Per 2021-2023, Pemkab Ponorogo Turunkan Kasus Stunting Hingga 9,33 Persen

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Dinkes ponorogo, Dyah Ayu Puspitaningarti. SP/ PNG
Kepala Dinkes ponorogo, Dyah Ayu Puspitaningarti. SP/ PNG

i

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Berdasarkan data yang mengacu elektronik-Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (e-PPGBM), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo per 2021-2023 berhasil menurunkan kasus stunting secara signifikan.

Diketahui, kini pada tahun 2021-2023 turun menjadi 9,33 persen atau turun sebanyak 5,59 persen, dibandingkan tahun lalu 2019-2020 lalu sebesar 16,86 persen. 

Kepala Dinas Kesehatan Ponorogo, Dyah Ayu Puspitaningarti mengatakan, dalam penilaian kinerja tim percepatan penurunan stunting (TPPS) berbasis aplikasi e-PPGBM, penimbangan rutin diadakan setiap bulan Agustus. 

“Setelah ditangani, ini sudah menurun. Angkanya di bawah nasional dan Jawa Timur. Dari tahun 2019-2020 sebelumnya 16,8 persen, kini menjadi 9,33 persen (2023),” ujarnya, Rabu (30/10/2024).

Lebih lanjut, keberhasilan Pemkab dalam menurunkan kasus stunting tersebut didukung dengan aksi dan tindakan selama 3,5 tahun yang diupayakan untuk menekan angka kekerdilan pada balita. Yaitu aksi pencegahan diantaranya mulai dari analisis situasi, mengadakan sosialisasi, hingga berkoordinasi dengan stakeholder. 

“Tidak hanya di hilir, tapi di hulu juga. Jadi, mulai remaja itu dipantau, calon pengantin untuk siap umur serta pemantauan ibu dan calon bayi harus cukup gizi,” terang Ayu. 

Tak hanya itu saja, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo juga memberikan susu khusus untuk anak stunting dan gizi buruk melalui Program Pangan Untuk Keperluan Medis Khusus (PKMK) dengan total anggaran mencapai Rp 1,1 miliar untuk 1.103 balita.

“Selain itu Pemkab Ponorogo juga menerbitkan peraturan bupati, tentang alokasi dana desa (ADD) untuk program pemberian makan tambahan (PMT) di tahun 2021-2023 untuk pencegahan stunting di Ponorogo,” pungkasnya. pn-01/dsy

Berita Terbaru

Penggangguran S-3, Ada Ribuan

Penggangguran S-3, Ada Ribuan

Kamis, 06 Agu 2026 00:38 WIB

Kamis, 06 Agu 2026 00:38 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menurut Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS M Edy Mahmud, jumlah pengangguran dari jenjang Diploma 1, 2 dan 3 adalah 180 ribu…

Menko Polkam Respon Kekhawatiran Rasa Aman Masyarakat

Menko Polkam Respon Kekhawatiran Rasa Aman Masyarakat

Kamis, 06 Agu 2026 00:33 WIB

Kamis, 06 Agu 2026 00:33 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago memastikan situasi keamanan di dalam negeri saat ini…

MUI, Tak Tabu Hukum Mati Koruptor

MUI, Tak Tabu Hukum Mati Koruptor

Kamis, 06 Agu 2026 00:30 WIB

Kamis, 06 Agu 2026 00:30 WIB

SURABAYAPAGI.com - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendorong pemerintah serta DPR RI menerapkan hukum mati bagi koruptor. Selain mengakomodasi aspirasi…

Anggaran Perubahan Rp2,6 Triliun, DPRD Jatim Dorong Percepatan Infrastruktur Desa

Anggaran Perubahan Rp2,6 Triliun, DPRD Jatim Dorong Percepatan Infrastruktur Desa

Rabu, 05 Agu 2026 20:51 WIB

Rabu, 05 Agu 2026 20:51 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – DPRD Jawa Timur bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur menyepakati Nota Kesepakatan Kebijakan Umum Perubahan APBD (…

Ombudsman RI Dorong Homecare Jember Direplikasi di Seluruh Indonesia

Ombudsman RI Dorong Homecare Jember Direplikasi di Seluruh Indonesia

Rabu, 05 Agu 2026 20:43 WIB

Rabu, 05 Agu 2026 20:43 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jember — Wakil Ketua Ombudsman Republik Indonesia, Dr. Rahmadi Indra Tektona, S.H., M.H., melakukan kunjungan dan pemantauan langsung t…

Oknum Outsourcing Dishub Gresik Ditangkap Polisi, Diduga Edarkan Sabu Jaringan Bangkalan

Oknum Outsourcing Dishub Gresik Ditangkap Polisi, Diduga Edarkan Sabu Jaringan Bangkalan

Rabu, 05 Agu 2026 19:43 WIB

Rabu, 05 Agu 2026 19:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Gresik kembali mengungkap peredaran narkotika di wilayah hukumnya. Kali ini, dua pria y…