Isu BBM Oplosan, Penjualan Pertamax di Malang Raya Alami Penurunan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Antri BBM di Pertamina Malang, Jawa Timur. SP/ MLG
Ilustrasi. Antri BBM di Pertamina Malang, Jawa Timur. SP/ MLG

i

SURABAYAPAGI.com, Malang - Viralnya kasus korupsi Bahan Bakar Minyak (BBM) yang di oplos pertamax dengan pertalite masih menjadi buah bibir di kalangan masyarakat, hingga banyak yang beralih ke BBM swasta.

Tentu saja imbas kasus tersebut membuat penurunan cukup signifikan terjadi di SPBU Malang yang lokasinya berdekatan dengan SPBU pesaing. Fenomena itu diakui, terutama yang berdekatan dengan SPBU pesaing.

"Penurunan pembelian terutama terasa di SPBU kita tidak pungkiri itu. Karena ada konsumen yang melakukan switching ke SPBU pesaing. Namun sejauh ini secara angka di lapangan tidak terlalu signifikan," ujar Sales Area Manager Pertamina Depo Malang, Alam Kanda, Kamis (06/03/2025).

Untuk beberapa SPBU yang berdekatan dengan pesaing menurun kisaran di angka 20 persen. Sementara di SPBU wilayah Kabupaten Malang angka penurunan mencapai 5 persen, khusus untuk BBM Pertamax. 

"Untuk SPBU yang dekat-dekat pesaing terutama itu cukup tinggi, bisa 20 persen. SPBU di kabupaten yang tidak ada pesaingnya itu di angka 3 sampai 5 persen," katanya.

Melihat fenomena tersebut, pihaknya terus melakukan berbagai upaya, agar dapat mengembalikan kepercayaan publik. Satu di antaranya adalah melakukan pengecekan kualitas dan kuantitas BBM secara berkala.

"Kami berusaha menjaga dengan menunjukkan bahwa proses SOP kualitas dan kuantitas yang selama ini telah dijalankan itu bisa berjalan dengan baik. Untuk menjamin dan meningkatkan lagi kepercayaan masyarakat," tegasnya.

Pihaknya juga tetap akan menjaga dan meningkatkan kualitas pelayanan di SPBU.  Melihat, beberapa hari terakhir fenomena pembelian BBM dari SPBU Pertamina banyak bergeser ke SPBU swasta, seperti Shell dan BP di Kota Malang. Antrean mengular di SPBU tersebut mendadak viral di media sosial.

"Jadi fokusnya kami di lapangan menjaga jaminan kualitas dan kuantitas SOP harian yang dilaksanakan selama ini tetap dijalankan dengan baik. Dijaga dengan menunjukkan proses SOP QQ quality and qontrol kualitas dan kuantitas, yang selama ini telah dijalankan itu bisa berjalan dengan baik, untuk menjamin dan meningkatkan lagi kepercayaan masyarakat," ucapnya. ml-01/dsy

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…