit

Kamis, 03 Sep 2026 06:42 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 06:42 WIB

SURABAYAPAGI.com - Pemerintah menyiapkan program modernisasi kapal ikan untuk mendorong nelayan memanfaatkan potensi ikan di laut lepas. Ditargetkan…

Kontrak Pertamina Lubricants dengan VR46 Racing Team, Diusik

Kontrak Pertamina Lubricants dengan VR46 Racing Team, Diusik

Kamis, 03 Sep 2026 06:40 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 06:40 WIB

SURABAYAPAGI.com - Kontrak Pertamina Lubricants dengan VR46 Racing Team telah dimulai sejak 2024 hingga akhir 2026. Meski tak pernah disebut angka pastinya,…

Juli Lalu, 1,53 juta Turis ke Indonesia

Juli Lalu, 1,53 juta Turis ke Indonesia

Kamis, 03 Sep 2026 06:38 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 06:38 WIB

SURABAYAPAGI.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ada 1,53 juta turis asing yang berkunjung ke Indonesia sepanjang Juli 2026. Jumlah kunjungan wisman…

PENAHANAN PEMRED RADIT, PROYEK JENDERAL, DIRUNTUHKAN TAMTAMA

PENAHANAN PEMRED RADIT, PROYEK JENDERAL, DIRUNTUHKAN TAMTAMA

Kamis, 03 Sep 2026 06:35 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 06:35 WIB

Kajari Surabaya dan Direskrimum Polda Jatim Yth,.. Dari temuan fakta-fakta dan surat pernyataan berisi pengakuan Erick Wowpor, tanggal 23 Januari 2026, saya…

Iran Mulai Kurangi Pemakaian BBM

Iran Mulai Kurangi Pemakaian BBM

Kamis, 03 Sep 2026 06:32 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 06:32 WIB

SURABAYAPAGI.com – Iran mengurangi pemakaian BBM. Seruan ini disampaikan Ketua Parlemen Iran pada hari Selasa (1/9) waktu setempat, seiring negara tersebut m…