BPBD Lumajang Imbau Pakai Masker dan Kacamata, Antisipasi Hujan Abu Semeru

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
unung Semeru yang terpantau dari Kabupaten Lumajang hujan abu vulkanik. SP/ LMJ
unung Semeru yang terpantau dari Kabupaten Lumajang hujan abu vulkanik. SP/ LMJ

i

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Mengantisipasi dampak hujan abu vulkanik Gunung Semeru, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang, Jawa Timur, mengimbau masyarakat menggunakan masker dan kacamata saat keluar rumah.

Pasalnya, kondisi terkini di wilayah terdampak hujan abu vulkanik tersebut dipicu akibat angin kencang di puncak Gunung Semeru, dimana abu vulkanik tersebut berhamburan di udara dan bukan karena dampak dari erupsi.

Selain menyebabkan hujan abu vulkanik, angin kencang juga menghambat observasi kolom asap erupsi Gunung Semeru. Sehingga, dengan imbauan penggunaan masker dan kacamata pelindung dapat mengurangi risiko gangguan kesehatan warga sekitar akibat debu vulkanik. 

"Kami mengimbau masyarakat agar memakai masker dan kacamata untuk melindungi pernapasan dan mencegah iritasi mata," kata Petugas Pusdalops BPBD Lumajang Nur Cahyo, Minggu (09/02/2025).

"Pemantauan terus dilakukan dan warga telah diberi arahan mengenai perlindungan diri. Kami imbau warga untuk menggunakan masker dan kacamata pelindung guna mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat debu vulkanik," imbuhnya.

Diketahui sebelumnya, sejak 2 Februari 2025, material vulkanik yang tertiup angin menyebabkan tiga kecamatan yakni Kecamatan Pasrujambe, Candipuro, dan Pronojiwo terkena sebaran debu vulkanis dari material vulkanik yang terbawa angin 

Pasalnya, fenomena tersebut bukan disebabkan oleh erupsi, melainkan longsoran material vulkanik yang berada di tebing Gunung Semeru yang terhempas oleh angin kencang.

Hingga kini, BPBD Lumajang memastikan bahwa dampak abu vulkanik belum meluas dengan terus memantau kondisi terkini di wilayah. BPBD Lumajang juga telah memberikan arahan kepada warga di daerah terdampak mengenai pentingnya perlindungan diri. lj-01/dsy

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…