SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Baru-baru ini aksi pencurian lampu belakang pikap Ford F-Series marak terjadi di Texas, Amerika Serikat. Bahkan, lampu LED canggih yang terpasang pada pikap keluaran terbaru ini memang menjadi incaran para pelaku, Senin (10/02/2025).
Bahkan, maraknya kasus ini telah menjadi perhatian publik. Media lokal, Fox26, bahkan mengangkatnya sebagai berita utama. Rupanya, selain harganya mahal, lampu belakang pikap cukup mudah diakses dari luar kendaraan membuat truk menjadi target utama bagi pencuri.
Bahkan, pikap yang terkunci sekalipun tidak aman. Pelaku hanya perlu membuka sedikit penutup bak belakang untuk mengakses dan melepaskan lampu-lampu tersebut.
Diketahui, sejak bulan September, tercatat 34 truk menjadi korban, dengan total kerugian mencapai lebih dari 92.000 dolar AS atau sekitar Rp1,4 miliar. Angka ini sangat fantastis, mengingat yang dicuri hanyalah lampu belakang.
Mahalnya harga lampu belakang ini disebabkan oleh teknologi LED dan sensor blind-spot monitoring yang terintegrasi di dalamnya. Untuk mengganti sepasang lampu belakang saja, pemilik truk harus merogoh kocek antara 2.500 hingga 6.000 Dolar AS (sekitar Rp 40,6 juta hingga Rp 97,5 juta) tergantung model.
Tentu saja maraknya aksi kriminal tersebut membuat komunitas pemilik pikap Ford pun resah. Beberapa perusahaan mulai menawarkan solusi pencegahan, seperti pelat logam yang menghalangi akses ke kunci penutup bak belakang. Salah satunya adalah Latchlid, yang didirikan oleh Margot dan Tim Mcguire setelah truk mereka menjadi korban pencurian lampu belakang dua kali dalam setahun. jk-04/dsy
Editor : Desy Ayu