Kurangi Risiko Kecelakaan, Begini Tips Perawatan Ban di Musim Hujan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Perawatan ban memasuki musim penghujan. SP/ JKT
Ilustrasi. Perawatan ban memasuki musim penghujan. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan jika saat ini sudah memasuki musim penghujan yang intens menjelang akhir tahun, dimana curah hujan tersebut rata di seluruh wilayah Indonesia. 

Melihat hal itu, Deputy Head of Original Equipment (OE) Sales Bridgestone Indonesia, Fisa Rizqiano mengungkap jika di musim penghujan membuat jalan basah, licin hingga timbulnya genangan air yang jika kurang memperhatikan kondisi ban kendaraan dapat meningkatkan risiko kecelakaan.

"Ban merupakan salah satu bagian yang langsung bersentuhan dengan jalan, dengan permukaan kontak yang setara dengan telapak tangan kondisi ban harus mampu menahan beban, mendukung akselerasi, manuver hingga pengereman," jelasnya, Minggu (24/11/2024).

Untuk itu, ban kendaraan membutuhkan perawatan yang dianjurkan agar dapat performa kendaraan tetap maksimal. Berdasarkan tips dari Bridgestone, ada empat hal yang harus diperhatikan untuk perawatan. 

Hal pertama yang harus diperhatikan yaitu tekanan angin. Penting dicatat tekanan angin harus dicek secara berkala dan pastikan tetap sesuai dengan standar pabrikan. Kedua, yaitu melakukan spooring dan balancing secara berkala untuk memastikan rasa berkendara yang stabil dan minim getaran. 

Hal ketiga yaitu melakukan rotasi ban untuk meminimalisir timbulnya keausan ban yang tidak merata, dan terakhir atau keempat bisa mengecek ketinggian kembangan ban dan pastikan masih dalam batas yang aman, sebab ban yang sudah aus dapat meningkatkan risiko hydroplaning, mengurangi traksi serta memperbesar jarak pengereman.

Selain itu, juga terdapat beberapa tantangan berkendara pada saat musim hujan yang memang penting diperhatikan, misalnya jalan licin dapat mengurangi cengkraman ban dan memperpanjang jarak pengereman, selain itu jarak pandang juga terbatas dan membutuhkan kewaspadaan ekstra dari setiap pengemudi.

"Berhenti tidaknya laju kendaraan ditentukan oleh traksi atau daya cengkram ban pada permukaan jalan, meskipun rem dalam kondisi prima tapi jika ban tidak mampu mencengkram permukaan jalan, tentunya kendaraan tidak akan berhenti secara maksimal," tambahnya. jk-04/dsy

Berita Terbaru

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Upaya serius mengatasi persoalan sampah terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Gresik. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui p…

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk berkontribusi aktif dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global melalui…

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Sejarah Perang Dunia II, Indonesia Tidak Terlibat Langsung Perang tapi Tetap Terdampak   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang …

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Sidang Praperadilannya Dikawal Puluhan Banser. KPK tak Hadir, Ditunda 3 Maret      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gu…

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) heran dengan harga jual laptop Chromebook dari PT Hewlett-Packard Indonesia (HP) lebih murah daripada…

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mitigasi potensi risiko korupsi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, mulai dibahas Tim…