Cek Kesehatan Gratis Kado Ulang Tahun Dimulai di Kabupaten Sampang 

author Gandi Isharyanto Koresponden Sampang

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sekdakab Sampang Yuliadi Setiawan saat meninjau pelaksanaan cek kesehatan gratis kado ulang
Sekdakab Sampang Yuliadi Setiawan saat meninjau pelaksanaan cek kesehatan gratis kado ulang

i

SURABAYAPAGI.COM, Sampang - Cek kesehatan gratis untuk seluruh masyarakat Indonesia sebagai bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC), atau Quick Win, Presiden Prabowo Subianto mulai dilaksanakan di kabupaten Sampang.

Melalui Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes KB) Kabupaten Sampang, meluncurkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG).

Launching program CKG ini dilaksanakan di UPTD Puskesmas Kamoning, Kecamatan/Kabupaten Sampang oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sampang H Yuliadi Setiawan, didampingi Kepala Dinkes KB setempat, dr Abdulloh Najich serta beberapa jajaran pejabat di lingkungan Dinkes KB dan Puskesmas Kamoning, Senin (17/2/2025) siang.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sampang H Yuliadi Setiawan mengatakan, pemerintah melalui UPTD Puskesmas di seluruh Kabupaten Sampang sudah siap memberikan pengecekan kesehatan gratis bagi warga Sampang.

Di hari pertama ini sudah ada sejumlah warga yang ulang tahun melakukan cek kesehatan gratis, dan nanti siapapun yang ulang tahun silahkan datang ke Puskesmas dengan cukup menunjukkan KTP nanti disitu akan dilayani cek kesehatan gratis oleh petugas Puskesmas setempat.

“CKG ini di antaranya, mulai dari berat badan, tinggi badan dan tensi serta cek kesehatan lainnya. Jadi kalau misalnya setelah pemeriksaan harus ada penanganan lebih lanjut atau rujukan akan ditindaklanjuti untuk mencegah potensi lebih parah,” ujarnya.

Yuliadi Setiawan menjelaskan dengan di launchingnya program CKG tentu bagaimana pemerintah menjamin memberikan layanan kesehatan lebih baik kepada masyarakat. Artinya, jika ada deteksi dini dan berpotensi lebih parah bisa segera ditangani.

Program ini masih baru dan akan dilakukan sosialisasi ke masyarakat baik melalui media sosial dan seluruh petugas di seluruh Puskesmas Kabupaten Sampang.

“Namun, karena ini baru mulai maka setiap Puskesmas di kabupaten Sampang bisa melayani CKG maksimal 30 orang per hari,” ungkapnya. gan

Berita Terbaru

RI Ikut Negosiasi Tata Kelola Global

RI Ikut Negosiasi Tata Kelola Global

Rabu, 16 Sep 2026 07:47 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 07:47 WIB

SURABAYAPAGI.com – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan negara-negara berkembang perlu menjadi bagian dari proses p…

Survei, Industri Perbankan Optimistik

Survei, Industri Perbankan Optimistik

Rabu, 16 Sep 2026 07:44 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 07:44 WIB

SURABAYAPAGI.com – Optimisme industri perbankan masih terjaga hingga kuartal III-2026, meski ketidakpastian ekonomi global dan domestik masih membayangi. Hal i…

REKAYASA SISTEMIK MULAI DIBUKA OLEH JPU

REKAYASA SISTEMIK MULAI DIBUKA OLEH JPU

Rabu, 16 Sep 2026 07:43 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 07:43 WIB

Pembaca Yth, Sejak awal saya sudah mencium, saya ini korban rekayasa sistemik. Saya protes ke penyidik dengan akal waras. Protes bahwa saya Bahwa saya tidak…

Aktor Atalarik Syach, tak Dilayani PN Adu ke MA

Aktor Atalarik Syach, tak Dilayani PN Adu ke MA

Rabu, 16 Sep 2026 07:37 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 07:37 WIB

SURABAYAPAGI.com - Badan Pengawasan (Bawas) Mahkamah Agung (MA) merespons aduan aktor Atalarik Syach terkait dugaan kejanggalan eksekusi tanah oleh Pengadilan…

Fahd A Rafiq, Politikus Golkar 3x DiOTT KPK

Fahd A Rafiq, Politikus Golkar 3x DiOTT KPK

Rabu, 16 Sep 2026 07:34 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 07:34 WIB

SURABAYAPAGI.com – KPK sudah selesai melakukan gelar perkara atas operasi tangkap tangan (OTT) di kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bogor. KPK m…

Wakil Menteri ATR/BPN Bereaksi OTT Suap Pengurusan HGB

Wakil Menteri ATR/BPN Bereaksi OTT Suap Pengurusan HGB

Rabu, 16 Sep 2026 07:29 WIB

Rabu, 16 Sep 2026 07:29 WIB

SURABAYAPAGI.com – OTT berkaitan dengan suap pengurusan HGB di Kabupaten Bogor, ditanggapi Wakil Menteri ATR/BPN Ossy Dermawan meminta publik menunggu k…