Terjangkit Wabah PMK, Harga Sapi di Pasar Hewan Kota Probolinggo Anjlok

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Peternak sapi di wilayah Kota Probolinggo, Jawa Timur. SP/ PRB
Ilustrasi. Peternak sapi di wilayah Kota Probolinggo, Jawa Timur. SP/ PRB

i

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Pasar Hewan Jrebeng Kidul, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo mulai lesu dengan harga penjualan ternak sapi yang mulai anjlok hingga 30 persen lantaran mewabahnya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) akhir-akhir ini.

"Ada wabah PMK harga sapi turunnya parah dan hancur harganya, turunnya harga mencapai 30 persen, kalau sapi harga Rp 20 juta menjadi Rp 10 juta, pembelinya sepi sekarang, sejak 4 bulan pembeli sepi di pasar hewan ini, kalau gak laku gak dibawa pulang takut nular ke lainnya di kandang, lebih baik dijual murah," kata salah satu pedagang sapi, Tohari, Minggu (19/01/2025).

Disatu sisi, memang banyak peternak dan pedagang enggan membawa sapi-sapinya dijual di pasar hewan. Dengan alasan takut tertular sapi yang terjangkit PMK. Sehingga membuat suasana pasar tidak seramai seperti biasanya. Baik pedagang maupun pengunjung beberapa pekan tidak seramai saat belum ada wabah PMK.

Pembeli rata-rata takut, usai membeli sapi di pasar hewan, ternyata terjangkit virus PMK dan mati saat perjalanan menuju luar kota. Jika sapi-sapinya tidak laku, para peternak akan menurunkan harga-harga hewan ternak lagi.

"Harga sapi turun mencapai 25 sampai 35 persen, sapi dari harga Rp 10 juta sekarang cuma Rp 7 juta, turun harga karena wabah penyakit PMK," ujar pedagang lainnya, Syarif saat ditemui di pasar hewan.

"Kalau gak laku ngak berani dibawa pulang, atau diturunkan lagi harganya, pembelinya sepi dari luar kota nggak ada yang datang, takut sejak ada wabah PMK, sapi yang dibeli takut mati, kalau sapi di Pasar Wonoasih sehat semua saat ini," tambahnya.

Sementara sesuai Standar Operasional (SOP), semua pedagang yang membawa sapi ternaknya ke Pasar Hewan Jrebeng Kidul wajib disemprot cairan desinfektan. Ini mengurangi penularan penyakit PMK sapi di pasaran. pr-01/dsy

Berita Terbaru

IHSG Ditutup Menguat Didukung Neraca Perdagangan Lebih dari Ekspektasi

IHSG Ditutup Menguat Didukung Neraca Perdagangan Lebih dari Ekspektasi

Selasa, 03 Nov 2026 07:03 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 07:03 WIB

SURABAYAPAGI.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin sore ditutup menguat didukung oleh data neraca perdagangan domestik…

Tegaskan Tak Ekspor Listrik ke Singapura, Bahlil: Izin di ESDM, Bukan Danantara

Tegaskan Tak Ekspor Listrik ke Singapura, Bahlil: Izin di ESDM, Bukan Danantara

Selasa, 03 Nov 2026 07:01 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 07:01 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia,…

Menperin Dorong Pemanfaatan Momentum Positif Industri Nasional

Menperin Dorong Pemanfaatan Momentum Positif Industri Nasional

Selasa, 03 Nov 2026 06:59 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 06:59 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Perindustrian (Menperin) Muhammad Sarmuji mendorong seluruh pemangku kepentingan untuk memanfaatkan momentum positif prospek…

50-60 Juta Ton Batu Bara RI Diduga Transit di Singapura

50-60 Juta Ton Batu Bara RI Diduga Transit di Singapura

Selasa, 03 Nov 2026 06:57 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 06:57 WIB

SURABAYAPAGI.com - Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian ESDM Tri Winarno mengatakan sebanyak 50-60 juta ton batu bara yang diekspor Indonesia…

Istri Sah Dwi Bagus Baru Tahu Suaminya Sudah Nikah Siri selama Dua Tahun

Istri Sah Dwi Bagus Baru Tahu Suaminya Sudah Nikah Siri selama Dua Tahun

Selasa, 03 Nov 2026 06:55 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 06:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Martha Amalia Ifl ahah, istri sah Dwi Bagus Martono, mengaku baru mengetahui suaminya memiliki istri siri yang telah dinikahi selama …

Pemakzulan Gibran Tak Jatuhkan Prabowo

Pemakzulan Gibran Tak Jatuhkan Prabowo

Selasa, 03 Nov 2026 06:53 WIB

Selasa, 03 Nov 2026 06:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Pakar Hukum Tata Negara, Denny Indrayana, menegaskan wacana pemakzulan (impeachment) terhadap Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka…