Mantapkan Program Seragam Gratis, Pemkab Jombang Gandeng UMKM Penjahit Lokal

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Penjahit lokal di lingkup Jombang untuk program seragam sekolah gratis. SP/ JBG
Ilustrasi. Penjahit lokal di lingkup Jombang untuk program seragam sekolah gratis. SP/ JBG

i

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) berkomitmen memantapkan program seragam gratis untuk siswa baru jenjang SD/MI dan SMP/MTs, dalam bentuk seragam siap pakai, berbeda dari tahun sebelumnya.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jombang Wor Windari mengatakan, program seragam gratis juga bisa menggerakkan perekonomian UMKM pelaku usaha jahit pakaian lokal di Jombang.

Saat ini dinas P dan K terus memantapkan semua persiapan, mulai proses pengadaan kain yang dilakukan lebih awal hingga pemilihan koordinator penjahit di setiap kecamatan.

”Pengadaan seragam gratis diharapkan bisa menghidupkan UMKM penjahit di desa-desa," kata Wor Windari, Senin (13/01/2025).

Sedangkan untuk pemilihan koordinator penjahit seragam dilakukan melalui e-Katalog dimana pelaku usaha jahit harus memiliki NIB (Nomor Induk Berusaha) dan NPWP. Untuk mengurus NIB, bisa bisa diurus dengan mudah di Mal Pelayanan Publik (MPP) Jombang di kawasan Ruko Simpang Tiga.

”Untuk bisa masuk e-Katalog bisa mengurus di Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Pemkab Jombang. Untuk pengurusan NIB bisa di MPP Jombang dengan membawa KTP,” katanya.

Lebih lanjut, nantinya pengerjaan seragam tidak hanya dikerjakan satu penjahit koordinator saja tapi melibatkan penjahit yang ada di desa-desa. Karenanya, pihaknya juga bakal berkoordinasi dengan camat dan kepala desa untuk mengawal penggarapan seragam gratis di wilayahnya masing-masing. Hal itu karena nantinya seragam yang diberikan bukan patokan ukuran S, M, L, XL melainkan diukur tiap anak.

Sebagai informasi, pengadaan seragam gratis tahun ini dianggarkan Rp 9,5 miliar. Rinciannya, anggaran untuk belanja kain seragam SD/MI sebesar Rp 2,3 miliar. Sedangkan untuk SMP/MTs sebesar Rp 3,08 miliar. Sisanya untuk ongkos jahit. 

“Sisa anggaran itu untuk ongkos jahit,” ungkap wanita yang juga menjabat kepala DPMPTSP Jombang. jb-01/dsy

Berita Terbaru

‎Mobil Plat Merah Terlibat Laka Lantas Degan Sepeda Motor, Satu Pengendara Alami Patah Tulang

‎Mobil Plat Merah Terlibat Laka Lantas Degan Sepeda Motor, Satu Pengendara Alami Patah Tulang

Rabu, 09 Sep 2026 17:40 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 17:40 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Sebuah mobil pickup berplat merah yang diduga milik Dinas Lingkungan Hidup terlibat kecelakaan lalulintas dengan sepeda motor Yam…

Polisi Akhirnya Buka Suara, Kasus Meter Air PDAM Kota Madiun Masuk Tahap Lidik

Polisi Akhirnya Buka Suara, Kasus Meter Air PDAM Kota Madiun Masuk Tahap Lidik

Rabu, 09 Sep 2026 17:39 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 17:39 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Polres Madiun Kota akhirnya buka suara terkait persoalan meter air di PDAM Tirta Taman Sari Kota Madiun. Kapolres Madiun Kota AKBP R…

RSUD Notopuro, Kebut Pembangunan Gedung Wujud Pelayanan Kelas III Rasa Kelas I untuk Masyarakat

RSUD Notopuro, Kebut Pembangunan Gedung Wujud Pelayanan Kelas III Rasa Kelas I untuk Masyarakat

Rabu, 09 Sep 2026 17:33 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 17:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Komitmen meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat terus ditunjukkan RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo.Tahun ini banyak s…

Perkuat Stok Darah, PMI Kota Mojokerto Gencarkan Kolaborasi Donor Darah Bersama 

Perkuat Stok Darah, PMI Kota Mojokerto Gencarkan Kolaborasi Donor Darah Bersama 

Rabu, 09 Sep 2026 17:02 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 17:02 WIB

  SURABAYA PAGI. COM, Mojokerto - Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Mojokerto terus mendorong partisipasi masyarakat dalam membantu memenuhi kebutuhan darah …

Usai Rawat Inap, Pasien RSUD Dolopo Bisa Diantar Pulang Gratis

Usai Rawat Inap, Pasien RSUD Dolopo Bisa Diantar Pulang Gratis

Rabu, 09 Sep 2026 16:43 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 16:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Persoalan pasien tidak selalu selesai setelah menjalani perawatan dan dinyatakan tuntas. Bagi sebagian pasien, khususnya bagi mereka…

P-APBD Ponorogo 2026: Pendapatan Anjlok Rp115,9 Miliar, DPRD Soroti Ketimpangan Proyeksi dan Lonjakan BTT

P-APBD Ponorogo 2026: Pendapatan Anjlok Rp115,9 Miliar, DPRD Soroti Ketimpangan Proyeksi dan Lonjakan BTT

Rabu, 09 Sep 2026 15:37 WIB

Rabu, 09 Sep 2026 15:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo — Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Ponorogo 2026 diwarnai koreksi fiskal yang cukup tajam. Dewan P…