Program Kota Batu Mantu, Pemkot Gelar Sidang Isbat Nikah Gratis

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Puluhan pasangan ikuti sidang isbat nikah terpadu bertajuk 'Kota Batu Mantu' di Graha Pancasila, Balai Kota Among Tani, Batu. SP/ BTU
Puluhan pasangan ikuti sidang isbat nikah terpadu bertajuk 'Kota Batu Mantu' di Graha Pancasila, Balai Kota Among Tani, Batu. SP/ BTU

i

SURABAYAPAGI.com, Batu - Pemerintah Kota (Pemkot) Batu menggelar sidang isbat nikah gratis bagi warga sekitar yang berlangsung di Graha Pancasila, Balai Kota Among Tani, pada Rabu (05/02/2025). Sebanyak 83 pemohon dari total 323 pendaftar telah mendapatkan layanan dalam kegiatan ini.

Pada layanan sidang isbat nikah gratis tersebut, warga juga bisa mengikuti sidang penetapan asal usul anak, dan pembetulan biodata akta nikah. Sebanyak 13 pasangan yang mengikuti sidang isbat nikah, 44 orang yang mengajukan penetapan asal usul anak, serta 26 pemohon yang melakukan pembetulan biodata akta nikah. 

Pemerintah Kota Batu menanggung seluruh biaya sidang isbat yang seharusnya dikenakan tarif Rp 450 ribu, sehingga layanan ini dapat dinikmati secara gratis oleh masyarakat. 

Kegiatan ini direalisasikan lantaran Pemkot menerima banyak permintaan dari warga. Pasalnya, program ini juga bertujuan membantu masyarakat yang ingin menikah tanpa biaya. 

“Karena warga membutuhkan legalitas pernikahan dan kelengkapan administrasi kependudukan,” kata Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai, Kamis (06/02/2025).

Akhirnya, Pemkot Batu bekerja sama dengan Pengadilan Agama Malang, Kementerian Agama Kota Batu, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, serta Baznas kembali mengadakan Kota Batu Mantu.

“Kegiatan ini tidak hanya mempermudah masyarakat dalam memperoleh legalitas pernikahan, tetapi juga menjamin hak anak, terutama bagi mereka yang lahir dari pasangan yang belum memiliki status pernikahan resmi,” ujar Aries.

Bahkan jika masih ada perkara yang perlu disidangkan di masa mendatang, menurut Zadim, Pemkot Batu siap membantu penganggaran kembali. Sehingga melalui sidang terpadu ini, Pemkot Batu berharap masyarakat yang mengalami kendala dalam mendapatkan legalitas hukum bisa memperoleh bantuan dengan lebih terjangkau.

Dalam kegiatan ini, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Batu turut memberikan layanan gratis bagi masyarakat, termasuk pembuatan Kartu Keluarga (KK), KTP, Akta Pencatatan Sipil, Surat Keterangan Kependudukan, serta pendaftaran Identitas Kependudukan Digital (IKD). IKD merupakan sistem digital yang menyimpan dokumen kependudukan dalam perangkat ponsel.

Pasalnya, kegiatan ini menjadi yang terbesar di Kota Batu, mengingat jumlah peserta dan cakupan layanan yang lebih luas dibandingkan kegiatan serupa sebelumnya. Namun dengan adanya kolaborasi yang baik antara berbagai instansi menunjukkan bahwa dengan sinergi, hak-hak sipil masyarakat dapat terjamin dengan lebih baik. bt-01/dsy

Berita Terbaru

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…

Harga Kedelai Melonjak Ugal-ugalan, Produsen Tempe di Lumajang Terancam Tak Sanggup Produksi Lagi

Harga Kedelai Melonjak Ugal-ugalan, Produsen Tempe di Lumajang Terancam Tak Sanggup Produksi Lagi

Minggu, 05 Apr 2026 13:56 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 13:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Para produsen tempe di Lumajang, Jawa Timur mengeluh dan menjerit usai harga kedelai melonjak ugal-ugalan yang juga dipicu imbas…