SurabayaPagi, Surabaya – Menjelang musim mudik Lebaran, PT Dharma Lautan Utama (DLU) memastikan kesiapan armada dan personel guna mengantisipasi lonjakan penumpang serta distribusi logistik, khususnya ke wilayah Indonesia Timur.
Hal ini disampaikan oleh anggota MPR RI, Bambang Haryo Soekartono (BHS), dalam Persiapan itu dipaparkan saat buka bersama para mitra usaha, agen dan ekspedisi di Mercure Grand Mirama Hotel Surabaya, Jumat (7/3/2025).
BHS menekankan pentingnya kelancaran transportasi selama Lebaran. Ia berharap tidak ada pelarangan operasional bagi angkutan barang agar tidak terjadi penumpukan kendaraan yang dapat menghambat distribusi.
“Jika logistik terhambat selama dua minggu peak season Lebaran, maka harga barang bisa naik dan berpotensi meningkatkan inflasi,” ujar BHS.
Sementara itu, Direktur Utama PT DLU, Erwin H. Peodjono, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan berbagai strategi untuk mendukung kelancaran mudik.
“Kami sudah mengantisipasi program pemerintah dengan memberikan harga tiket yang lebih terjangkau atau diskon sejak jauh hari sebelum bulan puasa. Ini untuk mencegah kepadatan di satu titik menjelang H-7 Lebaran,” jelas Erwin.
Dalam aspek keselamatan, PT DLU telah melakukan pemantauan cuaca melalui BMKG dan memastikan kondisi pelayaran tetap aman.
“Kami telah menginstruksikan sejak H-30 agar tidak ada kapal yang doking, serta memastikan seluruh armada siap hingga H+30 Lebaran. SDM dan peralatan keselamatan juga telah dipersiapkan sesuai regulasi,” tambahnya.
Direktur Keuangan PT DLU, Khoiri Soetomo, turut menyoroti faktor Work From Anywhere (WFA) yang dapat membantu pemerataan arus pemudik.
“Kami masih menunggu hasil kajian dari BKT Kementerian Perhubungan terkait prediksi peningkatan jumlah pemudik. Namun, dengan kebijakan WFA, arus mudik diharapkan lebih merata,” katanya.
Dengan kesiapan yang telah dilakukan, PT DLU optimis dapat memberikan layanan transportasi yang aman dan nyaman bagi masyarakat selama periode Lebaran tahun ini. Byb
Editor : Redaksi