Wisata Pantai Kedung Tumpang di Tulungagung, Miliki Daya Tarik Ombak Ganas Puluhan Meter

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pantai Kedung Tumpang yang terletak di Desa Pucanglaban, Kecamatan Pucanglaban, Kabupaten Tulungagung. SP/ TLG
Pantai Kedung Tumpang yang terletak di Desa Pucanglaban, Kecamatan Pucanglaban, Kabupaten Tulungagung. SP/ TLG

i

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Destinasi wisata alam, seperti Pantai Kedung Tumpang di Desa Pucanglaban, Kecamatan Pucanglaban, Kabupaten Tulungagung menyimpan daya tarik tersendiri bagi para wisatawan, Kamis (24/10/2024).

Pasalnya, pantai tersebut dikenal dengan ombaknya yang ganas hingga puluhan meter, sehingga menjadi tempat favorit juga disana. Selain itu, ciri khas dari pantai ini yakni adanya karang-karang dan tebing yang terjal yang dapat menjadi salah satu hal untuk menarik wisatawan.

Beberapa waktu lalu viral karena salah satu wisatawan terseret ombak tinggi di pantai tersebut. Meskipun berhasil ditemukan, korban yang diketahui bernama Joshua tersebut sudah ditemukan tak bernyawa.

Tidak hanya itu, di karang tepian pantai juga ada cekungan air yang biasanya dimanfaatkan wisatawan untuk berenang. Akan tetapi pantai ini sebenarnya masuk kategori berbahaya jika bermain air dan terlalu dekat dengan pinggiran karang.

Disatu sisi, wisatawan yang belum puas menikmati keindahan Pantai Kedung Tumpang bisa mencoba sensasi bermalam dengan cara mendirikan tenda di area parkir. Jika beruntung bisa melihat lumba-lumba yang berada di dekat pantai. 

Tak hanya itu, masyarakat sekitar percaya bahwa pengunjung Pantai Kedung Tumpang dilarang membawa berbagai jenis jeruk. Konon, pengunjung yang membawa jeruk bisa hanyut terseret ombak. 

Berdasarkan cerita tutur yang berkembang di masyarakat, saat ada pengunjung yang membawa jeruk, ombak Pantai Kedung Tumpang bisa tiba-tiba menjadi ganas dan menghantam orang tersebut.  Larangan membawa jeruk juga berlaku untuk ritual larung laut, di mana tidak ada buah jeruk dalam sesaji yang disiapkan masyarakat. tl-01/dsy

Berita Terbaru

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Keberhasilan Kota Mojokerto menekan angka stunting hingga di bawah satu persen menarik perhatian Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara …

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat ekosistem produk halal dengan menggelar fasilitasi sertifikasi halal massal bagi p…

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kenyamanan warga menjadi prioritas utama dalam pengelolaan parkir di Kota Mojokerto. Untuk itu, Pemerintah Kota Mojokerto melalui …

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda   ‎

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda  ‎

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Gugatan puluhan pedagang pasar tradisional Kota Madiun terhadap pemerintah Kota Madiun menguak dugaan cacat prosedural dalam p…

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Gresik sukses menggelar Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 yang diikuti sebanyak 1.111 peserta di kawasan Wisma J…

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

SURABAYA PAGI, Pacitan- Aksi brutal dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) terhadap seorang pedagang tempe di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Korban yang…