Dukung Wisata Berbasis Konservasi Satwa

DLH Kota Blitar Pindahkan Satwa Taman Kebon Rojo ke Ecopark Joko Pangon

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pengunjung memberi makan salah satu hewan yang menjadi daya tarik Kebonrojo akan dikonservasi sebagian di Ecopark Joko Pangon. SP/ BLT 
Pengunjung memberi makan salah satu hewan yang menjadi daya tarik Kebonrojo akan dikonservasi sebagian di Ecopark Joko Pangon. SP/ BLT 

i

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar tengah gencar-gencarnya mendukung konsep wisata berbasis konservasi satwa dan pelestarian lingkungan melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat dengan memindahkan sejumlah satwa dari Taman Kebon Rojo ke destinasi wisata baru, Ecopark Joko Pangon di Kelurahan Gedog.

Diketahui, satwa yang dipindahkan diantaranya, rusa, burung unta, merak, dan beberapa hewan lain yang berstatus dilindungi, sebagai bagian dari strategi mengenalkan Ecopark Joko Pangon sebagai salah satu destinasi wisata edukasi baru. 

Kepala DLH Kota Blitar, Jajuk Indihartati, mengatakan adanya pemindahan satwa ini, tidak hanya memberikan manfaat bagi satwa saja, akan tetapi juga lingkungan dan masyarakat sekitar. 

“Rencana ini bukan sekadar pemindahan, tetapi upaya kami untuk mendukung pembangunan Ecopark Joko Pangon sebagai tempat konservasi satwa dan lingkungan,” ujar Jajuk, Jumat (13/12/2024).

“Konservasi ini akan menyediakan ruang lebih luas bagi satwa agar mereka bisa hidup lebih nyaman dan berkembang biak,” tambahnya.

Sebagai informais, Ecopark Joko Pangon dirancang untuk memberikan ruang terbuka hijau yang lebih memadai. Berbeda dengan Taman Kebon Rojo yang memiliki area terbatas, lokasi baru ini menawarkan ekosistem yang lebih ideal bagi satwa. Dengan suasana alami, satwa-satwa tersebut diharapkan dapat berkembang lebih sehat sekaligus menjadi daya tarik bagi pengunjung yang ingin belajar tentang konservasi lingkungan.

Pembangunan Ecopark Joko Pangon sendiri sudah dimulai dengan pengerjaan tahap pertama yang dipastikan selesai akhir Desember mendatang. Menurut Jajuk, proyek ini akan menjadi percontohan destinasi wisata edukasi yang menggabungkan konservasi, lingkungan, dan rekreasi. 

“Kami ingin masyarakat mengenal dan belajar tentang keberagaman satwa serta pentingnya menjaga lingkungan. Ini juga upaya edukasi yang mengena,” jelasnya.

“Proses ini membutuhkan perhatian khusus. Kami akan memastikan seluruh satwa dipindahkan dengan aman, agar mereka bisa segera beradaptasi dengan lingkungan baru,” pungkas Jajuk. bl-01/dsy

Berita Terbaru

Belanja Perubahan APBD Jatim 2026 Naik Rp2,64 Triliun, Fokus Pendidikan hingga Infrastruktur

Belanja Perubahan APBD Jatim 2026 Naik Rp2,64 Triliun, Fokus Pendidikan hingga Infrastruktur

Senin, 10 Agu 2026 19:40 WIB

Senin, 10 Agu 2026 19:40 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengusulkan perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 dengan m…

DPRD Jatim Dukung Beras Satu Harga, Minta Pemerintah Perkuat Ketahanan Pangan

DPRD Jatim Dukung Beras Satu Harga, Minta Pemerintah Perkuat Ketahanan Pangan

Senin, 10 Agu 2026 19:38 WIB

Senin, 10 Agu 2026 19:38 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur Ony Setiawan mendukung rencana pemerintah menerapkan kebijakan beras medium satu harga secara…

Sambut HUT ke-81 RI, Warga Banyuwangi dan Freeport Indonesia Bersihkan Sungai hingga Hijaukan Lingkungan

Sambut HUT ke-81 RI, Warga Banyuwangi dan Freeport Indonesia Bersihkan Sungai hingga Hijaukan Lingkungan

Senin, 10 Agu 2026 17:28 WIB

Senin, 10 Agu 2026 17:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia diwujudkan warga Dusun Banyutami, Desa Banyuwangi, Kecamatan M…

Dugaan Pencemaran JIIPE Gresik Disorot Pakar, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Dugaan Pencemaran JIIPE Gresik Disorot Pakar, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Senin, 10 Agu 2026 17:26 WIB

Senin, 10 Agu 2026 17:26 WIB

Jangan Biarkan Nelayan Menanggung Beban Industri…

Bantuan Pangan Disalurkan, Bupati Madiun Ingatkan Warga: Jangan Dijual

Bantuan Pangan Disalurkan, Bupati Madiun Ingatkan Warga: Jangan Dijual

Senin, 10 Agu 2026 17:19 WIB

Senin, 10 Agu 2026 17:19 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun bersama Perum Bulog mulai menyalurkan bantuan pangan beras periode Juli-September 2026 kepada masya…

DLHK Sidoarjo Perkuat Tangani TPS Sampah Desa Sentul

DLHK Sidoarjo Perkuat Tangani TPS Sampah Desa Sentul

Senin, 10 Agu 2026 17:06 WIB

Senin, 10 Agu 2026 17:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Persoalan akses armada pengangkut sampah yang kesulitan manuver mengambil residu sampah segera terselesaikan. Tim Dinas…