Beberapa Lelaki yang Berpesta Gay, Beristri, Ada Dokter, Guru hingga Karyawan Swasta

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Polisi mengungkap dua pria host penyelenggara pesta seks sesama jenis laki-laki atau gay di hotel kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, sudah beristri. Polisi heran! Apalagi para host dulunya pernah tergabung dalam pesta gay yang diselenggarakan pihak lain.

Polisi mengungkap 'arisan' pesta gay yang digelar trio host di hotel kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, diikuti 56 peserta. Para peserta dari berbagai kalangan profesi, ada yang bekerja sebagai dokter hingga guru.

"Profesinya macam-macam, paling banyak karyawan swasta ada 48 orang. Kemudian ada guru bahasa Arab 1 orang, dokter 1 orang, personal trainer 2 orang, karyawan kontrak Avsec ada 1 orang, ada juga yang nggak bekerja 3 orang," ujar Kasubdit Renakta Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Iskandarsyah dalam keterangannya, Kamis (6/2/2025).

"Untuk tersangka, dua yang sudah berkeluarga. Yang membiayai," tambah Kompol Mohamad Iskandarsyah.

Kasubdit Renakta Ditreskrimum Polda Metro Jaya, tak menyebut keduanya sudah memiliki anak ataukah belum. RH dan RE sempat bekerja di sektor swasta. Namun, dikarenakan terjerat kasus itu, kini mereka telah diberhentikan dari pekerjaannya.

"Mereka bekerja di swasta tapi sudah dihentikan di pekerjaannya karena perilaku seksualnya sudah diketahui," ucap dia.

Sementara itu, sambung Iskandarsyah, puluhan peserta pesta memiliki latar belakang pekerjaan yang beragam. Tiap peserta yang mengikuti pesta dipilih secara acak berdasarkan rekomendasi. Kini, beberapa peserta telah dijadikan sebagai saksi kunci untuk memperkuat bukti pidana ketiga tersangka.

"Peserta ada beberapa yang kita jadikan sebagai saksi kunci juga karena di situ mengetahui dan kooperatif, jadi yang difokuskan hanya saksi yang mengetahui kejadian dan mendengar kasus terkait pesta gay tersebut," ujar dia.

 

Tersangka Sudah Berkeluarga Biayai

Tiga tersangka ini berinisial RH alias R dan RE alias E. Ketiganya sudah mempunyai istri.

"Untuk tersangka, yang sudah berkeluarga, yang membiayai (gelaran pesta seks). Jadi mempunyai ide berdasarkan event yang lain. Akhirnya dia mencoba untuk kita buat sendiri aja, kita buat event baru di TKP terakhir tersebut. Terinspirasi, dia mempunyai dana. Kita bagi dua, kita sewa kamar, dan nanti ada perekrut, tersangkanya untuk merekrut," kata Kasubdit Renakta Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Iskandarsyah saat dihubungi, Kamis (6/2/2025).

 

Dalami dengan Digital Forensik

Selain ada tiga host pesta gay yang juga sudah ditetapkan sebagai tersangka, ada pria BP alias D yang berperan merekrut para peserta pesta seks.

Pesta gay yang diikuti para host sebelumnya juga digelar di Jakarta. Namun demikian, pihak kepolisian masih mendalami lokasi pasti dan pihak terlibat dengan metode digital forensik melalui ponsel para tersangka.

"Handphone-nya sedang kita laksanakan digital forensik. Jadi pada saat diamankan handphone langsung kita masukkan digital forensik untuk didalami. Nanti pada saat sudah ada hasilnya, kita ada penemuan pengembangan lebih lanjut, pasti pengungkapan kita kembangkan lagi," jelasnya.

Kasus itu diungkap Subdit Renakta Ditreskrimum Polda Metro Jaya pada Sabtu (1/2) malam. Total ada 56 orang laki-laki yang diamankan pihak kepolisian. Polisi turut mengamankan alat kontrasepsi hingga obat anti HIV di lokasi.

Para peserta menggunakan stiker glow in the dark selama pelaksanaan pesta seks. Para host sengaja menyewa kamar jenis deluxe yang berukuran lebih besar untuk gelaran pesta seks yang diikuti puluhan peserta.

 

Menyewa kamar jenis deluxe yang berukuran lebih besar

"Mereka menyewa satu kamar melalui aplikasi. Jenis kamar deluxe," tambah Kompol Iskandarsyah .

Kamar deluxe tersebut disewa dengan harga Rp 1,4 juta. Host pesta gay pria RH alias R dan pria RE alias E patungan untuk menyewa kamar hotel tersebut.

"Rp 1,4 juta, ditanggung oleh dua tersangka itu. Dua orang yang patungan. Yang satu lagi (tersangka BP alias D) dia bagian merekrut. Tugasnya hanya merekrut saja itu, mencari peserta," tuturnya.

Dari video yang beredar terlihat penyidikmendatangi salah satu kamar di hotel Kuningan. Di sana ada puluhan laki-laki yang terlibat pesta seks sesama jenis. Para peserta tersebut menutupi wajahnya saat digiring penyidik. Mereka lantas digiring penyidik ke Polda Metro Jaya untuk diperiksa lebih lanjut.

Berdasarkan penyelidikan sementara, pesta gay yang digelar para host yang saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka baru pertama kali dilakukan. Namun diketahui bahwa para host pernah menjadi peserta di pesta gay lain yang digelar di Jakarta.

Pihak hotel mengaku tidak mengetahui  kamar yang disewanya tersebut dijadikan tempat pesta seks. Iskandarsyah menyebutkan pihak hotel kooperatif dan membantu kepolisian saat melakukan penggerebekan.

"Si para tersangka ini menggunakan aplikasi, jadi pihak hotel tidak mengetahui, tapi pihak hotel kooperatif sama kita. Karena pada saat kita melakukan penggerebekan di lokasi itu termasuk dengan bantuan pihak hotel, tidak ada kerusakan dari fasilitas hotel, jadi memang dibantu oleh mereka sampai dengan olah TKP," jelasnya. n, jk, erc, rmc

Berita Terbaru

Kasus Dugaan Penggelapan Rp 28 Miliar, Kuasa Hukum Rahmat Muhajirin Ungkap Perkembangan di Bareskrim dan Polda Jatim

Kasus Dugaan Penggelapan Rp 28 Miliar, Kuasa Hukum Rahmat Muhajirin Ungkap Perkembangan di Bareskrim dan Polda Jatim

Minggu, 12 Apr 2026 17:29 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 17:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Perkembangan laporan dugaan tindak pidana penggelapan dan laporan palsu yang dilaporkan pihak Subandi terhadap kliennya, terus…

DPRD Tetapkan Program Pembentukan Perda Kabupaten Sumenep Tahun 2026

DPRD Tetapkan Program Pembentukan Perda Kabupaten Sumenep Tahun 2026

Minggu, 12 Apr 2026 16:30 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 16:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Sumenep menggelar Rapat Paripurna  dengan agenda Penetapan Program Pembentukan P…

Tabayyun 189 Calon Ketua DPC PKB Jatim Ikut  UKK Tahap Satu, Lulus Baru Bisa Maju

Tabayyun 189 Calon Ketua DPC PKB Jatim Ikut UKK Tahap Satu, Lulus Baru Bisa Maju

Minggu, 12 Apr 2026 16:20 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 16:20 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Malang – Sebanyak 189 calon Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB se-Jawa Timur telah mengikuti tahapan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) t…

Bukan Dicuri, Hilangnya Lampu Lalin di Perak Timur Gegara Kejatuhan Dahan Pohon

Bukan Dicuri, Hilangnya Lampu Lalin di Perak Timur Gegara Kejatuhan Dahan Pohon

Minggu, 12 Apr 2026 15:31 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 15:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini, media sosial (medsos) dihebohkan dengan video lampu lalu lintas yang hilang di Traffic Light Jalan Perak Timur.…

Libatkan 40 Cabor, Piala Wali Kota Surabaya 2026 Jadi Ajang Seleksi Atlet Porprov 2027

Libatkan 40 Cabor, Piala Wali Kota Surabaya 2026 Jadi Ajang Seleksi Atlet Porprov 2027

Minggu, 12 Apr 2026 15:19 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai mematangkan pembinaan atlet menuju ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Jawa Timur…

Dukung Efisiensi BBM, Pemkot Surabaya Lelang Puluhan Kendaraan Dinas dengan Masa Pakai Lebih dari 7 Tahun

Dukung Efisiensi BBM, Pemkot Surabaya Lelang Puluhan Kendaraan Dinas dengan Masa Pakai Lebih dari 7 Tahun

Minggu, 12 Apr 2026 14:53 WIB

Minggu, 12 Apr 2026 14:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam rangka mendukung efisiensi penggunaan bahan bakar minyak (BBM), Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai melelang sebanyak…