SurabayaPagi, Surabaya – Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Jawa Timur menggelar Rapat Kerja (Raker) di Kantor Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Jawa Timur, Sabtu (29/11/2025).
Agenda ini menjadi momentum strategis bagi IPSI Jatim dalam menyusun arah kebijakan organisasi sekaligus program pembinaan prestasi menuju dua event besar: Porprov Jatim X 2027 dan PON XXII 2028.
Kepala Dispora Jatim, M. Hadi Wawan Guntoro, menegaskan pentingnya soliditas organisasi demi menghasilkan prestasi yang berkelanjutan.
“Kami berharap IPSI Jawa Timur tetap solid membangun organisasi, karena organisasi yang profesional dapat menghasilkan atlet, pelatih, dan wasit yang berprestasi,” ujarnya.
Hadi juga menyinggung wacana Pencak Silat masuk kurikulum sekolah. Menurutnya, kebijakan tersebut membutuhkan kesiapan organisasi, terutama penyediaan pelatih.
“Kita melihat ini positif. Bela diri bisa menjadi pembinaan mental sejak usia dini. IPSI harus siap mempersiapkan pelatih, kurikulum, dan kebutuhan lain untuk mendukung pengembangan prestasi,” tambahnya.
Sekretaris Umum KONI Jatim, Akmal Boedianto, menilai Raker IPSI kali ini menunjukkan optimisme baru bagi perkembangan Pencak Silat Jawa Timur.
“Semangat IPSI dalam menghasilkan program-program pembinaan menunjukkan optimisme bahwa atlet-atlet Pencak Silat Jatim akan menjadi lebih baik ke depan,” katanya.
Sementara itu, Ketua IPSI Jawa Timur, Bambang Haryo Soekartono, menyoroti penurunan prestasi atlet Pencak Silat Surabaya dan Jatim.
Ia menilai perlu adanya program pembinaan yang lebih terarah dan dukungan fasilitas latihan.
“Prestasi atlet kita mengalami penurunan, sehingga perlu program untuk meningkatkannya. Kami berharap ada fasilitas latihan yang representatif untuk atlet-atlet Jatim, dan semoga ini disetujui oleh Gubernur dan KONI,” ujarnya.
Bambang juga menekankan pentingnya perhatian anggaran untuk sektor olahraga.
“Kami berharap anggaran olahraga tidak dikurangi, bahkan ditambah. Olahraga adalah sarana memperbaiki mental, kedisiplinan, dan kesehatan jasmani-rohani. Ini aset terbesar sumber daya manusia,” tegasnya.
Ia menambahkan, Pencak Silat merupakan cabang olahraga yang membanggakan Indonesia di level internasional.
“Di Asian Games lalu, Indonesia meraih emas terbanyak dari cabang Silat. Ini kebanggaan nasional dan harus terus kita dorong,” ujarnya.
Raker IPSI Jatim berupaya menetapkan langkah konkret untuk memperkuat pembinaan atlet, penataan organisasi, serta kesiapan menghadapi event olahraga besar hingga 2028. Byb
Editor : Redaksi