SURABAYAPAGI.COM, Blitar - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 7 Madiun meluncurkan layanan terbaru, yakni KA Madiun Jaya, yang siap menghubungkan Madiun dengan Pasar Senen, Jakarta.
Peluncuran ini ditandai dengan kegiatan Jalan Sehat Bersama sebagai bentuk sosialisasi dan promosi gaya hidup sehat, Jumat (31/01/2025).
KA Madiun Jaya, yang akan mulai beroperasi pada 1 Februari 2025 mendatang, menawarkan dua kelas kereta, yakni kelas Eksekutif dan kelas Ekonomi SS, dengan total kapasitas mencapai 580 tempat duduk.
Waktu tempuh perjalanan diperkirakan sekitar 9 jam 3 menit. KA Madiun Jaya ini, menjadikan pilihan transportasi yang kompetitif bagi masyarakat.
Hal itu disampaikan Vice President PT KAI Daop 7 Madiun, Suharjono pada Wartawan dalam keterangan Releasenya atas pentingnya layanan ini bagi masyarakat.
“KA Madiun Jaya bukan hanya sekadar kereta, tetapi juga solusi perjalanan yang efisien dan nyaman. Kami optimis kereta api akan menjadi pilihan utama bagi pelanggan,” kata Suharjono.
Untuk rute perjalanan KA Madiun Jaya mencakup beberapa stasiun penting dalam perjalanan yakni Magetan, Solo Balapan, dan Yogyakarta, sebelum tiba di Pasar Senen.
Sedang keberangkatan dari Madiun pukul 08.00 WIB dan tiba di Jakarta pukul 17.03 WIB.
“Layanan ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat,” jelasnya.
Sementara itu dalam kegiatan jalan sehat bersama ini, tidak hanya mengajak masyarakat untuk berolahraga, tetapi juga memperkenalkan keunggulan KA Madiun Jaya.
“Kegiatan ini merupakan cara kami untuk semakin mendekatkan layanan PT KAI kepada masyarakat dan mengajak mereka merasakan langsung manfaat transportasi berbasis rel,” imbuh Suharjono.
Dengan peluncuran KA Madiun Jaya ini, PT KAI menunjukkan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan serta memperkuat sinergi dengan berbagai pihak, demi mempermudah mobilitas masyarakat dan mendukung perekonomian daerah.
“PT KAI terus berupaya meningkatkan kualitas layanan serta memperkuat sinergi dengan berbagai pihak guna menghadirkan transportasi yang handal dan berdaya saing,” pungkasnya. Les
Editor : Moch Ilham