Cuaca Ekstrem saat Ramadhan, Harga Cabai di Madiun Rp 82 Ribu per Kg

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Pedagang cabai di Pasar Tradisional Madiun, Jawa Timur. SP/ MDN
Ilustrasi. Pedagang cabai di Pasar Tradisional Madiun, Jawa Timur. SP/ MDN

i

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Menjelang bulan Ramadhan, harga cabai di pasar tradisional di Kabupaten Madiun, Jawa Timur, melonjak tinggi hingga Rp 82.000 per kilogram. Kenaikan harga cabai mulai dirasakan sejak sepekan terakhir. 

Kenaikan harga cabai dipicu oleh anjloknya panen petani akibat cuaca ekstrem. Bahkan, harga cabai rawit naik Rp 5.000 hingga Rp 10.000 per kilogram setiap harinya. 

“Harga sekarang per kilogramnya Rp 82.000. Padahal kemarin itu masih Rp 72.000 per kilogram. Harga cabai sekarang naiknya sehari bisa Rp 5.000 sampai Rp 10.000 per kilogram,” jelas Mariana, salah satu pedagang cabai di Pasar Pagotan, Geger, Rabu (26/02/2025).

Padahal, masih kata mariana, normalnya harga cabai rawit di pasaran berkisar Rp 50.000. Namun, menjelang hari besar, harga cabai rawit merangkak naik setiap harinya. 

Tak hanya itu, kenaikan harga cabai meningkat terus lantaran permintaan masyarakat yang banyak. Sedangkan untuk ketersediaan cabai di pasaran terbatas jumlahnya. 

Sehingga, berkurangnya pasokan cabai rawit di pasaran menjadikan barang sedikit sehingga harganya naik. Selain cabai rawit, harga cabai merah besar dan cabai keriting juga ikut naik. Semisal, harga cabai merah besar di Rp 45.000 per kilogram dan cabai keriting di Rp 42.000 per kilogram. 

Warga memilih mengurangi pembelian bahan pokok yang mengalami kenaikan tinggi. Terlebih, masih banyak bahan pokok lain yang harus dipenuhi untuk kebutuhan sehari-hari.

Warga sekitar berharap saat bulan Ramadhan nanti harga kebutuhan pokok turun. Untuk itu, ia meminta pemerintah turun tangan menekan harga kebutuhan pokok di pasaran agar kembali normal. md-01/dsy

Berita Terbaru

Laila Mufidah Temukan  TPS Lintas Wilayah Berlaku Denda Cas

Laila Mufidah Temukan  TPS Lintas Wilayah Berlaku Denda Cas

Selasa, 24 Feb 2026 03:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 03:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Alangkah terkejutnya Wakil Ketua DPRD Surabaya Laila Mufidah saat melakukan sidak ke TPS Rungkut Menanggal. Pimpinan Dewan…

Wakil DPRD Surabaya Minta Pemkot dan Pengembang Tak Tutup Mata

Wakil DPRD Surabaya Minta Pemkot dan Pengembang Tak Tutup Mata

Selasa, 24 Feb 2026 03:37 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 03:37 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Wakil DPRD Surabaya Laila Mufidah langsung melakukan sidak atau turun ke lapangan usai mendengar keluhan Warga di Gunung Anyar…

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kota Kediri memastikan keamanan jajanan takjil yang dijajakan selama bulan Ramadan melalui inspeksi mendadak (sidak) di…

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Memasuki bulan Ramadhan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menyalurkan Program Keluarga Harapan (PKH) Plus Tahap I bagi lansia…

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memimpin apel pagi bersama jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota…

Kita Seperti Dijajah AS

Kita Seperti Dijajah AS

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

MUI Minta Kaji Ulang Perjanjian Dagang AS-Indonesia yang Salah Satu Kesepakatannya Menyebut Produk asal AS yang Masuk ke Indonesia tidak Memerlukan Sertifikasi…