Dorong Terciptanya Peluang Usaha, Pemdes Popoh Gelar Pelatihan Olah Makanan Berbahan Dasar Ikan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kegiatan pelatihan pengolahan makanan berbahan ikan hasil perikanan di pendopo kantor Desa Popoh. SP/JUM
Kegiatan pelatihan pengolahan makanan berbahan ikan hasil perikanan di pendopo kantor Desa Popoh. SP/JUM

i

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Dalam upaya meningkatkan nilai tambah produk perikanan, Pemerintah Desa (Pemdes) Popoh, Kecamatan Wonoayu, menggelar pelatihan pengolahan makanan berbahan dasar ikan hasil perikanan. Kegiatan yang diikuti sebanyak 50 orang peserta ini, digelar di pendopo kantor desa setempat, pada Rabu (20/11/2024).

Kepala Desa (Kades) Popoh, Sugini, mengatakan bahwa, pelatihan pengolahan makanan berbahan dasar dari hasil perikanan ini merupakan kegiatan untuk meningkatkan jumlah pelaku usaha dan mendukung terciptanya lapangan pekerjaan.

"Tujuannya untuk menambah variasi menu berbahan ikan, selain daripada itu untuk mendorong terciptanya peluang usaha sehingga dapat menciptakan lapangan pekerjaan bagi warga dan dapat menambah penghasilan keluarga,” katanya.

Kades Sugini, juga menjelaskan, target dari pelatihan ini adalah meningkatkan keahlian dan keterampilan dalam membuat frozen food, meningkatkan keahlian dalam pembukuan usaha dan menghitung biaya produksi.

“Semoga setelah pelatihan ini, mereka mampu dan lebih terampil dari sisi produksi dan manajemen, pasar bisa lebih menerima karena variasi olahan dan diharapkan penjualan bisa berjalan dengan baik,” jelasnya

Sementara itu, Sekretaris Desa (Sekdes) Popoh, Mohamad Ridwan  menambahkan, jika kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah desa dalam meningkatkan kompetensi ibu-ibu rumah tangga dan pemberdayaan perempuan di Desa Popoh.

“Mudah-mudahan materi yang didapatkan dapat dimanfaatkan untuk peningkatan perekonomian masyarakat dengan kegiatan seperti hari ini,” ujarnya.

Terpisah, ketua PKK Desa Popoh, Mutmainah yang sekaligus menjadi salah satu peserta pelatihan, mengaku senang bisa terlibat dalam kegiatan pelatihan tersebut, sebab para peserta yang terdiri dari  kader PKK ini nantinya diharapkan bisa  menopang perekonomian keluarga.

"Pelatihan ini adalah salah satu upaya peningkatan perempuan untuk mandiri serta berdiri sendiri dalam menopang perekonomian,” tuturnya.

Dia berharap, dengan materi yang didapat selama pelatihan pengolahan makanan berbahan dasar hasil perikanan ini, bisa meningkatkan pendapatan bagi para peserta.

“Diharapkan ekonomi rumah tangga bisa terbantu, dan  dapat lebih mandiri dalam menyediakan bahan makanan untuk masyarakat,”  pungkasnya. zam/jum

Berita Terbaru

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…

Harga Kedelai Melonjak Ugal-ugalan, Produsen Tempe di Lumajang Terancam Tak Sanggup Produksi Lagi

Harga Kedelai Melonjak Ugal-ugalan, Produsen Tempe di Lumajang Terancam Tak Sanggup Produksi Lagi

Minggu, 05 Apr 2026 13:56 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 13:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Para produsen tempe di Lumajang, Jawa Timur mengeluh dan menjerit usai harga kedelai melonjak ugal-ugalan yang juga dipicu imbas…