Pesona Pantai Teluk Hijau, Surga Tersembunyi di Ujung Timur Pulau Jawa

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pantai Teluk Hijau, atau dikenal juga sebagai "Green Bay," yang terletak di kawasan Taman Nasional Meru Betiri, Banyuwangi, Jawa Timur. SP/ BYW
Pantai Teluk Hijau, atau dikenal juga sebagai "Green Bay," yang terletak di kawasan Taman Nasional Meru Betiri, Banyuwangi, Jawa Timur. SP/ BYW

i

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Keindahan destinasi alam Pantai Teluk Hijau, atau dikenal juga sebagai "Green Bay," di kawasan Taman Nasional Meru Betiri, Banyuwangi, Jawa Timur merupakan surga tersembunyi di ujung Pulau Jawa dengan pesona air laut berwarna hijau kebiruan yang ramai dikunjungi para wisatawan lokal dan mancanegara.

Warna hijau ini berasal dari pantulan sinar matahari di dasar laut yang dipenuhi oleh ganggang dan terumbu karang. Keindahan ini menjadikan Teluk Hijau sebagai lokasi favorit bagi para wisatawan yang ingin bersantai atau sekadar menikmati panorama alam. Fenomena ini tentunya berbeda dengan air laut pada umumnya yang berwarna biru.  

“Daya tarik Teluk Hijau itu panorama alamnya, yang spesifik adalah warna air lautnya hijau, makanya disebut sebagai Teluk Hijau,” ungkap Seksi Pengendalian Ekosistem Hutan Madya Taman Nasional Meru Betiri Nur Rohmah, Selasa (03/12/2024).

Berada di belakang hutan alam yang masih terjaga membuat pantai ini masih begitu asri. Sisi kanan kiri pantai terdapat bukit-bukit karang yang diselimuti pepohonan hijau menambah keasrian tempat ini. Selain pemandangan laut yang indah, suasana tenang menjadi obat penghilang penat. Wisatawan bisa mendengar suara debur ombak serta kicauan burung dari dalam hutan.

Untuk ke Teluk Hijau, pengunjung bisa masuk melalui Pantai Rajekwesi. Selanjutnya bisa memilih akan melanjutkan perjalanan melalui jalur laut atau darat. Dengan jalur laut, wisatawan bisa naik perahu dengan membayar Rp 35 ribu untuk pulang pergi. Perjalanan dengan perahu membutuhkan waktu 10-15 menit.

Sedangkan biaya yang harus dikeluarkan untuk masuk ke kawasan tersebut terbilang cukup murah karena hanya mengikuti harga tiket masuk Taman Nasional Meru Betiri yaitu sebesar Rp 5 ribu per orang (hari biasa) dan Rp7.500 per orang (akhir pekan dan hari libur nasional)

Untuk jam operasional Pantai Teluk Hijau terbuka 24 jam karena pengunjung juga bisa berkemah di tempat ini. Tapi tetap harus mendapatkan izin dari pengelola. Namun, di pantai ini juga tidak boleh berenang, sebab pantai yang menghadap langsung Samudra Hindia, membuat ombak besar dan bisa berbahaya. Namun masih bisa snorkeling di tepi pantai.

“Kami tidak mengizinkan wisatawan untuk berenang di laut, karena pantai-pantai yang ada di TN Meru Betiri ini adalah  kawasan Samudera Indonesia, pantai selatan yang ombaknya besar jadi kami tidak izinkan untuk berenang,” ujarnya. by-01/dsy

Berita Terbaru

Dewan Komisaris Tinjau GIS Undaan, PLN Perkuat Keandalan Listrik dan Kawal Proyek Strategis

Dewan Komisaris Tinjau GIS Undaan, PLN Perkuat Keandalan Listrik dan Kawal Proyek Strategis

Jumat, 03 Apr 2026 16:23 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 16:23 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) menegaskan komitmennya dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan nasional melalui kunjungan kerja Dewan Komisaris ke …

Jelang Muscab PKB Sidoarjo Bidik Ketua Baru Yang Loyal, Jujur dan Berintegritas

Jelang Muscab PKB Sidoarjo Bidik Ketua Baru Yang Loyal, Jujur dan Berintegritas

Jumat, 03 Apr 2026 15:15 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 15:15 WIB

Surabayapagi.com-Sidoarjo : Persiapan Musyawarah Cabang (Muscab) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB 2026 di Sidoarjo sudah matang hampir mencapai 99%. Fokus …

Diawali Doa, WCP Pasopati U-10 Siap Ukir Prestasi di Turnamen Internasional Bali7s

Diawali Doa, WCP Pasopati U-10 Siap Ukir Prestasi di Turnamen Internasional Bali7s

Jumat, 03 Apr 2026 09:56 WIB

Jumat, 03 Apr 2026 09:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Suasana haru dan penuh harapan mengiringi langkah skuad muda WCP Pasopati Academy U-10 saat bersiap menapaki panggung internasional. …

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Takmir Masjid At-Taqwa di Desa Bayubang Kecamatan Solokuro Lamongan Jawa Timur, dibuat murka oleh pelayanan PLN, lantaran…

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai langkah kongkrit dalam komitmen menjalankan instruksi Pemerintah Pusat untuk efesiensi energi, Pemkab Lamongan telah…

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang bersih dan t…