Kajari Gresik Beri Bimbingan Tata Kelola DD kepada Kades se-Kecamatan Cerme

author M. Aidid Koresponden Gresik

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kajari Gresik Nana Riana didampingi Camat Cerme Umar Hasyim dan Kades Wedani Cerme Hadi Sanjaya di acara sosialisasi dan penyuluhan hukum yang digelar AKD se-Kecamatan Cerme. SP/M Aidid
Kajari Gresik Nana Riana didampingi Camat Cerme Umar Hasyim dan Kades Wedani Cerme Hadi Sanjaya di acara sosialisasi dan penyuluhan hukum yang digelar AKD se-Kecamatan Cerme. SP/M Aidid

i

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Kepala Kejaksaan Negeri Gresik Nana Riana kembali mengingatkan para kepala desa (kades) se-Kecamatan Cerme untuk mengelola anggaran desa dengan baik dan benar. Hindari penggunaan anggaran yang dapat memicu tindak pidana korupsi.

Hal tersebut disampaikan langsung Kajari Nana Riana pada kegiatan Sosialisasi Penyuluhan Hukum Prioritas Penggunaan dan Pengawasan Dana Desa serta Pendampingan Hukum (Legal Assistense) yang diikuti 25 kades, sekdes dan bendahara desa se-Kecamatan Cerme, bertempat di RM Antang, Desa Pandu, Cerme pada Selasa (8/10).

Nana menjelaskan penyuluhan hukum ini bertujuan agar dana desa dapat dimanfaatkan secara maksimal, efektif untuk kesejahteraan masyarakat dan juga tidak terjadi penyalahgunaaan.

"Saat ini, pengelolaan dana desa di Gresik hampir tidak ada masalah. Justru yang banyak dilaporkan terkait pengelolaan dana Corporate Social Responsibility (CSR) yang masuk ke anggaran desa. Jika dana tersebut tidak dipergunakan secara baik dan benar akan mengakibatkan penyalahgunaan dan berpotensi melakukan tindak pidana korupsi," tegas kajari.

Seperti yang dilakukan Pemdes Roomo saat mengelola anggaran CSR dari PT Smelting. Kejaksaan melakukan upaya penindakan karena pengelolaan CSR yang masuk ke kas desa tidak transparan dan disalahgunakan. Sewaktu dibelanjakan untuk membeli beras harus didatangkan dari Lamongan dan melalui perantara 3 orang.

"Kenapa hanya beli beras aja ke Lamongan, apa di Gresik tidak ada. Itupun harus melalui tiga perantara, sehingga beras yang diberikan ke warga mutunya jelek dan tidak layak dikonsumsi," terangnya.

Untuk itu, kejaksaan menghimbau dalam penggunaan dana desa diutamakan untuk menggerakkan perekonomian masyarakat desa. Jika ada proyek pembangunan fisik, utamakan pekerjanya berasal dari desa setempat. Materialnya juga dibelikan di dalam desa sehingga perekonomian warga desa bisa meningkat dan sejahtera.

"Pemdes harus taat aturan dalam pengelolaan dana desa, sehingga dapat membangun dan mengelola desanya sendiri dengan kemampuan sumber daya manusia (SDM) yang mencukupi," ujarnya.

Terkait kekayaan desa, kejaksaan berharap agar desa memverifikasi aset desa. Pasalnya, banyak laporan aset desa dikuasai oleh pihak ketiga. Aset desa penting untuk dicatat menjadi kekayaan desa dan bisa dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat.

Ditegaskan kajari, kepala desa itu ibaratnya presiden di wilayahnya. Untuk itu dalam mengelola keuangan desa, dari sumber dana apapun, jangan seperti mengelola keuangan di rumah.

"Harus ada proposal, rincian pemasukan dan pengeluaran. Semua pemasukan desa digunakan secara baik, dan tidak untuk dikorupsi tetapi untuk kesejahteraan masyarakat," tegas kajari

Dia meminta agar kades dan pemdes serta BPD menjalin komunikasi yang harmonis. Sehingga tidak ada kesan kades powerfull sehingga akan menimbulkan gejolak saat menjalankan pemerintahan.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Kepala Desa (AKD) Cerme Sapaat mengatakan bahwa penyuluhan hukum tentang prioritas penggunaaan dan pengawasan dana desa ini sangat penting agar para kades dapat menggunakan anggaran dana desa dengan baik dan benar.

"Kami mengucapkan banyak terima kasih dan apresiasi kepada Kejaksaan Negeri Gresik yang telah memberikan pengetahuan hukum terkait pengelolaan anggaran dana desa dengan baik dan benar, sehingga dapat menghindari perbuatatan yang menyebabkan tindakan korupsi," terangnya.

Camat Cerme Umar Hasyim berharap dengan adanya penyuluhan hukum ini para kades dan perangkat desa dapat memaksimalkan anggaran dana desa untuk kesejahteraan masyarakat dengan pengolaan yang baik dan benar.

Sedang Kades Wedani Cerme Hadi Sanjaya menyatakan kepuasannya usai mengikuti kegiatan sosialisasi dan penyuluhan hukum yang digelar pengurus AKD Cerme dengan mendatangkan Kajari Gresik sebagai nara sumber utama.

"Kegiatan semacam ini sebaiknya diagendakan setiap tahun agar kami yang di pemerintahan terbawah ini bisa maksimal mengelola dana desa sesuai perundang-undangan yang berlaku," ucapnya usai mengikuti paparan Kajari Gresik. grs

Berita Terbaru

Bangkitkan Perekonomian Warga, Kades Muhammad Taukhid Prioritaskan Infrastruktur

Bangkitkan Perekonomian Warga, Kades Muhammad Taukhid Prioritaskan Infrastruktur

Minggu, 11 Jan 2026 14:39 WIB

Minggu, 11 Jan 2026 14:39 WIB

SURABAYA PAGI.com, Sidoarjo - Pembangunan Infrastruktur menjadi salah satu fokus Pemerintah Desa (Pemdes) Jeruklegi, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo. Secara…

Turnamen Catur dan Bazar UMKM di Wisata Sumber Air Panas Wong Pulungan Pasuruan Meriahkan HUT ISG ke-7 Tahun 2026

Turnamen Catur dan Bazar UMKM di Wisata Sumber Air Panas Wong Pulungan Pasuruan Meriahkan HUT ISG ke-7 Tahun 2026

Minggu, 11 Jan 2026 10:31 WIB

Minggu, 11 Jan 2026 10:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Komunitas Info Seputar Gempol (ISG) yang berawal dari sebuah group media Sosial. Seiring berjalannya waktu, ISG berkembang menjadi…

Satlantas Polres Madiun Perketat Patroli di Jalur Rawan Macet dan Kecelakaan

Satlantas Polres Madiun Perketat Patroli di Jalur Rawan Macet dan Kecelakaan

Sabtu, 10 Jan 2026 18:01 WIB

Sabtu, 10 Jan 2026 18:01 WIB

SURABAYA PAGI, Madiun – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Madiun memperketat pengawasan lalu lintas dengan menggelar patroli strong point di sejumlah jalur …

HUT ke-53 PDI Perjuangan, Deni Wicaksono Tegaskan Satyam Eva Jayate Jadi Jangkar Kebenaran Partai

HUT ke-53 PDI Perjuangan, Deni Wicaksono Tegaskan Satyam Eva Jayate Jadi Jangkar Kebenaran Partai

Sabtu, 10 Jan 2026 11:46 WIB

Sabtu, 10 Jan 2026 11:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Peringatan Hari Ulang Tahun ke-53 PDI Perjuangan menjadi momentum konsolidasi ideologis dan penguatan kerja kerakyatan di tengah…

Dorong Sportainment Pelajar, Tri Hadir di Yamaha Fazzio Liga Tendang Bola 2026

Dorong Sportainment Pelajar, Tri Hadir di Yamaha Fazzio Liga Tendang Bola 2026

Jumat, 09 Jan 2026 20:11 WIB

Jumat, 09 Jan 2026 20:11 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) melalui brand Tri turut ambil bagian dalam ajang Liga Tendang Bola (LTB) 2026, sebuah l…

Legislator Golkar, Masih Kritik MBG

Legislator Golkar, Masih Kritik MBG

Jumat, 09 Jan 2026 19:09 WIB

Jumat, 09 Jan 2026 19:09 WIB

Peristiwa Pemilihan Lokasi Dapur SPPG di Samping Peternakan Babi di Sragen, Resahkan Masyarakat      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Lagi, Wakil Ketua Komisi IX …