Banjir Bandang Terjang 4 Desa dan Puluhan Hektare Sawah di Tulungagung

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kondisi Desa di Tulungagung yang terendam banjir bandang. SP/ TLG
Kondisi Desa di Tulungagung yang terendam banjir bandang. SP/ TLG

i

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Hujan deras yang mengguyur wilayah Tulungagung, Jawa Timur memicu banjir bandang yang menerjang sebanyak empat desa di dua kecamatan tersebut. Tak hanya menerjang rumah warga, namun banjir tersebut juga merendam puluhan hektare sawah.

Banjir tersebut merendam puluhan hektare sawah warga di Desa Simo dan Majan, Kecamatan Kedungwaru, banjir juga menyebabkan ratusan rumah di Desa Podorejo dan Mojosari, Kecamatan Kauman terdampak banjir cukup parah.

Banjir dengan ketinggian hampir 1 meter itu menyebabkan aktivitas warga terganggu. Pasalnya, genangan banjir menutup ruas jalan raya jurusan Tulungagung-Kediri sehingga membuat arus lalu lintas melambat di titik utara simpang empat Cuwiri.

Menindaklanjuti kejadian itu, Kabid Kedaruratan Bencana dan Logistik BPBD Tulungagung, Gilang Zelakusuma, mengatakan, banjir terjadi di dua titik sekitar Kota Tulungagung, yakni di sekitar Desa Majan-Simo, Kecamatan Kedungwaru, dan di Desa Podorejo-Mojosari, Kecamatan Kauman.

"Untuk yang di Podorejo (dan Mojosari) ini merupakan banjir kedua kalinya terjadi akibat air sungai meluap dan masuk permukiman," katanya, Kamis (27/02/2025).

Beruntungnya, tidak ada korban jiwa maupun kerusakan berarti. Namun banjir dengan ketinggian hingga pinggang orang dewasa (hampir 1 meter) itu menyebabkan aktivitas warga terganggu. Arus lalu lintas sempat terputus sebelum beberapa kendaraan nekat melintasi banjir.

Di konfirmasi terpisah, Kepala Sub Divisi Pengelolaan Sumber Daya Air PS Brantas 2 Perum Jasa Tirta 1, Sony Hariono, mengungkapkan tanggul yang jebol sudah masuk rencana perbaikan tahun ini. Namun sebelum terealisasi, tanggul sudah tak mampu menahan tekanan air.

Pihaknya langsung melakukan survei pada tanggul yang jebol. Dari AWLR (Automatic Water Level Recorder) yang memantau ketinggian air tiap jam, ketinggian air saat kejadian menunjukkan siaga merah.

"Besok rencana kita darurat dulu pakai kantong pasir dan bambu," kata Sony. tl-01/dsy

Berita Terbaru

Dukung Ekonomi Nasional Melalui Ekonomi Regional, Bank Jatim Perkuat Kolaborasi Antar BPD

Dukung Ekonomi Nasional Melalui Ekonomi Regional, Bank Jatim Perkuat Kolaborasi Antar BPD

Jumat, 30 Okt 2026 16:25 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 16:25 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) sebagai salah satu pelaku industri perbankan terus berusaha untuk memberikan…

Selang 48 Jam, Sopir Pickup yang Tabrak Kakek 71 Tahun hingga Tewas, Berhasil Dibekuk

Selang 48 Jam, Sopir Pickup yang Tabrak Kakek 71 Tahun hingga Tewas, Berhasil Dibekuk

Jumat, 30 Okt 2026 15:49 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:49 WIB

SURABAYAPAGI.Com, Blitar- Setelah pihak Unit Laka Polres Blitar Kota lakukan penyelidikan kasus tabrak lari Selasa 27 Oktober 2026 malam, telah berhasil…

Hari Sumpah Pemuda, KAI Daop 7 Madiun Gelar Aksi Sosialisasi dan Edukasi Keselamatan Kereta Api

Hari Sumpah Pemuda, KAI Daop 7 Madiun Gelar Aksi Sosialisasi dan Edukasi Keselamatan Kereta Api

Jumat, 30 Okt 2026 15:48 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun peringati Hari Sumpah Pemuda dengan gelar aksi sosialisasi keselamatan…

Kejar-kejaran 48 Jam Pasca Tabrak Lansia, Sopir Pickup Berhasil Dibekuk Satlantas Polres Blitar Kota

Kejar-kejaran 48 Jam Pasca Tabrak Lansia, Sopir Pickup Berhasil Dibekuk Satlantas Polres Blitar Kota

Jumat, 30 Okt 2026 15:45 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Setelah pihak Unit Laka Polres Blitar Kota lakukan penyelidikan kasus tabrak lari Selasa 27 Oktober 2026 malam, telah berhasil…

Menabung Harapan, Menimbang Keadilan: Masa Depan Dana Haji Indonesia

Menabung Harapan, Menimbang Keadilan: Masa Depan Dana Haji Indonesia

Jumat, 30 Okt 2026 14:10 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 14:10 WIB

BPKH menghadapi tantangan menjaga keamanan dan keberlanjutan dana, sementara nilai manfaat membantu membiayai haji dan memunculkan pertanyaan tentang hak jemaah…

AICECS UNAIR: Menjelajahi Keberagaman Budaya Indonesia dari Surabaya

AICECS UNAIR: Menjelajahi Keberagaman Budaya Indonesia dari Surabaya

Jumat, 30 Okt 2026 13:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 13:20 WIB

SURABAYAPAG.com, Surabaya - Universitas Airlangga sedang menggelar event AICECS, Airlangga International Cultural Environmental Community Service sebagai wadah…