Reza Artamevia tak Mau Bisnis Berliannya, Ganggu Hidupnya

author Jaka Sutrisna

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Reza Artamevia Janjikan Keuntungan Rp 21,3 miliar dari Nilai Kesepakatan Rp 150 miliar. Ibu Aaliyah Massaid Merasa Jadi Korban
Reza Artamevia Janjikan Keuntungan Rp 21,3 miliar dari Nilai Kesepakatan Rp 150 miliar. Ibu Aaliyah Massaid Merasa Jadi Korban

i

Reza Artamevia Janjikan Keuntungan Rp 21,3 miliar dari Nilai Kesepakatan Rp 150 miliar. Ibu Aaliyah Massaid Merasa Jadi Korban

 

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Penyanyi Reza Artamevia sedang bermasalah dengan hukum setelah dituding melakukan penipuan terkait berlian. Perhiasannya dianggap imitasi.

Dihubungi Minggu (17/11/2024) melalui telepon, Reza tak mau dugaan kasus itu mengganggu hidupnya.

Saat ini, Reza Artamevia dilaporkan oleh IM terkait dugaan penipuan, penggelapan, serta tindak pencucian uang. Reza dilaporkan bersama rekannya, RD.

Saat ini, seorang wanita berinisial IM secara resmi melaporkan Reza Artamevia ke Polda Metro Jaya.

IM, kepada wartawan mengaku sempat membeli 9 buah batu berlian kepada Reza Artamevia. Sembilan batu tersebut dibeli secara bertahap dengan nilai transaksi sesuai dengan kesepakatan di antara keduanya.

Dalam pembelian pertama, Reza menawari IM dua buah batu senilai Rp8 miliar dengan keuntungan yang dijanjikan sebesar Rp2 miliar. Reza juga kembali menawarkan satu buah berlian kepada IM senilai Rp3,5 miliar dengan keuntungan yang dijanjikan sebesar Rp800 juta. Terakhir Reza menawarkan enam buah batu dengan nilai yang sudah ditransfer IM sebesar Rp7 miliar.

 

Belum Lama Kenal Reza

Lewat juru bicaranya, IM ternyata belum lama berkenalan dengan pelantun Berharap Tak Berpisah itu.

IM sendiri mempermasalahkan berlian yang dijual itu adalah palsu. Tapi menurut Reza berlian itu asli.

"Itu perkenalan ibu IM ini dengan RA saksi yang pertama itu di awal bulan Juni dan pihak beliau menawarkan kepada saudari IM untuk melakukan bisnis batu tersebut dianggapnya asli. Jadi memang perjalanannya itu sangat berdekatan dari bulan Juni, Juli, Agustus," kata Pipit selaku juru bicara IM dalam konferensi pers di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (16/11/2024).

Kemudian IM dan Reza sepakat bertransaksi. Transaksi itu secara bertahap, di mana IM membeli berlian hingga nominalnya sampai Rp 18,5 miliar.

 

Pengecekan Keaslian Batu

Diungkap Fitria, orang dekat IM, IM sendiri mulai curiga saat proses pembelian ketiga. Saat itu, dia meminta Fitria dan Prisilia melakukan pengecekan keaslian batu tersebut di dua laboratorium khusus yakni AGL dan FGL. 

“Setelah pembelian yang ketiga, setelah pembelian ketiga itu sebanyak enam buah. Jadi total sembilan pertama dua dan satu dan enam. Nah pas enam ini kita mulai melakukan pengecekan,” kata Fitria dalam press conference yang digelar di kawasan Petogokan Jakarta Selatan, Sabtu (16/11).

 Prisilia juga mengungkap sejak awal IM tidak pernah menaruh curiga pada Reza Arthamevia mengingat dirinya yang merupakan publik figure. Terlebih di saat awal pembelian Reza melampirkan surat yang menyebut batu berlian tersebut asli. 

Diungkap Prisilia dirinya juga terkejut saat mengetahui hasil pengecekan keaslian yang dilampirkan Reza dari salah satu lab khusus ternyata juga palsu.

“Ke AGL sama FGL, yang pertama kita ceknya di FGL lalu ke AGL, kenapa kita ke AGL juga karena saudari RA memberikan juga bukti AGL sebelumnya. Jadi ini untuk menyatakan bahwa yang AGL itu juga fake gitu,” kata dia.

 

Beli Rasa Kepercayaan

Terkait dengan hasil pengecekan yang berbeda antara Reza Arthamevia dan pihak IM. Fahmi Bachmid sendiri akan menjelaskan oleh ahli di proses pemeriksaan.

“Itu ada yang nanti menjelaskan. Orangnya ada disini tapi saya tidak untuk menjelaskan tapi dia adalah saksi yang akan menjelaskan di proses pemeriksaan. Jadi dua orang ini memang yang tahu peristiwanya dari pertama yang juga melakukan pengecekan di lab yang juga dia tahu tentang proses bagaimana transaksi tersebut. Bahwa transaksi tersebut itu adalah jual beli dengan membeli kembali bukan jual beli putus,” jelas Fahmi, kuasa hukum IM.

Fahmi Bachmid  menjelaskan bahwa selama ini IM membeli batu berlian pada Reza Arthamevia lantaran rasa kepercayaan. Namun setelah hasil pemeriksaan yang menyatakan bahwa batu tersebut synthetic diamond, pihak IM meminta pengembalian dana senilai Rp18,5 miliar sesuai nilai transfer yang telah diberikannya.

 

Reza Merasa Dirugikan

Reza memberikan keterangan terkait dugaan kasusnya pada Sabtu (16/11). Ia merasa nama baiknya dirugikan atas tuduhan IM.

"Nama baik pasti. Nama baik gitu saja jelas saya ingin meluruskan sejelas-jelasnya gitu. Kita sudah serahkan kepada tim penyidik, saya nggak mau bicara bukan kapasitas saya," ujarnya di Bareskrim Mabes Polri.

Reza Artamevia menyerahkan masalah penipuan bisnis berlian terhadap IM ke pihak berwajib. Ia mengakui bisnis itu sudah dijalani beberapa tahun belakangan ini.

"Ini kan sudah saya serahkan ke Bareskrim Mabes Polri, sudah dilakukan penyidikan juga nanti dan selanjutnya kita serahkan," tuturnya.

Reza juga berencana menggelar konferensi pers atas tuduhan penipuan tersebut.

 

Janji Keuntungan Rp 21,3 Miliar

Pelantun Berharap Tak Berpisah itu dilaporkan IM ke Polda Metro Jaya dengan nomor LP/B/6928/XI/2024/SPKT/POLDA METRO JAYA. Dalam laporannya tertulis bahwa pelapor diajak berbisnis oleh Reza Artamevia dan RD dengan janji keuntungan Rp 21,3 miliar.

IM yang mengaku sebagai korban kemudian menyerahkan uang secara bertahap ke pihak Reza Artamevia senilai Rp 18,5 miliar. Selanjutnya IM menerima berlian dari Reza dan RD sebagai jaminan.

Kemudian, Reza Artamevia dan RD memberikan berlian kepada pelapor sebagai jaminan. Adapun keuntungan yang dijanjikan senilai Rp 21,3 miliar.

"Setelah jaminan 9 berlian ini diterima oleh korban, korban mengecek ke lab dan hasilnya adalah sintetik diamond," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, Jumat (15/11/2024).

Reza Artamevia lalu merespons disebut memberikan berlian imitasi dalam berjualan. Ia mengatakan apa yang dibisniskan asli.

"Ini sudah ada bukti perjanjian jual-belinya di notaris dan ini semua adalah asli-asli ya. Oke ini asli," ujar Reza, di Bareskrim Mabes Polri, Sabtu (16/11/2024).

Ibunda Aaliyah Massaid justru melaporkan balik IM. Ia yang merasa jadi korban dalam bisnis berlian.

"Nah kita dari siang memberikan keterangan secara rinci semua bukti-bukti kita berikan juga. Saya segitu saja, saya minta doa dari semua semoga semuanya bisa selesai dengan baik. Dalam hal ini kalian bisa mikir sendiri siapa yang dirugikan dan siapa yang ditipu dan siapa yang menipu, yang pasti kita ingin segera selesai," tuturnya.

Reza Artamevia mengatakan pelaporan yang dibuat berdasarkan perjanjian bisnis berlian yang mencapai nilai sepakat Rp 150 miliar. Namun, ia baru menerima Rp 18,5 miliar.

"Nah, mereka baru berikan kepada saya Rp 18,5 miliar. Kemudian kita tunggu dan sudah menandatangani yang tadi itu. Ditandatangani bersama oleh saya dan mereka. Kemudian kita tunggu terus sampai akhirnya pada tanggal 7 Oktober barulah berkembang berita seperti yang kalian dengar," katanya. jk/erc/rmc

Berita Terbaru

Tumpeng Nasi Krawu KWGe Cetak Rekor MURI, Ribuan Warga Padati GUS Balongpanggang

Tumpeng Nasi Krawu KWGe Cetak Rekor MURI, Ribuan Warga Padati GUS Balongpanggang

Minggu, 28 Jun 2026 16:41 WIB

Minggu, 28 Jun 2026 16:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Festival Tumpeng Nasi Krawu Vol. 4 yang digelar Komunitas Wartawan Grisse (KWGe) sukses mencatatkan sejarah baru. Perhelatan tahunan …

Tayang Juli, Film Foufo Libatkan 2.500 Peserta Casting dari Jatim dan Madura

Tayang Juli, Film Foufo Libatkan 2.500 Peserta Casting dari Jatim dan Madura

Minggu, 28 Jun 2026 15:51 WIB

Minggu, 28 Jun 2026 15:51 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Film komedi fiksi ilmiah berjudul Foufo akan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 9 Juli 2026. Sebelum perilisan nasional, film i…

LAN RI Bawa Pimpinan Nasional Belajar ke Industri, Indo Rasa Utama Jadi Laboratorium Bisnis Nyata

LAN RI Bawa Pimpinan Nasional Belajar ke Industri, Indo Rasa Utama Jadi Laboratorium Bisnis Nyata

Minggu, 28 Jun 2026 15:48 WIB

Minggu, 28 Jun 2026 15:48 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Sekretaris Utama Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN RI), Dr. Andi Taufik menyampaikan apresiasi kepada PT Indo Rasa U…

Bank Jatim Borong 7 Penghargaan di Ajang 23rd INFOBANK-MRI Banking Service Excellence Appreciation 2026

Bank Jatim Borong 7 Penghargaan di Ajang 23rd INFOBANK-MRI Banking Service Excellence Appreciation 2026

Minggu, 28 Jun 2026 15:42 WIB

Minggu, 28 Jun 2026 15:42 WIB

SurabayaPagi, Jakarta - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Pada ajang 23rd…

Lewat Program PKBM, Disdik Tulungagung Gencarkan Penanganan 7.100 Anak Tidak Sekolah

Lewat Program PKBM, Disdik Tulungagung Gencarkan Penanganan 7.100 Anak Tidak Sekolah

Minggu, 28 Jun 2026 14:20 WIB

Minggu, 28 Jun 2026 14:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Menyikapi fenomena menyusul masih tingginya jumlah anak tidak sekolah (ATS) di Kabupaten Tulungagung, saat ini Dinas Pendidikan…

Dukung Pembangunan Daerah, Pemkab Sidoarjo Perkuat Kolaborasi Komunikasi Digital

Dukung Pembangunan Daerah, Pemkab Sidoarjo Perkuat Kolaborasi Komunikasi Digital

Minggu, 28 Jun 2026 13:58 WIB

Minggu, 28 Jun 2026 13:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Guna mendukung pembangunan daerah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo terus berkomitmen dengan memperkuat kolaborasi dengan…