Pemkot Pasuruan Gencar Grebek Stunting Target 5% di Tahun 2024

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Cek kesehatan balita di Pemkot Pasuruan, Jawa Timur. SP/ PSR
Ilustrasi. Cek kesehatan balita di Pemkot Pasuruan, Jawa Timur. SP/ PSR

i

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan terus menekan angka stunting di wilayahnya hingga serendah-rendahnya pada 2024 ini. Bahkan berbagai aksi dimaksimalkan dan berkolaborasi dengan berbagai stakeholder.

Selain sosialisasi stunting kepada masyarakat seperti pasangan yang akan menikah dna ibu hamil, diantaranya dengan menyiapkan sistem yang memungkinkan peningkatan kesejahteraan. Salah satunya yang sudah berjalan saat ini adalah program Grebek Stunting.

"Upaya pencegahan (stunting) dimulai dari remaja putri, calon pengantin, ibu hamil, bayi, balita. Kami juga gencar grebeg stunting," jelas Kepala Dinas Kesehatan Kota Pasuruan, Shierly Marlena, Rabu (20/11/2024).

Sebanyak 8 aksi telah dilakukan dalam upaya penurunan stunting, seperti analisa sasaran dan target; rencana kegiatan untuk tahun berikutnya; pelaksanaan Rembug Stunting. 

Kemudian ada produk hukum daerah terkait percepatan penurunan stunting; lalu peranan kader pembangunan manusia, sistem manajemen data, pengukuran dan publikasi stunting, serta review kinerja.

Untuk diketahui, Pemkot Pasuruan memasang target penurunan angka prevalensi stunting hingga 5 persen di tahun 2024. Seluruh stakeholder diminta menjaga sinergitas dan bekerja secara optimal sesuai kewenangan masing-masing.

Pemkot sebelumnya juga telah berhasil menurunkan angka prevalensi stunting secara signifikan dari tahun ke tahun. Pada 2022 tercatat sebesar 21,1 persen, di tahun 2023 turun menjadi 11,7 persen.

"Pada 2022 tercatat sebesar 21,1 persen di tahun 2023 turun menjadi 11,7 persen," katanya. ps-02/dsy

Berita Terbaru

Antisipasi Kasus HIV/AIDS, KPA Tulungagung Sasar Ribuan Siswa Baru Edukasi Dini

Antisipasi Kasus HIV/AIDS, KPA Tulungagung Sasar Ribuan Siswa Baru Edukasi Dini

Rabu, 15 Jul 2026 11:29 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 11:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Selama pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2026/2027, Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten…

Wujudkan Pertanian Ramah Lingkungan, Pemkab Magetan Kembangkan Pupuk Organik

Wujudkan Pertanian Ramah Lingkungan, Pemkab Magetan Kembangkan Pupuk Organik

Rabu, 15 Jul 2026 11:21 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 11:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Guna mewujudkan pertanian ramah lingkungan berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan, terus mengupayakan pengembangan…

Musim Kemarau, Pemkab Sidoarjo Optimalkan Normalisasi Sungai dan Irigasi

Musim Kemarau, Pemkab Sidoarjo Optimalkan Normalisasi Sungai dan Irigasi

Rabu, 15 Jul 2026 10:54 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 10:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Sebagai upaya mengantisipasi musim kemarau, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo mengoptimalkan normalisasi sungai dan…

Ketua MPR RI - Ketua MA, Ketemu Bahas Independensi Hakim

Ketua MPR RI - Ketua MA, Ketemu Bahas Independensi Hakim

Rabu, 15 Jul 2026 10:53 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 10:53 WIB

SURABAYAPAGI.com - Ketua MPR RI Ahmad Muzani memimpin silaturahmi ke Mahkamah Agung (MA) RI. Muzani mengingatkan agar MA terus menjaga independensi kehakiman…

Mantan Wakil Kepala BGN Ngaplo, LPSK Tolak Permohonan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Mantan Wakil Kepala BGN Ngaplo, LPSK Tolak Permohonan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 15 Jul 2026 10:51 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 10:51 WIB

SURABAYAPAGI.com - Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya, ngaplo. Wakil Ketua LPSK Susilaningtias menyebut permohonan yang diajukan Sony…

Penampilan Argentina Belum Meyakinkan

Penampilan Argentina Belum Meyakinkan

Rabu, 15 Jul 2026 10:49 WIB

Rabu, 15 Jul 2026 10:49 WIB

SURABAYAPAGI.com - Pelatih Argentina, Lionel Scaloni, memilih meredam tensi menjelang laga. "Ini adalah pertandingan sepak bola. Mereka memiliki pelatih yang…