Anggaran Bergeser, Pemdes Slempit Kedamean Gelar Musdes P-APBDes 2024

author M. Aidid Koresponden Gresik

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Desa Slempit Suyitno saat menyampaikan draf P-APBDes 2024 pada musdes perubahan, Selasa (12/11/2024). SP/Maidid
Kepala Desa Slempit Suyitno saat menyampaikan draf P-APBDes 2024 pada musdes perubahan, Selasa (12/11/2024). SP/Maidid

i

Anggaran Bergeser, Pemdes Slempit Kedamean Gelar Musdes P-APBDes 2024

 


Caption: Kepala Desa Slempit Suyitno saat menyampaikan draf P-APBDes 2024 pada musdes perubahan, Selasa (12/11/2024). SP/Maidid

 


SURABAYAPAGI, Gresik - Menjelang akhir tahun Pemerintah Desa Slempit, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik kembali menggelar Musyawarah Desa (musdes) dengan agenda tunggal pembahasan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (P-APBDes) Tahun Anggaran 2024. 

Musdes dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat desa dan kecamatan. Antara lain Ketua RT, RW, PKK, Karangtaruna, BPD, tokoh agama, kepala desa dan perangkatnya, pendamping desa, Babinsa dan Babinkamtibmas.

Kepala Desa Slempit Suyitno mengatakan, kegiatan musdes perubahan diadakan karena terjadi pergeseran dan perubahan nominal jumlah pagu dalam APBDes 2024.

"Termasuk adanya pengurangan bantuan keuangan khusus dari pokok-pokok pikiran (pokir) anggota dewan," ungkap Kades Slempit dalam musdes perubahan, Selasa (12/11/2024).

Suyitno berharap pada APBDes tahun 2025 tidak lagi terjadi pergeseran atau pengurangan anggaran seperti tahun ini. Karena dengan pengurangan anggaran tentu akan berdampak pada rendahnya kegiatan pembangunan di desa. 

"Karena dengan menggeliatnya pembangunan di desa akan berdampak pada meningkatnya kesejahteraan masyarakat," katanya.

Di akhir paparannya, Kades Suyitno menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih setinggi-tingginya kepada perangkat, BPD, LPMD, pengurus RT RW dan segenap warga desa yang selama ini telah mendukung program dan kegiatan Pemdes Slempit.

"Saya meminta doa dan dukungan segenap elemen masyarakat Desa Slempit agar pembangunan  berkelanjutan dan berjalan lancar," tutup Suyitno dengan penuh harap. grs

Berita Terbaru

Sensus Ekonomi 2026 Sebagai Dasar Penyusunan Kebijakan Pembangunan Pemkab Sidoarjo.

Sensus Ekonomi 2026 Sebagai Dasar Penyusunan Kebijakan Pembangunan Pemkab Sidoarjo.

Jumat, 19 Jun 2026 12:45 WIB

Jumat, 19 Jun 2026 12:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo menyatakan Sensus Ekonomi 2026 mempunyai peran strategis sebagai dasar penyusunan kebijakan …

Kopdes Bikin Biaya Penalti Rp 100 Juta ke Calon Manajer

Kopdes Bikin Biaya Penalti Rp 100 Juta ke Calon Manajer

Kamis, 18 Jun 2026 23:21 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ada ketentuan biaya penalti Rp 100 juta pada Seleksi Pengadaan SDM Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah…

Menteri Pariwisata, Koleksi Mercedes-Benz G63 Senilai Rp 8,8 Miliar

Menteri Pariwisata, Koleksi Mercedes-Benz G63 Senilai Rp 8,8 Miliar

Kamis, 18 Jun 2026 23:18 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri Pariwisata RI Widiyanti Putri telah melaporkan harta kekayaan terbarunya. Dalam laporan paling anyar itu, Widiyanti…

Grammy Awards, juga Hargai Kategori R&B dan Folk

Grammy Awards, juga Hargai Kategori R&B dan Folk

Kamis, 18 Jun 2026 23:16 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pihak penyelenggara ajang Grammy Awards mengumumkan penambahan kategori penampilan musik pop Asia terbaik, buat ngerayain rilisan…

Jumat Berkah: Tahun Baru Islam Vs Masehi

Jumat Berkah: Tahun Baru Islam Vs Masehi

Kamis, 18 Jun 2026 23:12 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Tahun Baru Islam, yang baru kita peringati, lebih berfokus pada perenungan spiritual dan muhasabah (evaluasi diri) dibandingkan…

Hotel Sultan Jakarta, Dieksekusi Saat Masih Ada Tamu Hotel

Hotel Sultan Jakarta, Dieksekusi Saat Masih Ada Tamu Hotel

Kamis, 18 Jun 2026 23:10 WIB

Kamis, 18 Jun 2026 23:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Eksekusi hotel Sultan di Jakarta, Kamis (18/6) diwarnai kericuhan dan keunikan. Ricuh ada ratusan masa menghadang. Unik, saat…