Minyakkita Kemasan 1 Liter Berisi 800 Mililiter Beredar Luas di Pasar Lamongan

author Muhajirin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tim gabungan saat menakar isi minyakkita kemasan 1 liter teryata berisi 800 militer di Pasar Sidoharjo Kota Lamongan. SP/MUHAJIRIN
Tim gabungan saat menakar isi minyakkita kemasan 1 liter teryata berisi 800 militer di Pasar Sidoharjo Kota Lamongan. SP/MUHAJIRIN

i

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Minyak goreng brand "Minyakkita" yang menjadi bahasan karena isinya tidak sesuai, ternyata peredarannya sudah meluas, tak terkecuali di Kabupaten Lamongan.

Hal itu dibuktikan dengan sidak yang digelar oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) bersama Tim Gabungan Satgas Pangan Polres Lamongan di sejumlah Pasar Tradisional, menemukan adanya ketidakcocokan antara keterangan isi di botol dengan hasil takeran.

Karuan saja, kondisi ini sangat merugikan pedagang dan konsumen. Pihak terkait akhirnya melarang beredarnya minyak bersubsidi dari pemerintah tersebut di Kabupaten Lamongan. " Iya kami melakukan pengecekan takaran Minyakita yang beredar di Pasar Tradisional sesuai dengan volume label," Anang Taufiq, Senin (10/3/2025).
Pengecekan yang dilakukan bersama tim gabungan satgas pangan dan Polres Lamongan di Pasar Sidoharjo, Pasar Babat, dan Pasar Sukodadi, ditemukan adanya ketidak sesuaian takar yang tertera pada label di salah satu toko di Pasar Sidoharjo.

"Salah satu toko tadi kita jumpai menjual Minyakita dengan kemasan 1 liter. Setelah kita ukur, ternyata volume isinya tidak sampai 1 liter (800 mililiter)," tutur Kepala Disperindag Lamongan Anang Taufik.

Untuk menindaklanjuti kecurangan ini, Disperindag meminta pedagang untuk tidak menjual ke konsumen. "Kita sudah buatkan berita acara, minyak yang kemasannya tidak sesuai, tidak boleh dijual dulu," katanya.

Sedangkan, sampel yang diambil di toko maupun di pasar lain dipastikan telah sesuai takar volume label. Disperindag bersama tim satgas pangan juga akan menelusuri produsen Minyakita yang berlaku curang.

Sementara itu, selama bulan Ramadan ketersediaan Minyakita di pasar tradisional dalam kondisi aman. “Stok aman terkendali, khusus Minyakkita. Untuk minyak goreng brand lain stock melimpah,” imbuhnya.

Namun, harga Minyakkita yang beredar berada di atas harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah yakni dari HET Rp 15.700/liter dijual Rp 17.000. “Ditingkat pengecer di Pasar Sidoarjo d jual dengan harga Rp 17.000, ini kemungkinan karena ada biaya lainnya sehingga harga jualnya di atas HET,” pungkasnya.jir

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…