Butuh TPST 2 Hektar, Pj Wali Kota Malang Terapkan Pengelolaan Sampah LSDP

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. TPA Supit Urang, Kelurahan Mulyorejo, Kecamatan Sukun, Kota Malang. SP/ MLG
Ilustrasi. TPA Supit Urang, Kelurahan Mulyorejo, Kecamatan Sukun, Kota Malang. SP/ MLG

i

SURABAYAPAGI.com, Malang - Pj Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan turut menindaklanjuti persoalan sampah di Kota Malang dengan merencanakan penanganan dan pengelolaan sampah penerapan Local Service Delivery Improvement Program (LSDP).

Pasalnya, Kota Malang sudah siap untuk menerapkan LSDP. Hal ini diperkuat dengan keberadaan TPA Supit Urang yang bisa menjadi percontohan dalam pengelolaan sampah modern di perkotaan.

Menariknya, TPST ini nantinya menggunakan pendekatan yang berbeda dengan TPA Supit Urang, yang rencananya pengolahan sampah dilakukan memakai sistem Economic Cercular. Menurutnya cara itu bisa efektif dalam pengolahan sampah dan meningkatkan pendapatan daerah.

Sebagai informasi, metode sanitary Landfill merupakan salah satu pengelolaan smapah dengan cara menguruk sampah sampai penuh kemudian berpindah ketempat lain untuk pengurukan baru.

Meski belum bisa menyelesaikan masalah dengan tuntas, namun jika melalui program sirkuler ekonomi dipastikan bisa menuntaskan masalah dan juga memberikan pendapatan daerah dan juga masyarakat.

Namun, dirinya mengatakan nantinya Kota Malang membutuhkan satu tempat pengolahan sampah terpadu (TPST) yang nantinya berada di lahan dengan luas sekitar 2 hektar dan diharapkan dapat menampung sampah dengan kapasitas 150-200 ton per hari.

“Kita butuh 1 TPST dan itu sudah cukup karena kita sudah punya TPA Supit Urang. Dinas lingkungan hidup sudah mengusulkan anggaran, rencana lahan sekitar 2 hektare dan bisa menampung 150 sampai 200 ton per hari nya,” jelas Pj Iwan, Rabu (09/10/2024).

“Artinya sampah bisa diolah untuk menjadi sumber pendapatan, baik pendapatan daerah maupun pendapatan masyarakat. Kebijakan ini menjadi salah satu yang harus dilaksanakan oleh daerah, manfaat lain dari program ini bisa mengurangi penumpukan sampah yang saat ini terjadi,” imbuhnya. ml-01/dsy

Berita Terbaru

Dinding Kedap Suara hingga Tiga Bilik, Saksi Ungkap Temuan di Rumah Dharmahusada yang Diduga Dipakai Scamming

Dinding Kedap Suara hingga Tiga Bilik, Saksi Ungkap Temuan di Rumah Dharmahusada yang Diduga Dipakai Scamming

Kamis, 17 Sep 2026 21:34 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 21:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Sebuah rumah di kawasan Dharmahusada Permai, Surabaya, menjadi sorotan dalam persidangan perkara dugaan sindikat penipuan daring l…

Maidi Dituntut 7 Tahun 2 Bulan, Uang Pengganti Rp8 Miliar dan Denda Rp205 Juta

Maidi Dituntut 7 Tahun 2 Bulan, Uang Pengganti Rp8 Miliar dan Denda Rp205 Juta

Kamis, 17 Sep 2026 21:31 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 21:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun — Mantan Wali Kota Madiun Maidi menghadapi tuntutan berat dalam perkara dugaan pemerasan dan gratifikasi yang ditangani Komisi P…

KPK Tuntut Maidi 7 Tahun 2 Bulan, Sebut Rusak Kepercayaan Publik

KPK Tuntut Maidi 7 Tahun 2 Bulan, Sebut Rusak Kepercayaan Publik

Kamis, 17 Sep 2026 20:30 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 20:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK menuntut Maidi dengan pidana tujuh tahun dua bulan penjara dalam perkara dugaan pemerasan bermodus d…

SMK Budi Luhur Gandeng CBN dan Digdaya, Dorong Karya Siswa Masuk Industri Digital

SMK Budi Luhur Gandeng CBN dan Digdaya, Dorong Karya Siswa Masuk Industri Digital

Kamis, 17 Sep 2026 20:14 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 20:14 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Banten — SMK Budi Luhur Tangerang menjajaki kolaborasi dengan PT Cyberindo Aditama (CBN) dan PT Digdaya Duta Digital (Digdaya) untuk m…

Semarak Hari Pelanggan Nasional, PLN Tambah Dua SPKLU di Citraland Surabaya

Semarak Hari Pelanggan Nasional, PLN Tambah Dua SPKLU di Citraland Surabaya

Kamis, 17 Sep 2026 17:23 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 17:23 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jawa Timur (UID Jatim) terus memperluas akses pengisian daya kendaraan listrik di S…

Karhutla di Ponorogo Makan Korban, Nenek 70 Tahun Tewas Terpanggang 

Karhutla di Ponorogo Makan Korban, Nenek 70 Tahun Tewas Terpanggang 

Kamis, 17 Sep 2026 17:18 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 17:18 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Ponorogo yang semakin kerap terjadi belakangan ini memakan korban. Ini setelah…