Tekan Kemiskinan Ekstrem, Dinkop UM Jombang Gelar Pelatihan PK2UMK

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Salah satu pelatihan barista yang digelar Dinkop UM Kabupaten Jombang, Jawa Timur. SP/ JBG
Ilustrasi. Salah satu pelatihan barista yang digelar Dinkop UM Kabupaten Jombang, Jawa Timur. SP/ JBG

i

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Sebagai salah satu langkah menekan angka kemiskinan ekstrem, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (dinkop UM) Kabupaten Jombang menggelar kegiatan peningkatan kapasitas koperasi dan usaha mikro dan kecil (PK2UMK) ke sejumlah desa setempat.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Jombang Fahrudin Widodo mengungkap, diharapkan dengan adanya kegiatan yang sudah dimulai sejak awal tahun 2024 ini dapat membantu mengentaskan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Jombang.

”Rangkaian pelatihan teknis keterampilan yang bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) nonfisik, kami buat untuk mengentaskan kemiskinan ekstrem,” jelas Fahrudin, Jumat (08/11/2024).

Diketahui, salah satu kegiatan pelatihan diwujudkan dalam bentuk pelatihan barista yang dilaksanakan pada 6-8 Mei di Kecamatan Wonosalam, karena wilayah Wonosalam memiliki budidaya varietas kopi tiga jenis, yaitu arabica, robusta, dan exselsa.

”Kegiatan ini diikuti sekitar 40 peserta untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia melalui teknis keterampilan barista,” bebernya.

Menariknya, varietas exelsa yang berasal dari Afrika Barat dan keberadaannya di Indonesia hanya tumbuh di kaki Gunung Kerinci, Jambi, ternyata bisa tumbuh baik saat di tanam di Wonosalam, dan menjadi salah satu komoditas unggulan Wonosalam.

Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Jombang juga menggelar pelatihan anyaman pandan di Desa Rejoagung, Kecamatan Ngoro, yang diikuti 40 peserta dari data percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem Kabupaten Jombang tahun 2022.

”Pelaksanaan kegiatan bekerja sama dengan pelaku usaha anyaman pandan,” ungkapnya. Kegiatan dilaksanakan pada 13-15 Agustus lalu.

Pandan yang digunakan pada kegiatan pelatihan banyak tumbuh di sekitar hutan, di mana masih banyak hutan di sekitar utara Sungai Brantas. Hanya saja di sana masih banyak masyarakat yang kurang antusias untuk mengembangkan, mengelola, dan menciptakan inovasi baru.

Harapannya agar peserta memiliki kemampuan berusaha agar memiliki tambahan pendapatan. ”Masyarakat diharapkan dapat menggunakan skill merangkai buket untuk menjadi penghasilan sampingan ketika ada event berlangsung,” singkat Fahrudin. jb-01/dsy

Berita Terbaru

Dukung Ekonomi Nasional Melalui Ekonomi Regional, Bank Jatim Perkuat Kolaborasi Antar BPD

Dukung Ekonomi Nasional Melalui Ekonomi Regional, Bank Jatim Perkuat Kolaborasi Antar BPD

Jumat, 30 Okt 2026 16:25 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 16:25 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) sebagai salah satu pelaku industri perbankan terus berusaha untuk memberikan…

Selang 48 Jam, Sopir Pickup yang Tabrak Kakek 71 Tahun hingga Tewas, Berhasil Dibekuk

Selang 48 Jam, Sopir Pickup yang Tabrak Kakek 71 Tahun hingga Tewas, Berhasil Dibekuk

Jumat, 30 Okt 2026 15:49 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:49 WIB

SURABAYAPAGI.Com, Blitar- Setelah pihak Unit Laka Polres Blitar Kota lakukan penyelidikan kasus tabrak lari Selasa 27 Oktober 2026 malam, telah berhasil…

Hari Sumpah Pemuda, KAI Daop 7 Madiun Gelar Aksi Sosialisasi dan Edukasi Keselamatan Kereta Api

Hari Sumpah Pemuda, KAI Daop 7 Madiun Gelar Aksi Sosialisasi dan Edukasi Keselamatan Kereta Api

Jumat, 30 Okt 2026 15:48 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun peringati Hari Sumpah Pemuda dengan gelar aksi sosialisasi keselamatan…

Kejar-kejaran 48 Jam Pasca Tabrak Lansia, Sopir Pickup Berhasil Dibekuk Satlantas Polres Blitar Kota

Kejar-kejaran 48 Jam Pasca Tabrak Lansia, Sopir Pickup Berhasil Dibekuk Satlantas Polres Blitar Kota

Jumat, 30 Okt 2026 15:45 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Setelah pihak Unit Laka Polres Blitar Kota lakukan penyelidikan kasus tabrak lari Selasa 27 Oktober 2026 malam, telah berhasil…

Menabung Harapan, Menimbang Keadilan: Masa Depan Dana Haji Indonesia

Menabung Harapan, Menimbang Keadilan: Masa Depan Dana Haji Indonesia

Jumat, 30 Okt 2026 14:10 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 14:10 WIB

BPKH menghadapi tantangan menjaga keamanan dan keberlanjutan dana, sementara nilai manfaat membantu membiayai haji dan memunculkan pertanyaan tentang hak jemaah…

AICECS UNAIR: Menjelajahi Keberagaman Budaya Indonesia dari Surabaya

AICECS UNAIR: Menjelajahi Keberagaman Budaya Indonesia dari Surabaya

Jumat, 30 Okt 2026 13:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 13:20 WIB

SURABAYAPAG.com, Surabaya - Universitas Airlangga sedang menggelar event AICECS, Airlangga International Cultural Environmental Community Service sebagai wadah…