Dishub Tulungagung Luncurkan Sistem Pembayaran Parkir Digital

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tulungagung Bagus Johanes. SP/ TGL
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tulungagung Bagus Johanes. SP/ TGL

i

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur saat ini tengah meluncurkan sistem pembayaran parkir menggunakan dompet digital atau Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS), untuk mempermudah masyarakat dan meningkatkan transparansi retribusi parkir, di tahun 2025 ini.

"Pembayaran ini mempermudah masyarakat karena tidak perlu mencari uang pecahan kecil," ujar Kepala Dishub Tulungagung Bagus Johanes, Jumat (03/01/2025).

Lebih lanjut, Bagus Johanes mengungkap, untuk sistem pembayaran menggunakan kode batang QRIS memungkinkan masyarakat membayar parkir dengan lebih mudah dan cepat, yang dikelola oleh dinas perhubungan setempat.

Petugas parkir akan menunjukkan dua jenis kode batang untuk roda dua dan empat. Sehingga adanya sistem pembayaran digital ini, dapat mempermudah pengawasan terhadap petugas parkir dan meningkatkan transparansi retribusi parkir.

Nantinya, retribusi parkir yang dibayar oleh masyarakat tersebut, akan langsung masuk ke rekening daerah sebagai Pendapatan Asli Daerah (PAD). Sedangkan bagi masyarakat yang belum memiliki atau belum bisa menggunakan QRIS masih bisa membayar tunai sesuai tarif Perda dan mendapatkan karcis parkir. 

Kendati demikian, terkait pembayaran parkir secara manual selama ini juga masih tetap bisa dilakukan dengan membayar secara tunai. “Kalau masyarakat itu bayar dengan manual, maka sangat diwajibkan meminta karcis kepada jukir yang saat itu bertugas. Dan, perlu diketahui sistem ini efektif diberlakukan mulai 1 Januari 2025,” tambahnya.

Langkah ini juga sejalan dengan upaya meningkatkan literasi digital masyarakat. Dishub Tulungagung berharap dapat meningkatkan pendapatan daerah dan memberikan pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat.

Pasalnya diketahui, Penerapan pembayaran digital ini bertujuan mencapai target PAD sektor parkir. Sebagai catatan, pada 2024 target PAD parkir ditargetkan sebesar Rp 1,5 miliar, namun hanya tercapai Rp 800 juta. tl-01/dsy

Berita Terbaru

Perkuat Ketahanan Pangan dan Tekan Inflasi, Pemkot Surabaya Andalkan Urban Farming

Perkuat Ketahanan Pangan dan Tekan Inflasi, Pemkot Surabaya Andalkan Urban Farming

Minggu, 06 Sep 2026 10:28 WIB

Minggu, 06 Sep 2026 10:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya untuk meningkatkan produksi pangan sekaligus menjaga pasokan dan stabilitas harga komoditas, Pemerintah Kota…

Maidi Bantah Perintah Fee Proyek, Thariq Bertahan Pada  Kesaksiannya 

Maidi Bantah Perintah Fee Proyek, Thariq Bertahan Pada  Kesaksiannya 

Minggu, 06 Sep 2026 07:07 WIB

Minggu, 06 Sep 2026 07:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Dua keterangan yang saling berlawanan mewarnai sidang perkara dugaan korupsi dana CSR dan fee proyek Kota Madiun. Walikota Madiun N…

Thariq Ungkap Perintah Maidi Berikan Proyek PL kepada Rochim

Thariq Ungkap Perintah Maidi Berikan Proyek PL kepada Rochim

Sabtu, 05 Sep 2026 17:16 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 17:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Kepala Dinas PUPR Kota Madiun, Thariq Megah, mengungkap adanya perintah dari Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi, untuk memberikan p…

Komisi A DPRD Jatim Minta PMT Balita Rp4,5 Miliar Tak Sekadar Bagi-bagi Makanan

Komisi A DPRD Jatim Minta PMT Balita Rp4,5 Miliar Tak Sekadar Bagi-bagi Makanan

Sabtu, 05 Sep 2026 15:20 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 15:20 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA — Komisi A DPRD Jawa Timur meminta program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bergizi bagi balita dengan anggaran Rp4,5 miliar tidak c…

Tanamkan Kebiasaan Sehat Sejak Dini, Anak PAUD Surabaya Belajar Sambil Bermain

Tanamkan Kebiasaan Sehat Sejak Dini, Anak PAUD Surabaya Belajar Sambil Bermain

Sabtu, 05 Sep 2026 11:52 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 11:52 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Anak-anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Surabaya diajak membangun kebiasaan hidup sehat melalui aktivitas bermain, bergerak, dan …

Rapat Kerja Forum APEKSI, Ning Ita Sharing Fleksibilitas TKD dan Harmonisasi Hubungan Pusat Daerah

Rapat Kerja Forum APEKSI, Ning Ita Sharing Fleksibilitas TKD dan Harmonisasi Hubungan Pusat Daerah

Sabtu, 05 Sep 2026 05:57 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 05:57 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto- Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau Ning Ita mendorong kebijakan Transfer ke Daerah (TKD) yang lebih fleksibel agar dapat…