Dishub Tulungagung Ajukan Tambahan Anggaran Operasional Bus Sekolah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Operasional bus sekolah di Kabupaten Tulungagung yang melayani kepulangan siswa. SP/ TLG
Operasional bus sekolah di Kabupaten Tulungagung yang melayani kepulangan siswa. SP/ TLG

i

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, sedang mengupayakan tambahan anggaran untuk mengoptimalkan operasional layanan bus sekolah di tahun 2025.

Pasalnya, menurut Plt. Kabid Angkutan dan Sarana Dinas Perhubungan (Dishub) Tulungagung, Aries Prasetyo, setelah dihitung, anggaran operasional bus sekolah di Kabupaten Tulungagung itu hanya memenuhi kebutuhan selama empat bulan saja.

"Anggarannya memang minim. Tapi sebelum habis, kami ajukan tambahan (anggaran)," jelas Aries, Jumat (14/02/2025).

Oleh karenanya, Dishub Tulungagung berupaya mengajukan tambahan anggaran kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) sebelum anggaran habis pada April 2025 ini.

Selain itu, pihaknya juga berharap ada tambahan dana melalui Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) agar layanan bus sekolah bisa tetap berjalan hingga akhir tahun.

"Nanti saat PAK juga biasanya ada evaluasi. Koordinasi terus kami lakukan dengan TAPD untuk memastikan layanan bus sekolah tetap bisa beroperasi hingga akhir tahun," katanya.

Diketahui, terdapat sembilan angkutan bus sekolah dan satu elf untuk melayani para pelajar. Meski sudah beroperasi normal namun anggaran untuk sembilan bus sekolah itu terbilang minim. 

Sesuai dengan Perpres nomor 33 tahun 2020 tentang standar harga satuan regional, kendaraan roda enam yang beroperasi mendapatkan anggaran sebesar Rp 37.110.000. Namun, untuk satu unit bus bahkan tidak bisa dioperasikan karena mengalami kerusakan mesin.

Sedangkan untuk rute layanan bus sekolah mencakup Kecamatan Ngunut, Bandung, Gondang, Ngantru, Kalidawir, serta beberapa desa seperti Kromasan dan Srikaton. Dengan jarak tempuh yang cukup jauh, keterbatasan anggaran menjadi tantangan utama dalam keberlanjutan operasionalnya.

Selain bus sekolah, pihaknya tetap akan menggandeng 31 pemilik Angkutan Pedesaan, guna melayani pelajar yang berangkat dan jemput pulang sekolah. "Kalau yang angkot itu kita operasionalnya kita berikan Rp 150.000, itu kalau yang pemilik angkot masih mengantar penumpang ya tidak apa-apa, yang penting jemput dan antar sekolahnya itu pada pagi dan siang hari," pungkasnya. tl-02/dsy

Berita Terbaru

Berdayakan UMKM Lewat TJSL, PLN UIT JBM Dukung Pengembangan Batik Tin Gundih

Berdayakan UMKM Lewat TJSL, PLN UIT JBM Dukung Pengembangan Batik Tin Gundih

Jumat, 11 Sep 2026 21:29 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 21:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Komitmen PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat t…

Jumat Berkah, Polres Blitar Tingkatkan Kedekatan dan Pelayanan Masyarakat

Jumat Berkah, Polres Blitar Tingkatkan Kedekatan dan Pelayanan Masyarakat

Jumat, 11 Sep 2026 16:54 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 16:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Guna meningkatkan kedekatan dan pelayanan untuk masarakat, Polres Blitar kali ini melalui kegiatan Jumat Berkah yang digelar di…

Kemarau Melanda, Satlantas Polres Gresik Salurkan Air Bersih ke Warga Pandanan

Kemarau Melanda, Satlantas Polres Gresik Salurkan Air Bersih ke Warga Pandanan

Jumat, 11 Sep 2026 16:25 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 16:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Musim kemarau mulai dirasakan warga di sejumlah wilayah Kabupaten Gresik. Kondisi tersebut mendorong Satuan Lalu Lintas (Satlantas) P…

Literasi Tak Lagi Sekadar Membaca, Sampoerna Academy Dorong Siswa Ubah Gagasan Menjadi Karya

Literasi Tak Lagi Sekadar Membaca, Sampoerna Academy Dorong Siswa Ubah Gagasan Menjadi Karya

Jumat, 11 Sep 2026 14:59 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 14:59 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Kemampuan literasi anak menghadapi tantangan yang semakin kompleks di tengah derasnya arus informasi digital. Literasi tidak lagi s…

Diklaim Bikin Resah, Warga Tambakbayan Ponorogo Segel Outlet Diduga Penjual Miras

Diklaim Bikin Resah, Warga Tambakbayan Ponorogo Segel Outlet Diduga Penjual Miras

Jumat, 11 Sep 2026 14:27 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 14:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo — Puluhan warga Lingkungan Trunodangsan, Kelurahan Tambakbayan, Kabupaten Ponorogo, menyegel sebuah outlet yang diduga menjual m…

Hadapi De Red FC, Kendal Tornado FC Tegaskan Target Promosi ke Liga 1

Hadapi De Red FC, Kendal Tornado FC Tegaskan Target Promosi ke Liga 1

Jumat, 11 Sep 2026 14:16 WIB

Jumat, 11 Sep 2026 14:16 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Kendal Tornado FC langsung memasang target tinggi pada laga perdana Pegadaian Championship 2026/2027. Tim asal Kendal tersebut m…