SMPN 1 Jabon Sidoarjo Terapkan Disiplin Penggunaan HP dan Gadget di Lingkup Sekolah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala SMPN 1 Jabon Yayuk Dian Mandasari S.Pd, M.Pd SP/Hikmah
Kepala SMPN 1 Jabon Yayuk Dian Mandasari S.Pd, M.Pd SP/Hikmah

i

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - SMPN 1 Jabon Sidoarjo jalan Dukuhsari No. 01 Jabon Sidoarjo mulai hari Senin (13/01/2025) menerapkan disiplin tentang penggunaan HP bagi seluruh siswa siswi mulai kelas VII, VIII dan IX tidak diperkenankan membawa HP/Gadget ke sekolah.

Hal tersebut berdasarkan hasil evaluasi pihak sekolah tentang penggunaan HP/Gadget di sekolah, murid belum bisa menggunakan HP dengan baik dan bijak, karena pada awal semester genap tahun ajaran 2024/2025 ini masih ada pelanggaran pelaksanaan disiplin positif di sekolah.

Penggunaan alat komunikasi Hp/Gadget memang menawarkan berbagai manfaat, mulai dari kemudahan dalam berkomunikasi hingga akses cepat ke informasi dan hiburan, namun penggunaan handphone yang tidak terkontrol, terutama di kalangan siswa di dalam kelas, menimbulkan berbagai dampak negatif yang signifikan terhadap proses pembelajaran, salah satunya siswa menjadi tidak fokus dan sulit menyerap materi yang disampaikan oleh guru.

Namun dari hasil evaluasi Sekolah terhadap penggunaan HP/Gadget oleh siswa siswi SMPN 1 Jabon masih ada pelanggaran pelaksanaan disiplin positif di sekolah yaitu, HP/Gadget menimbulkan murid tidak konsentrasi dalam menerima pelajaran di kelas.

HP/Gadget sering disalahgunakan untuk mendengarkan lagu pada saat jam pelajaran berlangsung dengan menggunakan haadset, kemudian HP/Gadget sering disalahgunakan untuk main game online/Mabar, HP/Gadget sering digunakan untuk chating/WA saat jam pelajaran.

Murid banyak yang teledor dalam menyimpan HP/Gadget sehingga banyak HP/Gadget yang tertinggal di halaman sekolah, di toilet, di kantin, dan diletakkan di atas bangku ketika olah raga dan sholat, hal tersebut menyebabkan HP/Gadget hilang di lingkungan sekolah.

HP/Gadget digunakan untuk saling mengancam melalui chating WA yang mengakibatkan perkelahian, HP/Gadget digunakan untuk janjian dalam rangka membolos sekolah bersama.

Surat edaran yang dikeluarkan pihak sekolah yang diteruskan oleh guru wali kelas ke wali murid lewat group whatsapp wali murid berlaku mulai Senin (13/01/2025).

"Jika masih ada murid yang membawa HP/Gadget ke sekolah setelah surat ini dikeluarkan, maka HP/Gadget akan disimpan 1 minggu di sekolah dan harus orang tua yang mengambil HP/Gadget tersebut. Himbauan tersebut ditanggapi secara positif oleh para wali murid demi kebaikan dan konsentrasi anak didik, kami mendukung kebijakan sekolah tersebut" ungkap Hiki salah satu wali murid kelas VIII SMPN 1 Jabon.

Adapun Solusi bagi siswa siswi ketika ada pembelajaran yang membutuhkan HP/Gadget maka wali kelas akan memberikan Informasi ke grup WA wali murid satu hari sebelum pembelajaran tersebut, untuk itu bagi
wali murid dimohon aktif dl grup WA untuk melihat pengumuman dari sekolah. Jika ada murid yang diantar jemput oleh orang tua, maka dapat menghubungi wali kelas lewat whatsapp group wali murid.

Kepala SMPN 1 Jabon Yayuk Dian Mandasari S.Pd, M.Pd mengatakan kepada seluruh siswa SMPN 1 Jabon untuk mentaati serta menjalankan himbauan tersebut demi konsentrasi dalam proses belajar mengajar.

"Gadget dilarang di bawa ke sekolah jika guru mata pelajaran pada hari tersebut tidak membutuhkan Gadget untuk pembelajaran," pungkas Kepala Sekolah SMPN 1 Jabon. Hik

Berita Terbaru

Dinilai Lebih Untung, Petani Bawang Merah di Nganjuk Pilih Jadikan Hasil Panen Sebagai Bibit

Dinilai Lebih Untung, Petani Bawang Merah di Nganjuk Pilih Jadikan Hasil Panen Sebagai Bibit

Senin, 08 Jun 2026 15:28 WIB

Senin, 08 Jun 2026 15:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Nganjuk - Baru-baru ini memasuki musim kemarau, sejumlah petani bawang merah di Desa Sumengko, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, memilih…

Pemkab Probolinggo Percepat Izin Operasional PAUD, Dukung Wajib Belajar Pra Sekolah

Pemkab Probolinggo Percepat Izin Operasional PAUD, Dukung Wajib Belajar Pra Sekolah

Senin, 08 Jun 2026 15:18 WIB

Senin, 08 Jun 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Sebagai bagian dari dukungan terhadap program wajib belajar satu tahun pra sekolah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo…

Dibangun Terpadu, Sekolah Rakyat Jatim 1 Surabaya Gabungkan SD-SMA Dalam Satu Kawasan

Dibangun Terpadu, Sekolah Rakyat Jatim 1 Surabaya Gabungkan SD-SMA Dalam Satu Kawasan

Senin, 08 Jun 2026 15:09 WIB

Senin, 08 Jun 2026 15:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya meningkatkan mutu pendidikan, saat ini Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengungkapkan Sekolah Rakyat Jawa Timur…

Jadi Magnet Studi Tiru, Produksi Cengkeh di Jombang Tembus 363 Ton per Tahun

Jadi Magnet Studi Tiru, Produksi Cengkeh di Jombang Tembus 363 Ton per Tahun

Senin, 08 Jun 2026 15:03 WIB

Senin, 08 Jun 2026 15:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Menyikapi keberhasilan komoditas perkebunan yang bernilai ekonomi tinggi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang semakin mengukuhkan…

Anggarkan Rp3,7 Miliar, Disperkim Fokuskan Pembenahan Ribuan Ruas Jalan Kelurahan di Magetan

Anggarkan Rp3,7 Miliar, Disperkim Fokuskan Pembenahan Ribuan Ruas Jalan Kelurahan di Magetan

Senin, 08 Jun 2026 14:54 WIB

Senin, 08 Jun 2026 14:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) setempat mulai menyoroti…

Dari 87 Dapur MBG di Kota Malang, Disnaker-PMPTSP Catat Baru 21 yang Sudah Kantongi SLF

Dari 87 Dapur MBG di Kota Malang, Disnaker-PMPTSP Catat Baru 21 yang Sudah Kantongi SLF

Senin, 08 Jun 2026 14:43 WIB

Senin, 08 Jun 2026 14:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Tenaga Kerja, Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Disnaker-PMPTSP)…