Campuri Politik Eropa, Awal 2025 Penjualan Tesla ‘Elon Musk’ Anjlok

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tesla Model Y terbaru di Pasar Eropa. SP/ JKT
Tesla Model Y terbaru di Pasar Eropa. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Tesla baru-baru ini mengumumkan kabar buruk terkait penjualannya di awal tahun 2025. Pasalnya, usai Elon Musk pemilik merek Tesla tersebut mencampuri urusan politik Eropa, menimbulkan masalah serius pada penurunan penjualan yang terjadi di pasar-pasar utama Tesla, termasuk Prancis, Jerman, dan Inggris, negara-negara dengan daya beli tinggi.

Diketahui, untuk penurunan penjualan paling buruk pertama terjadi di Jerman dengan turun 59 persen semakin memperdalam rekor buruk Tesla di jerman setelah penurunan 41 persen sepanjang tahun 2024.

Sedangkan di Prancis, penjualan Tesla juga terjun bebas bahkan hingga 63 persen, berbanding terbalik dengan pasar mobil secara keseluruhan yang hanya mengalami penurunan 6 persen, dan penjualan mobil listrik yang bahkan hanya turun 0,5 persen, Kamis (06/02/2025).

Meski tak separah Prancis dan Jerman, Inggris juga mencatat penurunan penjualan Tesla sebesar 12 persen. Namun, yang lebih mengkhawatirkan, pasar mobil listrik di Inggris justru melonjak 35 persen di bulan Januari dibandingkan tahun sebelumnya. 

Fakta bahwa tidak ada model Tesla yang masuk dalam daftar 10 mobil terlaris di Inggris bulan lalu menjadi pukulan telak bagi perusahaan. Penurunan juga tercatat di negara-negara Skandinavia dan Belanda, seperti Swedia (44 persen), Norwegia (38 persen), dan Belanda (42 persen).

Sementara itu, beberapa faktor yang menjadi penyebab anjloknya penjualan Tesla di Eropa. Jajaran model Tesla yang terbatas dan terkesan ketinggalan zaman diduga menjadi salah satu penyebabnya. Namun, faktor yang paling signifikan mungkin adalah perilaku CEO Tesla, Elon Musk. Keterlibatan Musk dalam politik Eropa, terutama dalam mendukung gerakan sayap kanan.

Diduga kuat menjadi sentimen negatif bagi konsumen di benua tersebut. Konsumen Eropa, yang semakin peduli dengan isu-isu sosial dan politik, tampaknya mulai menjauhi merek yang diasosiasikan dengan perilaku pemiliknya yang kontroversial. jk-01/dsy

Berita Terbaru

Ormas Gerakan Lingkungan Dukung Kortastipidkor Polri Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Ormas Gerakan Lingkungan Dukung Kortastipidkor Polri Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Jumat, 10 Jul 2026 21:13 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Gerakan untuk Lingkungan, Rusdi Legowo, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Korps Pemberantasan…

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Fraksi DPRD Pertanyakan SILPA Rp154,7 Miliar

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Fraksi DPRD Pertanyakan SILPA Rp154,7 Miliar

Jumat, 10 Jul 2026 19:50 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 19:50 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Besarnya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp154,79 miliar di tengah kebijakan efisiensi anggaran …

Sidang Kasus Maidi: Sekda Soeko Akui Minta Rp.50 Juta ke Thariq Megah 

Sidang Kasus Maidi: Sekda Soeko Akui Minta Rp.50 Juta ke Thariq Megah 

Jumat, 10 Jul 2026 19:11 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 19:11 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Madiun Soeko Dwi Handiarto mengakui pernah meminta uang sebesar Rp50 juta kepada mantan Kepala Dinas …

APROKI Ungkap Tantangan Sektor Konstruksi Jatim Serap hingga 210 Ribu Pekerja

APROKI Ungkap Tantangan Sektor Konstruksi Jatim Serap hingga 210 Ribu Pekerja

Jumat, 10 Jul 2026 18:47 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Industri konstruksi di Jawa Timur tak hanya menjadi penggerak pembangunan infrastruktur, tetapi juga berperan besar dalam menciptakan…

APCI Tolak Kemasan Rokok Seragam, Sebut Ancam Nasib 1,5 Juta Petani Cengkeh

APCI Tolak Kemasan Rokok Seragam, Sebut Ancam Nasib 1,5 Juta Petani Cengkeh

Jumat, 10 Jul 2026 18:44 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 18:44 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Rencana pemerintah menerapkan kebijakan penyeragaman kemasan rokok kembali menuai penolakan. Kali ini, keberatan datang dari Asosiasi…

Reputasi Digital Tak Boleh Jadi Alasan Menghapus Karya Jurnalistik

Reputasi Digital Tak Boleh Jadi Alasan Menghapus Karya Jurnalistik

Jumat, 10 Jul 2026 18:42 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 18:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Upaya menjaga reputasi digital semakin marak dilakukan di tengah mudahnya informasi ditemukan melalui mesin pencari. Namun, permintaan …