8 Rumah Menteri di IKN, Belum Dibangun

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kini ada persoalan baru atas penambahan jumlah menteri era pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Jumlahnya dikabarkan menjadi 44 kementerian, naik dari yang sebelumnya 34.

Saat ini,  di bawah pemerintahan Joko Widodo tengah membangun ibu kota baru di Nusantara atau Ibu Kota Nusantara (IKN). Di sana ada berbagai fasilitas penunjang untuk menjalankan fungsi pemerintahan, seperti hunian ASN-Hankam, kantor kementerian, Istana Negara, hingga rumah dinas menteri.

Untuk rumah dinas menteri sedang dibangun 36 unit. Lantas, jika jumlah menteri di kabinet Prabowo-Gibran bertambah, apakah rumah dinas menteri di IKN juga ikut bertambah? Berarti kurang 8 rumah.

Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Iwan Suprijanto menuturkan pihaknya akan mengikut arahan jika memang diminta untuk menambah rumah dinas menteri di IKN. Namun, hingga saat ini masih belum ada arahan untuk melakukan hal tersebut.

"Belum ada arahan (tambah rumah menteri di IKN)," jawabnya kepada wartawan saat ditemui di kantornya, Jakarta Selatan, Selasa (15/10/2024).

 

Masih Ada Lahan Rumah

Pun jika diminta untuk menambah rumah menteri di IKN, Iwan mengaku masih ada lahan yang bisa dipakai untuk hal tersebut.

"Ya masih ada (lahan untuk tambahan rumah dinas menteri). Ini kan yang kita bangun di WP 1A ya di KIPP (Kawasan Inti Pusat Pemerintahan), masih banyak lokasi (untuk bangun rumah menteri)," tuturnya.

Beberapa waktu lalu, jumlah menteri di era Prabowo-Gibran disebut-sebut akan berjumlah 44. Hal itu berawal dari Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo yang membeberkan obrolan kopi bahwa bahwa jumlah menteri di kabinet Prabowo bertambah menjadi sebanyak 44 dari era Jokowi sebanyak 34.

Bamsoet sempat menyapa para hadirin dengan penuh kelakar soal menteri, salah satunya Waketum PAN Viva Yoga.

Dia pun mewanti-wanti para legislator yang nantinya mendapat kesempatan menjadi menteri bisa saja kena kritikan dari DPR yang merupakan mantan kolega kerjanya.

"Karena nanti jumlah bertambah dari 34 menjadi 44, ya. Ya mudah-mudahan kawan kita yang hari ini di DPR berkesempatan untuk menjadi eksekutif sehingga bisa merasakan dimaki-maki kolega sendiri," ujar Bamsoet. n jk/erc/rmc

Berita Terbaru

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Gelisah dengan Fenomena No Viral No Justice…

Bank Syariah Lakukan Transaksi Digital

Bank Syariah Lakukan Transaksi Digital

Jumat, 02 Okt 2026 07:22 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:22 WIB

SURABAYAPAGI.com – Bank syariah memperluas layanan perbankan digital bagi nasabah. Hal ini dilakukan untuk memudahkan nasabah dalam melakukan transaksi d…

Ojol akan Dimasukan Kategori Transportasi

Ojol akan Dimasukan Kategori Transportasi

Jumat, 02 Okt 2026 07:20 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:20 WIB

SURABAYAPAGI.com – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menargetkan revisi aturan tersebut rampung tahun ini dan mulai berlaku pada 2027. Dalam r…

WIKA, Senang Keluar dari Whoosh

WIKA, Senang Keluar dari Whoosh

Jumat, 02 Okt 2026 07:14 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:14 WIB

SURABAYAPAGI.com – PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA menyambut baik rencana pemerintah untuk mengambil alih seluruh saham PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia …

Wuling Aira ev Ditawarkan Rp 155 juta

Wuling Aira ev Ditawarkan Rp 155 juta

Jumat, 02 Okt 2026 07:12 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:12 WIB

SURABAYAPAGI.com – Wuling bikin kejutan saat meluncurkan Aira ev. Sebab, harga jual Aira ev terbilang murmer! Wuling Aira ev ditawarkan dalam dua varian. Harga …

Harga BBM di Malaysia Turun

Harga BBM di Malaysia Turun

Jumat, 02 Okt 2026 07:10 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:10 WIB

SURABAYAPAGI.com – Harga BBM di Malaysia terpantau mengalami penurunan pada awal bulan ini. Harga BBM jenis RON 95 dan RON 97, termasuk solar di Malaysia, m…