Lagu "Lamongan Ganti Bupati" Menggema saat Debat Paslon Menjadi Viral

author Muhajirin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Banner Wayahe ganti bupati dan durung wayahe ganti bupati menjamur di berbagai sudut kota di Kabupaten Lamongan. SP/MUHAJIRIN
Banner Wayahe ganti bupati dan durung wayahe ganti bupati menjamur di berbagai sudut kota di Kabupaten Lamongan. SP/MUHAJIRIN

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Usai menggemparkan dengan pemasangan banner "Wayahe Ganti Bupati Lamongan 2024"  di sudut-sudut kota dan pelosok, terbaru lagu "Lamongan Ganti Bupati" yang dinyanyikan oleh ratusan relawan saat debat Paslon menjadi viral, dan terus jadi bahan diskusi dan harapan asa perubahan itu menjadi kenyataan.

Gabungan dari berbagai relawan di barisan Paslon nomor 1 Abdul Ghofur - Firosya Shalati ini mulai dinyanyikan oleh ratusan relawan dari Mabes Bagus hingga menuju lokasi debat tepatnya di Kamis malam (7/11/2024), di Harris Hotel & Conventions Bundaran Satelit Surabaya, Jalan Mayjen HR. Muhammad, Putat Gede, Kecamatan Sukomanunggal, Surabaya.

Dengan diiringi musik angklung ratusan relawan 5 bus tersebut kompak menyanyikan lagu Lamongan Ganti bupati dengan lirik lagunya "Lamongan Kota Kita, Bukan Kota Mati..... Jangan Ditunda-tunda..... Lamongan Ganti Bupati....., yang dinyanyikan saat akan mulai debat dan selesai debat.

Karuan saja, nyanyian Lamongan Ganti Bupati ini akhirnya menjadi viral, masyarakat yang pro perubahan, terus memasang story lagu yang menggugah semangat dan harapan akan perubahan itu di WhatsApp dan platform digital lainya, seperti diupload di Facebook, tiktok, Instagram dan Twitter.

Tidak sedikit lagu ini membuat telinga relawan Paslon 02 panas, bahkan sempat terjadi kericuhan sebelum debat, dan akhirnya bisa dikendalikan oleh aparat Kepolisian yang sudah standby sejak sore hingga pelaksanaan debat yang disiarkan oleh salah satu tv swasta.

Barra salah satu pengurus harian relawan Gajah Mada mengaku, lagu Lamongan Ganti Bupati oleh para relawan muncul secara spontan saat persiapan berangkat di Mabes Bagus. "Yel - yel lagu Lamongan ganti bupati, itu spontan dinyanyikan gabungan relawan," ujarnya.

Lagu itu kata Barra, terlahir karena masyarakat ingin ada perubahan di Lamongan, sehingga lagu Lamongan Ganti Bupati sangat tepat sebagai aspirasi masyarakat yang ingin punya bupati baru, yang diharapkan bisa membawa perubahan yang lebih bagus untuk Lamongan.

"Alhamdulillah kami di relawan barisan Paslon 01 dari berbagai relawan cukup asyik dan menikmati alunan lagu ini, dan tentu kami bangga lagu Lamongan Ganti Bupati menjadi viral dan bisa menambah deretan dukungan untuk Paslon pak Ghofur dan mas Sosa," ungkapnya. jir

Berita Terbaru

Awali Pertandingan dengan Hasil  Sempurna, Persela Bungkam Persis Solo 2-0

Awali Pertandingan dengan Hasil Sempurna, Persela Bungkam Persis Solo 2-0

Minggu, 13 Sep 2026 19:41 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 19:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Persela Lamongan mengawali kompetisi Pegadaian Championship 2026/2027 dengan hasil sempurna. Menjamu Persis Solo di Stadion…

Pemkot Mojokerto Buka Layanan Validasi Data bagi Warga Terdampak Perubahan Desil

Pemkot Mojokerto Buka Layanan Validasi Data bagi Warga Terdampak Perubahan Desil

Minggu, 13 Sep 2026 15:50 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Perubahan desil ekonomi menjadi keresahan banyak warga yang disampaikan kepada Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan P…

Perkuat Konsolidasi hingga Tingkat Kelurahan, Golkar Surabaya Targetkan 10 Kursi di Pemilu Mendatang

Perkuat Konsolidasi hingga Tingkat Kelurahan, Golkar Surabaya Targetkan 10 Kursi di Pemilu Mendatang

Minggu, 13 Sep 2026 15:41 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Surabaya menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) sekaligus pengukuhan pengurus…

Angin Kencang, Operasional Paralayang Gunung Banyak Dihentikan Sementara

Angin Kencang, Operasional Paralayang Gunung Banyak Dihentikan Sementara

Minggu, 13 Sep 2026 15:33 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Menindaklanjuti fenomena angin kencang yang meningkat secara signifikan di sekitar area lepas landas (take-off) memaksa para pengelola…

Tradisi Unik Bersih Desa, Warga di Ngawi Gelar Saling Lempar ‘Perang Nasi’

Tradisi Unik Bersih Desa, Warga di Ngawi Gelar Saling Lempar ‘Perang Nasi’

Minggu, 13 Sep 2026 15:32 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Tradisi unik di Desa Pelang Lor, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, saat rangkaian bersih desa atau sedekah bumi…

Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Bangkalan Targetkan Pekerja Lokal Terserap Industrialisasi

Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Bangkalan Targetkan Pekerja Lokal Terserap Industrialisasi

Minggu, 13 Sep 2026 14:33 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 14:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bangakalan - Sebagai upaya memberikan peluang kerja dan menekan angka pengangguran, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menargetkan,…