Ajak 40 IKM Alas Kaki, Pemkot Mojokerto Lakukan Studi Tiru untuk Kembangkan Produk Lokal

author Dwi Agus Susanti

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Stidi tiru IKM alas kaki Kota Mojokerto di DIY
Stidi tiru IKM alas kaki Kota Mojokerto di DIY

i

 

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto melalui DiskopUKMperindag terus berbenah untuk mengangkat potensi dan kualitas produk alas kaki lokal. 

Langkah nyata diambil dengan melakukan studi tiru ke Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang dikenal sebagai salah satu produsen produk alas kaki kulit di Indonesia.

Kunjungan selama dua hari, 10 -11 Nopember 2024 ini mengikut sertakan 40 pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) alas kaki beserta pengelola dan operator UPT Sentra Alas Kaki Kota Mojokerto.

Studi tiru yang dipimpin langsung oleh Kepala Diskopukmperindag Kota Mojokerto, Ani Wijaya tersebut dilakukan di tiga lokus. Diantaranya, Balai Kulit Yogyakarta, Buccini Eksklusif Leather Sleman dan Rumah Keewa  Shoes, Sleman.

Menurut Ani, kegiatan itu bertujuan untuk menggali kreativitas dan inovasi perajin alas kaki Kota Mojokerto agar semakin berdaya saing.

"Kota Mojokerto memiliki potensi kerajinan alas kaki yang besar untuk dikembangkan, namun masih memiliki sejumlah permasalahan, terutama dalam pengembangan desain dan pemasaran produk," ungkapnya.

Untuk itu, melalui kegiatan ini diharapkan menjadi kesempatan belajar terkait cara-cara dalam mengatasi permasalahan itu.  Sehingga apa yang didapatkan bisa segera di aplikasikan di Kota Mojokerto.

"Makanya kami lakukan studi tiru di tempat ini supaya teman-teman juga bisa mendapatkan bekal agar bisa mengembangkan potensi kualitas produknya,” kata Ani.

Sementara itu, Heri (45), salah satu IKM dari Brand 'Moher' mengaku memperoleh pengetahuan dan pengalaman berharga melalui kegiatan studi tiru ini.

"Bisa menjadi inspirasi, karena kita diberi kesempatan melihat dari dekat proses produksi, kualitas produk, bahan baku, model atau desain serta bagaimana strategi pemasaran brand lokal DIY yang sudah mengglobal," ujarnya.

Ilmu dan pengalaman ini, lanjut Heri, sangat bermanfaat untuk diterapkan dalam mengembangkan usaha alas kaki miliknya agar mampu bersaing di pasar luas.

"Kita jadi melek terkait kelebihan dan kekurangan produk kita. Selian itu, kita juga dapat ilmu banyak soal kiat dan strategi pemasarannya.Ini yang bisa kita tiru dan aplikasikan nanti," pungkasnya. Dwi

 

 

 

 

Berita Terbaru

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

2 Korporasi Malaysia dan Singapura Tersangka Karhutla

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari daftar tersebut, empat di antaranya merupakan…

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Sepuluh Staf Terima Uang di Luar Gaji

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pengakuan sepuluh staf bidang pertambangan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Timur yang menerima uang di luar gaji d…

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

ESDM JATIM DIDUGA TERIMA PUNGLI RP 687,5 JUTA

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami dugaan aliran dana pungutan liar (pungli) sebesar Rp 687,5 juta kepada mantan…

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jokowi Minggu Depan Siap Jadi Saksi Roy Suryo

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Kalau memang diundang, ya saya Insya Allah akan hadir,” kata Jokowi k…

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Hashim Ingatkan Risiko Pelemahan Rupiah Jika Isu MSCI Tak Diselesaikan

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:11 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim S. Djojohadikusumo mengingatkan potensi pelemahan nilai tukar rupiah akibat derasnya aliran…

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Beras Oplos Berulang, Amran Wanti-Wanti Risiko Pidana

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 03:09 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman akan menyebar surat edaran (SE) mengenai potensi sanksi pidana…