Arif Fathony Desak Pemilik RHU Wajib Sediakan Layanan Valet untuk Pengunjung Mabuk

author Al Qomaruddin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya Arif Fathony mendesak rumah hiburan umum (RHU) di kota ini untuk lebih bertanggung jawab terhadap keselamatan pengunjung, terutama yang masih dalam pengaruh alkohol saat hendak pulang. Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni, meminta agar setiap RHU menyediakan layanan sopir valet guna memastikan pengunjung yang mabuk tidak perlu mengemudi sendiri.

Langkah ini diambil menyusul kecelakaan tragis yang terjadi pada 1 November lalu, di mana dua warga Surabaya tewas akibat ditabrak pengendara yang dalam kondisi mabuk setelah meninggalkan salah satu RHU. Fathoni menegaskan bahwa keselamatan warga yang tidak terlibat dalam aktivitas hiburan harus menjadi prioritas utama.

"Surabaya ini adalah kota metropolitan yang aktivitasnya berlangsung 24 jam. Jalanan tidak pernah sepi dari pengguna, baik yang bekerja, mencari makan, atau sekadar melintas. Kita tidak boleh membiarkan mereka menjadi korban akibat pengunjung RHU yang masih di bawah pengaruh alkohol," ujar Fathoni.

Sebagai solusi, Fathoni menyarankan agar setiap RHU diwajibkan menyediakan layanan valet untuk mengantar pengunjung yang mabuk ke rumah mereka. “Ketika pengunjung belum sepenuhnya sadar, mereka harus diantar pulang oleh sopir valet yang disediakan oleh manajemen RHU,” tegasnya. Layanan ini, menurutnya, bisa mengurangi risiko kecelakaan yang kerap terjadi akibat pengunjung yang masih dalam pengaruh minuman keras.

Fathoni menambahkan, kewajiban ini tidak hanya demi keselamatan pengunjung itu sendiri, tetapi juga untuk melindungi pengguna jalan lainnya. "Kita ingin memastikan bahwa pengunjung yang datang ke RHU bisa pulang dalam kondisi aman, tanpa membahayakan nyawa orang lain di jalan," jelasnya.

Selain layanan valet, Arif Fathoni juga mendorong agar setiap RHU memiliki standar operasional prosedur (SOP) yang baku, termasuk kehadiran tenaga kesehatan di lokasi. "Tenaga kesehatan bisa membantu mengukur kadar alkohol dalam tubuh pengunjung. Dengan alat pengukur yang tepat, manajemen bisa menentukan apakah seseorang cukup sadar untuk pulang sendiri atau harus diantar," ungkapnya.

Fathoni berharap, dengan adanya SOP yang jelas dan dukungan tenaga kesehatan, risiko kecelakaan akibat pengaruh alkohol bisa ditekan. "Ini semua demi menjaga keselamatan warga kota Surabaya yang tidak ikut menikmati hiburan malam," katanya.

DPRD Surabaya juga berencana melakukan revisi Peraturan Daerah (Perda) terkait RHU agar memiliki dasar hukum yang lebih kuat dalam mengatur operasional RHU. “Kami akan mendorong revisi Perda agar mewajibkan setiap pemilik RHU mematuhi ketentuan, termasuk penyediaan layanan valet dan tenaga kesehatan,” kata Fathoni.

Dengan inisiatif ini, DPRD Surabaya berharap dapat mencegah terulangnya tragedi serupa di masa depan, sehingga warga Surabaya dapat beraktivitas dengan lebih aman dan nyaman.

"Kita semua ingin peristiwa satu november kemarin merupakan peristiwa memilukan yang mudah-mudahan kita berharap itu menjadi peristiwa terakhir di kota Surabaya. Sehingga tidak ada lagi kejadian memilukan di masa yang akan datang," ujarnya. Alq

Berita Terbaru

Tragis, Pemancing yang Hilang di Dam Wilangan Ponorogo Ditemukan Tewas

Tragis, Pemancing yang Hilang di Dam Wilangan Ponorogo Ditemukan Tewas

Minggu, 19 Jul 2026 21:20 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 21:20 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo– Setelah melalui proses pencarian yang dramatis, Kuntarto (34), seorang pemancing yang dilaporkan hilang di DAM Wilangan, Desa W…

Komitmen Lindungi Anggota BPD, BPJS Ketenagakerjaan Salurkan Santunan Rp 164 Juta di Ponorogo

Komitmen Lindungi Anggota BPD, BPJS Ketenagakerjaan Salurkan Santunan Rp 164 Juta di Ponorogo

Minggu, 19 Jul 2026 20:59 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 20:59 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan menegaskan komitmennya dalam memberikan perlindungan menyeluruh bagi…

Warga Mutiara Regency dan Pengacara Kompak Hadapi Arogansi Banding Bupati Subandi

Warga Mutiara Regency dan Pengacara Kompak Hadapi Arogansi Banding Bupati Subandi

Minggu, 19 Jul 2026 19:20 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 19:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Secara kompak warga perumahan Mutiara Regency akan totalitas menghadapi langkah Bupati Sidoarjo Subandi yang kalah melawan…

Kronologi Terungkapnya Kasus Objektifikasi Seksual di Unesa, Berawal dari Laporan Grup Percakapan

Kronologi Terungkapnya Kasus Objektifikasi Seksual di Unesa, Berawal dari Laporan Grup Percakapan

Minggu, 19 Jul 2026 18:26 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 18:26 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Kasus dugaan objektifikasi seksual yang menyeret enam mahasiswa Fakultas Vokasi Universitas Negeri Surabaya (Unesa) bermula dari l…

Ketua DPRD Jatim Musyafak Rouf Minta Premanisme Parkir Liar di Surabaya Ditindak Tegas

Ketua DPRD Jatim Musyafak Rouf Minta Premanisme Parkir Liar di Surabaya Ditindak Tegas

Minggu, 19 Jul 2026 18:16 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 18:16 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Praktik parkir liar dan pungutan liar (pungli) yang disertai intimidasi masih menjadi persoalan yang mengganggu kenyamanan warga…

DPRD Jatim Kawal Proyek Strategis Transportasi, Hidayat: Infrastruktur Harus Berdampak pada Ekonomi Rakyat

DPRD Jatim Kawal Proyek Strategis Transportasi, Hidayat: Infrastruktur Harus Berdampak pada Ekonomi Rakyat

Minggu, 19 Jul 2026 18:13 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 18:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – DPRD Jawa Timur menyatakan siap mengawal percepatan pembangunan infrastruktur strategis yang menjadi hasil pembahasan Gubernur J…