RK Dinarasikan Orang Kalah, Pramono Kampanye Riang Gembira

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Saat cagub Jakarta nomor urut 1, Ridwan Kamil atau RK, dinarasikan sedang mempertontonkan mentalitas orang kalah. Pramono justru berkomitmen melakukan kampanye yang riang gembira.

Pramono, bahkan mengatakan, juga telah menyampaikan kepada Megawati terkait perkembangan pilkada. Pramono menekankan berkomitmen melakukan kampanye yang riang gembira.

"Acara yang lebih riang gembira dibandingkan dengan orasi yang berkepanjangan," sebut Pramono, dalam acara peluncuran Putra sulung Presiden RI Soekarno, Guntur Soekarnoputra, di kawasan Jakarta Pusat, Minggu (3/11/2024).

Pramono mengaku memiliki kedekatan dengan keluarga Guntur sehingga turut hadir dalam acara peluncuran bukunya. Selain itu, dia mengaku juga dekat dengan keluagra Soekarno seluruhnya.

"Jadi saya tadi hadir di acaranya Mas Guntur dan saya sama keluarga baik Mas Guntur dan keluarga Bung Karno kan cukup dekat," tuturnya.

Ketika dengan Bu Mega juga pesannya hanya satu aja, udah jaga kesehatan, suaramu jangan hilang, dan fokus aja pada sosialisasi dan ini di Jakarta," kata Pramono.

 

Kondisi Batin Masyarakat Berubah

Calon gubernur DKI Jakarta nomor urut 3, Pramono Anung, mengatakan awalnya banyak yang menduga bahwa akan ada 1 paslon yang mendominasi di Pilgub Jakarta. Namun kini kondisi batin di masyarakat berubah.

"Dari awal ketika 28 Agustus kami mendaftar semua orang pasti berpikir menduga bahwa Pilgub Jakarta akan mudah, akan ada satu kelompok yang mendominasi," kata Pramono usai acara 'Festival Jakarta Menyala' di Jakarta International Velodrome, Jakarta Timur, Minggu (3/11/2024).

"Tetapi kalau lihat hari ini, bukan bermaksud takabur, karena kerja keras kami berdua suasana batinnya juga masyarakat juga berubah," tambahnya.

Pramono mengatakan momentum yang ada saat ini akan terus dijaga hingga pencoblosan nanti. Dirinya pun mengatakan yakin atas hasil kampanyenya selama ini.

Ya, kami harus yakin, kalau nggak yakin ngapain kemudian kampanye. Dan karena saya tidak pernah melihat yang lain, ya saya hanya melihat diri saya sendiri aja," katanya.

 

RK Pertontonkan Orang Kalah

Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto,menilai RK mempertontonkan mentalitas orang kalah. Sebab, kata Hasto, RK menemui Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi) ketika eks Gubernur Jawa Barat (Jabar) itu mengalami kemunduran elektabilitas.

"Terima kasih, di tengah-tengah hasil survei yang menunjukan pasangan RK Itu mengalami penurunan secara drastis, menunjukkan ketidakpercayaan publik yang makin besar, kemudian Pak RK datang ke Pak Jokowi, itu menunjukkan mentalitas kalah," kata Hasto setelah menghadiri 'Victoria Run' di Tangerang seperti dalam keterangan tertulisnya, Minggu (3/11).

Hasto mengatakan langkah RK bertemu Jokowi tentu ingin meminta restu dan pertolongan agar menang dalam Pilkada Jakarta 2024. Hasto mengatakan langkah meminta restu dan pertolongan maju kontestasi politik seperti mengembalikan Indonesia ke budaya Orde Baru.

 

RK Bukan Pejuang

Hasto menilai anak muda sebenarnya tidak suka langkah meminta pertolongan dan restu dalam kontestasi politik. Para generasi Z dinilai lebih suka kandidat menawarkan gagasan dan mempertontonkan prestasi.

"Budaya restu-restuan itu adalah budaya lama, budaya Orde Baru. Berbeda dengan budaya anak muda, generasi milenial, gen Z ya mengedepankan prestasi, itu bedanya. Harus turun ke bawah, dengan menampilkan gagasan yang baik, sehingga ketika RK datang ke Pak Jokowi itu menunjukkan sekali lagi mentalitet kalah, mentalitet bukan pejuang," pungkasnya.

 

Dihadiri 7.000 Simpatisan

Pramono-Rano kompak mengenakan kemeja putih dan disambut tarian "flashmob" berlatar musik Jakarta Menyala. Pramono-Rano berjalan menuju area panggung sembari diiringi kirab irama (drum band).

Konsolidasi Akbar Festival Jakarta Menyala dihadiri sekitar 7.000 simpatisan yang terdiri dari pengurus wilayah Partai PDI Perjuangan (PDIP) se-Jakarta.

Para pendukung dan simpatisan kompak mengenakan pakaian berwarna oranye dan atribut dengan warna senada.

Selain berkampanye, acara ini juga dimeriahkan oleh penampilan artis dan penyanyi ibukota mulai dari Once Mekel, Anang, Happy Asmara, Iwa K, komedian The Limpa, serta penampilan tari tradisional Betawi. n jk/ant/erc/rmc

Berita Terbaru

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

MAKI: Kebocoran Penerimaan Negara Akibat Tata Kelola Pajak yang Buruk Sudah Masuk Kategori Darurat Nasional            SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masya…

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

34 Pejabat Bea Cukai dan  40-45 Pejabat Direktorat Jenderal Pajak Dibuang ke Tempat Sepi, dari Wilayah Gemuk Usai OTT KPK       SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - …

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK menyita barang bukti berupa uang saat operasi tangkap tangan (OTT) di KPP Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel).…

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Penggunaan anggaran pendidikan dalam APBN untuk makan bergizi gratis (MBG) kembali digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK). Kali ini,…

Bulan Syaban

Bulan Syaban

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Bulan Syaban merupakan bulan kedelapan dalam kalender Hijriah dan termasuk juga bulan mulia yang dimana letak waktunya berada…

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Judul utama harian Surabaya Sore edisi Rabu (4/2) kemarin "PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi". Judul ini terkesan bombastis. Tapi…