Gus Yusuf Bongkar Fakta Money Politics Massif Risma-Gus Hans di Sejumlah Wilayah di Jatim, Khususnya Kota Surabaya

author Arlana Chandra Wijaya

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SurabayaPagi, Surabaya - Komite Independen Pemantauan Pemilu (KIPP) Jawa Timur (Jatim) kembali menjadi sorotan setelah menemukan 25 kasus dugaan politik uang dalam perhelatan Pilkada serentak 2024. 

Ketua KIPP Jatim, Herdian, mengungkapkan bahwa praktik politik uang berupa pemberian amplop maupun sembako kerap terjadi menjelang hari pemungutan suara atau dikenal dengan istilah "Serangan Fajar".

“Temuan kami menunjukkan politik uang masih marak terjadi, baik berupa pemberian uang tunai maupun sembako menjelang pemungutan suara,” ujar Herdian di Surabaya, Senin (2/12/2024). 

Ia menyebutkan beberapa daerah yang mendominasi temuan kasus ini, yakni Jember, Gresik, dan Surabaya.  

Menanggapi hal tersebut, Ketua Barisan Gus dan Santri, Gus Yusuf, turut angkat bicara. Ia menyoroti masifnya praktik politik uang di Kota Surabaya yang, menurutnya, terjadi secara terstruktur, sistematis, dan masif.  

“Kami sangat prihatin dengan adanya praktik money politics ini. Berdasarkan laporan KIPP, praktik tersebut terjadi secara massal di Kota Surabaya. Tentunya, ini sangat disayangkan di tengah pesta demokrasi terbesar kita,” tegas Gus Yusuf.  

Ia menduga bahwa masifnya politik uang di sejumlah wilayah di Jatim dan khususnya Surabaya bukanlah kejadian kebetulan semata, melainkan hasil dari instruksi khusus yang terorganisir. 

Menariknya, ia mencatat bahwa fenomena ini tampaknya berfokus pada pemilihan gubernur di Kota Surabaya untuk pasangan Risma dan Gus Hans, sehingga menimbulkan pertanyaan tentang motivasi dan tujuan di balik praktik tersebut. 

"Ini menarik, sepertinya ada upaya menjaga marwah paslon di Kota tempat mereka menjabat sebelumnya," kata Gus Yusuf.

Di sisi lain, Gus Yusuf memberikan apresiasi kepada Luluk, salah satu kandidat dalam Pilgub Jatim 2024, yang menerima hasil akhir penghitungan KPU dengan sikap legawa.  

“Hal ini merupakan contoh praktik demokrasi yang baik, di mana semua pihak menghormati hasil pemilu. Semoga sikap seperti ini juga dapat diikuti oleh pasangan calon lainnya, sehingga kita dapat segera fokus pada kolaborasi untuk membangun Jawa Timur,” ujar Gus Yusuf.  

Kasus politik uang di Kota Surabaya menjadi catatan penting dalam evaluasi pelaksanaan demokrasi di Jawa Timur. Harapannya, temuan ini dapat ditindaklanjuti secara serius oleh pihak berwenang untuk menjaga integritas pemilu dan memastikan proses demokrasi berjalan dengan bersih dan adil. Byb

Tag :

Berita Terbaru

Mojo City Innovation Expo 2026 Hadirkan Inovasi Lebih Dekat dengan Masyarakat

Mojo City Innovation Expo 2026 Hadirkan Inovasi Lebih Dekat dengan Masyarakat

Selasa, 20 Okt 2026 12:08 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 12:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Lebih dari 20 stan inovasi meramaikan Mojo City Innovation Expo 2026 di Atrium Sunrise Mall, Kota Mojokerto, pada 19–20 Oktober 2…

Diduga Mengantuk, Xenia Terjun ke Sungai di Ponorogo

Diduga Mengantuk, Xenia Terjun ke Sungai di Ponorogo

Selasa, 20 Okt 2026 12:07 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 12:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo – Sebuah minibus Daihatsu Xenia berwarna putih ringsek parah setelah terjun ke sungai kecil di Jalan Raya Ponorogo-Wonogiri, Desa K…

Wabup Madiun Dorong Kader PKK Siapkan Generasi Berkualitas Menuju Indonesia Emas 2045

Wabup Madiun Dorong Kader PKK Siapkan Generasi Berkualitas Menuju Indonesia Emas 2045

Selasa, 20 Okt 2026 11:50 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 11:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Wakil Bupati Madiun dr. Purnomo Hadi menekankan pentingnya peran kader PKK dalam menyiapkan generasi berkualitas untuk menyongsong I…

Hoaks di Media Sosial Mengancam, Empat Pilar Kebangsaan Dinilai Jadi Benteng Generasi Muda

Hoaks di Media Sosial Mengancam, Empat Pilar Kebangsaan Dinilai Jadi Benteng Generasi Muda

Selasa, 20 Okt 2026 10:37 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 10:37 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Arus informasi di media sosial semakin memudahkan masyarakat terhubung dari Sabang hingga Merauke. Namun, kemudahan tersebut juga m…

Bos BPI Divonis 2 Bulan 10 Hari, Edward Raimond: Fair Trial Harus Dijaga sampai Tingkat Terakhir

Bos BPI Divonis 2 Bulan 10 Hari, Edward Raimond: Fair Trial Harus Dijaga sampai Tingkat Terakhir

Selasa, 20 Okt 2026 08:04 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 08:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Direktur Utama PT Bentang Persada Internusa (BPI), Santoso Utomo Tjioe, dijatuhi pidana dua bulan sepuluh hari penjara dalam p…

PLN UIT JBM Tanam 16.500 Bibit Mangrove di Bali, Perkuat Komitmen Pelestarian Ekosistem Pesisir

PLN UIT JBM Tanam 16.500 Bibit Mangrove di Bali, Perkuat Komitmen Pelestarian Ekosistem Pesisir

Senin, 19 Okt 2026 20:35 WIB

Senin, 19 Okt 2026 20:35 WIB

SurabayaPagi, Bali – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) terus memperkuat komitmennya terhadap pelestarian lingkungan m…