Kabar Trade-Off Penangguhan Penahanan Sekjen PDIP

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Beredar isu retret kepala daerah kader PDIP di Magelang ditukar atau trade off dengan persetujuan penangguhan penahanan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.

Tim hukum Hasto Kristiyanto mengaku tidak tahu.

Isu mengenai pertukaran retret kepala daerah kader PDIP dengan penangguhan penahanan Hasto itu beredar di sosial media. Dalam kabar beredar itu, disebutkan kepala daerah akan bergabung ke retret pada Senin, 24 Februari 2025 setelah penahanan Hasto ditangguhkan.

Dikonfirmasi terpisah, kuasa hukum Hasto, Maqdir Ismail mengaku tidak mengetahui mengenai kabar tersebut. Kata Maqdir, tim hukum Hasto tidak ikut-ikutan membicarakan mengenai retret kepala daerah di Magelang.

"Saya tidak tahu infonya dan kami tim hukum tidak ikut membicarakan masalah retret," kata Maqdir kepada detikcom, Minggu (23/2/2025).

 

Maqdir, Soroti Surat Perintah Penahanan

Maqdir Ismail, menilai bahwa surat perintah penahanan kliennya oleh KPK tidak sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. “Jadi yang ingin saya sampaikan secara tegas adalah surat perintah penahanan ini tidak sesuai dengan ketentuan Undang-Undang KPK,” kata Maqdir dalam konferensi pers di Kantor DPP PDIP. Maqdir menerangkan bahwa surat perintah penahanan Hasto ditandatangani oleh Ketua KPK Setyo Budiyanto. Hal ini dianggap tidak sesuai dengan ketentuan dalam Undang-Undang (UU) Nomor 19 Tahun 2019.

Penampakan Tank-tank Israel Memasuki Tepi Barat, Pertama Kalinya dalam 20 Tahun “Perlu diketahui bahwa berdasarkan UU Nomor 19 Tahun 2019, pimpinan KPK itu bukan lagi sebagai penyidik dan tidak juga menjadi penuntut umum,” ucap Maqdir.

Berdasarkan ketentuan itu, Maqdir menyatakan bahwa pimpinan KPK tidak dapat bertindak sebagai penyidik dan memutuskan penahanan terhadap Hasto. Sebab, lanjut Maqdir, kewenangan untuk melakukan penahanan terhadap tersangka berada di tangan penyidik yang menangani perkara. “Sehingga menurut hemat kami, kalau kita tafsirkan bunyi dari pasal ini, pasal 21 ini, maka pimpinan KPK tidak bisa bertindak sebagai penyidik dalam hal ini,” kata Maqdir.

 

Hasto Siap Ikuti Retret

Wali Kota Jogjakarta Hasto Wardoyo menyampaikan, hingga kemarin seluruh kepala daerah dari kader PDIP sudah berkumpul di Magelang dan siap untuk mengikuti retret. Namun, pihaknya menunggu instruksi lanjutan dari DPP partai.

’’Saya kira semua sudah paham ya, hari ini kita menunggu keputusan dari DPP PDI Perjuangan yang masih sangat dinamis di Jakarta. Pada prinsipnya, kita semua siap untuk melakukan retret dan kita bahkan sudah ada di Magelang,” jelasnya saat ditemui di salah satu kafe di Kota Magelang, Sabtu (22/2).

Hasto mengatakan, Megawati Soekarnoputri melalui Pramono Anung telah memberikan instruksi dan arahan kepada seluruh kepala daerah yang merupakan kader PDIP. Intinya, mereka akan tetap mengikuti retret. Namun, jadwalnya akan diatur kemudian.

Dia mengatakan bahwa Pramono Anung sudah berkomunikasi dengan pemerintah maupun penyelenggara retret di Magelang.

’’Saya kira itu arahannya bahwa kita kompak, ini sebanyak 55 orang nanti bersama-sama ikut retret yang sudah dikomunikasikan beliau (Pramono Anung, Red). Belum hari ini, tapi semua akan ikut,” terangnya.

 

Kata Masinton Pasaribu

Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu menambahkan, hasil bincang-bincang dengan Pramono Anung dan arahan dari Ketua Umum, pada prinsipnya semua siap mengikuti retret.’’Waktunya akan ditentukan. Sama dengan Pak Hasto ya, maka kami standby di Magelang sambil menunggu arahan lanjut dari Ibu Ketua Umum,” ucapnya. n md/erc/rmc

Berita Terbaru

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Upaya serius mengatasi persoalan sampah terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Gresik. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui p…

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk berkontribusi aktif dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global melalui…

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Sejarah Perang Dunia II, Indonesia Tidak Terlibat Langsung Perang tapi Tetap Terdampak   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang …

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Sidang Praperadilannya Dikawal Puluhan Banser. KPK tak Hadir, Ditunda 3 Maret      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gu…

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) heran dengan harga jual laptop Chromebook dari PT Hewlett-Packard Indonesia (HP) lebih murah daripada…

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mitigasi potensi risiko korupsi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, mulai dibahas Tim…