Peralihan Musim Hujan, Permintaan Jas Hujan di Lamongan Mulai Membludak

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Pembeli jas hujan di Lamongan, Jawa Timur. SP/ LMG
Ilustrasi. Pembeli jas hujan di Lamongan, Jawa Timur. SP/ LMG

i

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Warga di Lamongan, Jawa Timur mulai berbondong-bondong berburu jas hujan di tengah peralihan pergantian musim. Bahkan kenaikan permintaan tersebut membludak mulai dari jas hujan dewasa hingga untuk anak-anak, beberapa hari ini.

"Iya mas, mau tak pakai sendiri. Juga mau cari jas hujan buat anak-anak," kata salah seorang warga Lamongan, Dian, Senin (04/11/2024).

Pasalnya, beberapa hari terakhir ini Lamongan sudah mulai turun hujan sejak memasuki bulan November. Kondisi ini membuat warga mulai melakukan antisipasi agar tidak kehujanan saat berada di jalan.

Hal serupa juga dilakukan oleh Nilta dan Izata. Keduanya sengaja membeli jas hujan karena beberapa hari ini Lamongan sudah mulai diguyur hujan. Nilta dan Izata mengaku, mereka sengaja membeli jas hujan sebagai persiapan saat berkendara agar tidak basah kuyup kena hujan.

"Iya, sengaja membeli jas hujan untuk melindungi diri saat mengendarai motor agar tidak kehujanan," jelasnya.

Meski masyarakat mulai antusias berburu jas hujan, sejumlah pedagang mengaku permintaan belum naik begitu signifikan. Pasalnya, kata para pedagang, ini baru awal musim hujan. 

Sementara itu, untuk mengantisipasi lonjakan permintaan, ungkap Giono, para pedagang mengaku sudah mulai memperbanyak stok, mulai dari yang paling murah hingga jas hujan yang paling mahal.

"Baru awal awal musim hujan, jadi yang belum juga belum ada kenaikan yang signifikan," aku Giono, salah seorang pedagang Jas Hujan di Pasar Baru Lamongan.

Ia menjelaskan harga jas hujan yang dijual di Pasar Baru Lamongan cukup bervariasi bergantung pada jenisnya. Mulai dari Rp 35.000 hingga Rp 270.000 per unit.

Meski demikian, sejumlah pedagang mengaku permintaan belum begitu signifikan, mengingat baru awal musim hujan. Namun, mereka berharap permintaan akan jas hujan dan payung bisa tetap diminati seiring lonjakan permintaan dan harga. Pasalnya, tampak banyak pedagang yang berada di dekat Alun-alun Lamongan telah menyetok banyak untuk persediaan. 

Diketahui, untuk stok yang ada bervariasi, mulai dari harga terjangkau, yaitu sekitar Rp 35.000, hingga mencapai Rp 270.000 per unit tergantung jenisnya. "Kami optimis akan adanya lonjakan permintaan seiring dengan meningkatnya curah hujan," tambah Giono. lm-01/dsy

Berita Terbaru

Temui Putra Bung Tomo, Khofifah Dorong Pelestarian Sejarah dan Wisata Edukasi Terintegrasi

Temui Putra Bung Tomo, Khofifah Dorong Pelestarian Sejarah dan Wisata Edukasi Terintegrasi

Jumat, 05 Jun 2026 16:41 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 16:41 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima Bambang Sulistomo, putra Pahlawan Nasional Bung Tomo, di Gedung Negara Grahadi, S…

Hadir di Kampus, PLN Bekali Mahasiswa PNM Wawasan Proteksi Gardu Induk Tegangan Tinggi

Hadir di Kampus, PLN Bekali Mahasiswa PNM Wawasan Proteksi Gardu Induk Tegangan Tinggi

Jumat, 05 Jun 2026 16:33 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 16:33 WIB

SurabayaPagi, Madiun – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) melalui Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Madiun terus m…

PLN Edukasi Masyarakat soal Komponen Tagihan Listrik, Konsumsi Energi Jadi Faktor Penentu

PLN Edukasi Masyarakat soal Komponen Tagihan Listrik, Konsumsi Energi Jadi Faktor Penentu

Jumat, 05 Jun 2026 16:30 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 16:30 WIB

SurabayaPagi, Jakarta - PT PLN (Persero) mengajak masyarakat untuk memahami pola konsumsi energi serta berbagai komponen yang memengaruhi pembayaran listrik,…

Pasar Halal Kian Menarik, Ekspansi F&B Premium Mulai Sasar Kota Regional

Pasar Halal Kian Menarik, Ekspansi F&B Premium Mulai Sasar Kota Regional

Jumat, 05 Jun 2026 16:27 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 16:27 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Ekspansi bisnis kuliner premium berbasis halal terus menunjukkan tren pertumbuhan di Indonesia. Salah satunya ditandai dengan p…

KPK: Sidang Perdana Tiga Terdakwa Kasus Korupsi Pemkot Madiun Digelar 11 Juni  ‎

KPK: Sidang Perdana Tiga Terdakwa Kasus Korupsi Pemkot Madiun Digelar 11 Juni ‎

Jumat, 05 Jun 2026 14:56 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 14:56 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, MADIUN – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan proses hukum perkara dugaan tindak pidana korupsi yang menjerat tiga tersangka di lin…

Rencana Penutupan Akses Bendungan Lahor, Pemkab Blitar Bakal Kehilangan Pemasukan Rp2 Miliar

Rencana Penutupan Akses Bendungan Lahor, Pemkab Blitar Bakal Kehilangan Pemasukan Rp2 Miliar

Jumat, 05 Jun 2026 14:33 WIB

Jumat, 05 Jun 2026 14:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Seiring kemelutnya masarakat wilayah Kec.Kepanjen Kabupaten Malang dengan pihak PJT ( Perum Jasa Tirta ) sejak beberapa waktu lalu,…