Inginkan Siswa Bisa Menulis, Yayasan PP. Ummi Kamilah Sunan Drajat Gelar Workshop Jurnalistik

author Muhajirin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Peserta Workshop Jurnalistik tengah menyimak materi yang disampaikan oleh marasumber.FOTO:,SP/MUHAJIRIN
Peserta Workshop Jurnalistik tengah menyimak materi yang disampaikan oleh marasumber.FOTO:,SP/MUHAJIRIN

i

SURABAYAPAGI.COM, Bojonegoro -
Yayasan PP. Ummi Kamilah Sunan Drajat, Ngorogunung, Kecamatan Bubulan, Bojonegoro Jawa Timur,
terus membekali para santri berbagai disiplin ilmu, salah satunya siwa dibekali bisa menulis dengan  menggelar workshop jurnalistik, menghadirkan Muhajirin, wartawan surabayapagi.com sebagai narasumber pada, Sabtu (26/10/2024).

Workshop jurnalistik kali pertama ini tidak hanya diikuti oleh siswa, dewan guru di Yayasan Pondok Pesantren dengan pengasuh Kiai Sadiran ini juga, diikuti oleh para guru mulai MI, Mts dan MA Plus untuk mengikuti cara belajar menulis berita dengan baik dan bertanggungjawab.

"Terus terang saya, guru dan siswa tidak tahu banyak tentang masalah jurnalis dibanding yang pengalaman seperti mas Muhajirin, sehingga mari bersama - sama untuk mengikuti materi yang disampaikan narasumber," kata Yai Sadiran mengawali sambutanya membuka Workshop Jurnalistik.

Workshop Jurnalistik ini tambah Kiai Sadiran ini, salah satunya diharapkan bisa menambah minat baca dan menulis bagi siswa, untuk meningkatkan kapasitas yang nantinya itu bisa menjadi bekal.

" Yang malas membaca dan menulis, melalui pelatihan jurnalistik ini gimana literasi mereka-mereka ini jadi semangat membaca semangat menulis, itu harapan saya sebagai ketua Yayasan dan pengasuh," kata Kiai Sadiran alumni PP. Sunan Drajat Paciran Lamongan ini.

Kenapa seperti itu tambah kiai, karena arus deras informasi dengan perkembangan teknologi seperti saat ini tidak bisa dihindari, sehingga harus dibekali dengan kemampuan, salah satunya dengan menulis agar mereka bisa tidak gampang terprovokasi dengan keberadaan informasi, dan bisa memilah - milah mana informasi yang benar atau hoax.

Muhajirin, wartawan Surabaya Pagi menyampaikan, seorang jurnalis sebelum menulis berita yang akhirnya nanti dipublis oleh perusahaannya masing-masing, harus dilengkapi dengan data, dan berita yang ditulis harus sesuai dengan fakta.

"Wartawan dalam mencari data di lapangan harus sesuai dengan fakta kejadian. Tidak boleh wartawan mengarang kejadian, apalagi membuat berita bohong atau hoax, karena wartawan dalam menjalankan profesinya selalu dilindungi oleh UU," ujarnya.

Usai mencari data tersebut kata Muhajirin dihadapan para peserta, wartawan punya kewajiban lagi menulis, menulis pun harus sesuai dengan kode etik jurnalistik, dan memenuhi unsur 5W + 1 H. "Kalau dalam tulisan wartawan tidak memenuhi unsur 5W+1 H, maka tulisan itu belum bisa dikatakan produk jurnalistik," bebernya.

Selain itu, seorang wartawan selain harus mampu menulis sesuai dengan fakta, seorang wartawan dalam menjalankan aktivitasnya diminta untuk profesional, menjaga sikap dan perbuatan, dan selalu memegang teguh prinsip mencintai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).jir

Berita Terbaru

Baksos Warnai Rangkaian HUT ke-81 TNI di Lamongan

Baksos Warnai Rangkaian HUT ke-81 TNI di Lamongan

Minggu, 20 Sep 2026 17:54 WIB

Minggu, 20 Sep 2026 17:54 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Masih dalam Rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Kabupaten Lamongan, sejumlah…

Empat Wakil Indonesia Berebut Gelar FFWS SEA 2026 Fall di Surabaya

Empat Wakil Indonesia Berebut Gelar FFWS SEA 2026 Fall di Surabaya

Minggu, 20 Sep 2026 17:48 WIB

Minggu, 20 Sep 2026 17:48 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Sebanyak 12 tim dari Indonesia, Thailand, dan Vietnam bertarung dalam Grand Finals Free Fire World Series Southeast Asia (FFWS SEA) 2…

Ranting NU Sugihan Bedah Rumah, Wujud Nyata Membersamai Warga

Ranting NU Sugihan Bedah Rumah, Wujud Nyata Membersamai Warga

Minggu, 20 Sep 2026 17:24 WIB

Minggu, 20 Sep 2026 17:24 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Kepedulian terhadap warga yang membutuhkan kembali ditunjukkan Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Sugihan, Kecamatan S…

Janji Dana BKK Desa Sentul Bakal Turun Perbaiki TPS Sampah

Janji Dana BKK Desa Sentul Bakal Turun Perbaiki TPS Sampah

Minggu, 20 Sep 2026 16:51 WIB

Minggu, 20 Sep 2026 16:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Janji Pemkab Sidoarjo untuk memberikan dana Bantuan Khusus Keuangan (BKK) Desa Sentul, Kecamatan Tanggulangin, masuk tahap r…

Harga Daging Sapi di Situbondo Meroket Tembus Rp160 Ribu per Kilogram

Harga Daging Sapi di Situbondo Meroket Tembus Rp160 Ribu per Kilogram

Minggu, 20 Sep 2026 15:24 WIB

Minggu, 20 Sep 2026 15:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Harga daging sapi yang biasanya berada di kisaran Rp120.000 per kilogram, kini di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, menyentuh…

Lanjutkan Proyek JLS Ruas Munjungan-Prigi, Pemkab Trenggalek Mulai Bebaskan Lahan

Lanjutkan Proyek JLS Ruas Munjungan-Prigi, Pemkab Trenggalek Mulai Bebaskan Lahan

Minggu, 20 Sep 2026 15:20 WIB

Minggu, 20 Sep 2026 15:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Menindaklanjuti progres proyek Jalur Lintas Selatan (JLS) ruas Munjungan-Prigi yang kini terus dikebut, Pemerintah Kabupaten…