Serap Panen Gabah Petani, Pemkab Lamongan Siapkan 24 Mitra Bulog

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) membahas strategi percepatan penyerapan gabah dan beras petani (sergap). SP/ LMG
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) membahas strategi percepatan penyerapan gabah dan beras petani (sergap). SP/ LMG

i

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Sebagai upaya mendorong swasembada pangan dengan menyerap gabah hasil panen petani, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan telah menyiapkan dan mengoptimalkan sebanyak 24 mitra yang bekerja sama dengan Perum Badan Urusan Logistik (Bulog).

Pasalnya, dalam pelaksanaannya, ada beberapa kendala yang menyebabkan rendahnya penyerapan. Data dari Bulog menyebut faktor utama adalah banyaknya petani yang lebih memilih menjual hasil panen ke tengkulak dengan harga lebih tinggi. 

Selain itu, keterbatasan tenaga mitra maklon dalam mengolah gabah menjadi beras dan kapasitas gudang yang terdampak banjir serta serangan hama tikus ikut menjadi tantangan. Sehingga, dengan adanya serapan gabah melalui mitra Bulog tersebut dapat menjaga kesejahteraan para petani.

"Saat ini, telah terbentuk 24 mitra yang bekerja sama dengan Perum Bulog dalam menyerap hasil panen petani dan baru enam mitra yang aktif melakukan penyerapan," ujar Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, Rabu (12/03/2025).

Lebih lanjut, dalam pembentukan mitra tersebut, Bupati Lamongan bersama Satuan Tugas (Satgas) Swasembada Pangan Sinergi dan Kolaborasi untuk Negeri (Sego Boran) membahas strategi percepatan penyerapan gabah dan beras petani (sergap) serta peningkatan Luas Tambah Tanam (LTT) guna mendukung target swasembada pangan 2025 di Posko Kodim 0812/ Lamongan.

Hingga kini, mitra-mitra tersebut telah mulai melakukan penyerapan gabah petani sejak bulan Februari lalu, dan akan terus berlangsung hingga April. Dari data yang masuk, sejak awal Februari hingga saat ini atau musim tanam I, mitra telah menyetorkan 793 ton beras dan 2.166 ton gabah kering panen (GKP) ke Bulog.

"Aktivasi seluruh mitra sangat diperlukan. Sebab, mereka bertugas menyerap beras dengan harga Rp 12.000 per kilogram dan gabah dengan harga Rp 6.500 per kilogram sesuai ketetapan pemerintah pusat," jelasnya.

Sedangkan, mengenai program Luas Tambah Tanam (LTT), Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Lamongan, Edy Yunan Achmadi, memastikan program tersebut berjalan dengan baik.

"Total luas lahan sawah di Lamongan saat ini mencapai 96.095,9 hektar," katanya.

Pemerintah daerah juga akan memanfaatkan lahan bera, rawa, serta lahan tidur untuk meningkatkan produksi. Hal itu dilakukan guna mendukung target yang ditetapkan pemerintah pusat, yakni sebesar 192.373 hektare. lm-01/dsy

Berita Terbaru

Puluhan Bangunan Liar di Driyorejo Gresik Ditertibkan, Satpol PP Tegakkan Aturan Daerah

Puluhan Bangunan Liar di Driyorejo Gresik Ditertibkan, Satpol PP Tegakkan Aturan Daerah

Rabu, 08 Apr 2026 17:43 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 17:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Sebanyak 43 bangunan tanpa izin yang berada di Dusun Semambung, Desa Driyorejo, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, ditertibkan m…

Punya Potensi Besar Lahirkan Bibit Unggul Jatim, Wabup Tulungagung Komitmen Dukung Pengembangan Olahraga Woodball

Punya Potensi Besar Lahirkan Bibit Unggul Jatim, Wabup Tulungagung Komitmen Dukung Pengembangan Olahraga Woodball

Rabu, 08 Apr 2026 17:38 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 17:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Wakil Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin mendukung penuh pengembangan cabang olahraga (cabor) Woodball di wilayahnya. Olahraga…

Pemkot Mojokerto Kembali Salurkan Hibah, Dorong Peran Aktif Masyarakat Dalam Pembangunan dan Sosial

Pemkot Mojokerto Kembali Salurkan Hibah, Dorong Peran Aktif Masyarakat Dalam Pembangunan dan Sosial

Rabu, 08 Apr 2026 15:58 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 15:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Komitmen memperkuat peran masyarakat terus diwujudkan Pemerintah Kota Mojokerto melalui penyaluran dana hibah tahun anggaran 2026…

KPK Geledah Rumah Dirut PDAM Kota Madiun, Suyoto Irit Bicara: Hanya Berkunjung ‎

KPK Geledah Rumah Dirut PDAM Kota Madiun, Suyoto Irit Bicara: Hanya Berkunjung ‎

Rabu, 08 Apr 2026 15:38 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 15:38 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Kota Madiun – KPK kembali menggeledah pejabat di Kota Madiun. Kali ini rumah Dirut Perumda Air Minum Tirta Taman Sari, Suyoto, jadi sasaran, …

KPK Geledah Toko Listrik Satria, Diduga Terkait Kasus OTT Wali Kota Madiun

KPK Geledah Toko Listrik Satria, Diduga Terkait Kasus OTT Wali Kota Madiun

Rabu, 08 Apr 2026 15:29 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 15:29 WIB

SURABAYAPAGI, Madiun- ‎Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melanjutkan rangkaian penggeledahan di wilayah Kota Madiun. Kali ini, tim penyidik KPK m…

Viral, Muncul Lubang Besar di Belakang Rumah Warga Pasca Hujan Deras

Viral, Muncul Lubang Besar di Belakang Rumah Warga Pasca Hujan Deras

Rabu, 08 Apr 2026 14:43 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 14:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Baru-baru ini viral, dimana salah satu halaman rumah warga di Jalan Ahmad Yani, Magetan, tepatnya di kawasan belakang Apotek…