SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Pesona wisata alam Pantai Midodaren yang terletak di Desa/Kecamatan Besuki, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur menyimpan pesona yang memikat mata para wisatawan. Pasalnya, keindahannya terinspirasi dari negeri kayangan, ditambah banyak fasilitas yang dapat mengubah mood swing lebih positif.
Nama ‘Midodaren’ merujuk dalam Bahasa Jawa, Widodari atau Bahasa Indonesianya adalah Bidadari, yang dalam kamus besar bahasa indonesia (KBBI) memiliki arti putri atau dewi dari kayangan; bisa juga ‘Bidadari’ berarti perempuan yang elok.
Pantai Midodaren, dengan luas area sekitar 12,5 hektar, memiliki daya tarik berupa pemandangan pantai yang luas dengan ombak yang tidak terlalu tinggi. Pesisir pantai yang bersih dan terawat membuatnya menjadi tempat yang ideal untuk bermain pasir, berfoto-foto, dan bersantai.
Dengan konsep private beach, Pantai Midodaren, yang terletak di Desa Besuki, Kecamatan Besuki, sekitar 35 kilometer ke arah selatan dari pusat kota Tulungagung, menawarkan pengalaman wisata yang unik. Akses ke pantai dapat ditempuh dengan kendaraan roda dua maupun roda empat. Seketika semuanya terbayar lunas dengan hadirnya paras cantik sang bidadari alam ini.
Menurut Pamela Damayanti (37), wisatawan asal Kota Kediri, Pantai Midodaren yang ia ketahui keberadaannya lewat Instagram memiliki keunikan tersendiri.
“Pantainya unik karena aksesnya melewati tebing-tebing tinggi. Pondok dengan beberapa cottage disertai kolam renang yang langsung menghadap bibir pantai juga keren. Warga Kediri yang mau honeymoon, ga perlu jauh ke Bali, Lombok NTB, atau luar negeri, cukup disini aja,“ ujar perempuan, dikutip Selasa (22/10/2024).
Sementara itu, diketahui Pantai Midodaren dibuka untuk masyarakat luas. Jam operasional dari pantai ini mulai 08.00 - 22.00 WIB. Sedangkan untuk harga tiket masuk (HTM) di Pantai Midodaren Rp 20 ribu per orang. Harga tiket ini tidak terlalu mahal, karena seluruh fasilitas umum dapat digunakan secara gratis. Mulai toilet, kamar mandi, keran bilas, musala, hingga gazebo. tl-01/dsy
Editor : Desy Ayu