Tersangka Oplos BBM Pertamina Diduga Senang-senang di Penjara

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Para petinggi dan pejabat Pertamina Patra Niaga, dan grup Pertamina, yang menjadi tersangka korupsi tata kelola minyak mentah, diduga membuat WA Grup orang-orang senang.
Para petinggi dan pejabat Pertamina Patra Niaga, dan grup Pertamina, yang menjadi tersangka korupsi tata kelola minyak mentah, diduga membuat WA Grup orang-orang senang.

i

Jaksa Agung Dengar Ulah Tersangka Marah, DPR Semprot Petinggi PT Pertamina

 

 

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Babak baru kasus korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang pada PT Pertamina Subholding dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama, muncul  grup WhatsApp (WA) bernama “Orang-orang Senang”. Grup ini diduga dibuat para tersangka yang kini ditahan Kejaksaan Agung.

Enam orang dari sub holding Pertamina yang tergabung dalam grup WA 'orang-orang senang' tersebut hidup bersenang-senang membuat grup WhatsApp (WA) “Orang-orang Senang”.

Tahanan Kejagung yang terlibat grup (WA) “Orang-orang Senang” adalah Direktur Utama Pertamina Patra Niaga (PPN) Riva Siahaan, Direktur Optimasi Feedstock & Produk PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Sani Dinar Saifuddin dan Direktur PT Pertamina Internasional Shipping Yoki Firnandi. Kemudian Direktur Pemasaran Pusat dan Niaga PT Pertamina Patra Niaga Maya Kusmaya, VP trading operation PT Pertamina Patra Niaga Edward Corne dan VP Feedstock Management PT KPI Agus Purwono.

Sementara 3 tersangka dari pihak broker adalah Beneficial Owner PT Navigator Khatulistiwa Muhammad Kerry Andrianto Riza, Komisaris PT Navigator Khatulistiwa sekaligus Komisaris PT Jenggala Maritim Dimas Werhaspati dan Komisaris PT Jenggala Maritim sekaligus PT Orbit Terminal Merak Gading, tidak ada dalam grup.

 

Jaksa Agung Burhanuddin, Marah

Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin, marah terkait kabar adanya grup percakapan WhatsApp bernama 'Orang-orang Senang' milik para tersangka kasus korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina.

Hal tersebut disampaikan Jaksa Agung merespon kabar viral di media sosial yang menyebutkan adanya grup WhatsApp itu sebagai sarana komunikasi para tersangka.

"Tentang grup WA [orang-orang senang], kita lagi dalami ya," ujarnya kepada wartawan, Rabu (12/3).

Terpisah Anggota Komisi VI DPR Fraksi PDI-P Mufti Anam mengatakan, jika benar adanya grup WA tersebut, artinya mereka dengan sadar merampok rakyat.

 

Anggota DPR Semprot Petinggi Pertamina

Grup WA “Orang-orang Senang” sempat disinggung dalam rapat dengar pendapat (RDP) antara Komisi VI DPR RI dan PT Pertamina.

Anggota Komisi VI DPR Fraksi PDI-P Mufti Anam mengatakan, jika benar adanya grup WA tersebut, artinya mereka dengan sadar merampok rakyat.

"Bahkan, tadi malam, Pak Simon, ketika kami mau tidur, kami mendengar satu berita yang di-share kawan kami di grup Komisi VI, menangis hati kami, Pak”, ujar Mufti Anam di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (11/3/2025).

“Sampean tahu di grup itu apa, Pak? Pernyataan dari Kejagung bahwa mereka menemukan grup WA yang judul grupnya adalah 'Orang-Orang Senang'. Nauzubilah. Jadi, ternyata mereka melakukan selama ini dengan kesadaran, Pak, dengan menari-nari di atas penderitaan rakyat, merampok, bukan hanya dari negara, tapi juga dari rakyat kami”, lanjutnya.

Dalam kesempatan itu, Mufti juga menyemprot para petinggi PT Pertamina yang tidak membahas sedikit pun kasus Pertamax oplosan dalam rapat bersama DPR.

Padahal, Komisi VI DPR sudah menunggu rapat tersebut untuk digelar selama berminggu-minggu.

Mufti mengatakan, rakyat sedang marah besar terhadap Pertamina karena merasa ditipu oleh Pertamina selama bertahun-tahun. n erc/jk/rmc

Berita Terbaru

PLN Perkuat Dukungan Program KDKMP melalui Kolaborasi Layanan Kelistrikan

PLN Perkuat Dukungan Program KDKMP melalui Kolaborasi Layanan Kelistrikan

Selasa, 13 Okt 2026 21:30 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 21:30 WIB

SurabayaPagi, Sukoharjo - PT PLN (Persero) mendukung program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) melalui kemitraan layanan pembayaran tagihan dan…

Bupati Madiun Targetkan Produktivitas Padi 10 Ton per Hektare

Bupati Madiun Targetkan Produktivitas Padi 10 Ton per Hektare

Selasa, 13 Okt 2026 21:13 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 21:13 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sebagai salah satu wilayah lumbung pangan di wilayah Jawa Timur, Bupati Madiun Hari Wuryanto menargetkan produktivitas padi men…

Bupati Sumenep : Kepastian Hukum Penyusunan RDTR Dukung Pembangunan Daerah

Bupati Sumenep : Kepastian Hukum Penyusunan RDTR Dukung Pembangunan Daerah

Selasa, 13 Okt 2026 20:58 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 20:58 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep  – Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menekankan pentingnya kepastian hukum dalam penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) untuk m…

Sidak RSUD Ponorogo, DPRD Soroti Ruang Tunggu Poliklinik Berdesakan hingga Antrean Obat

Sidak RSUD Ponorogo, DPRD Soroti Ruang Tunggu Poliklinik Berdesakan hingga Antrean Obat

Selasa, 13 Okt 2026 17:56 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 17:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Komisi D DPRD Kabupaten Ponorogo menyoroti sejumlah persoalan pelayanan di rumah sakit umum daerah (RSUD) setelah melakukan…

Toko Bangunan 999 di Desa Sukosewwu Blitar Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp 500 Juta

Toko Bangunan 999 di Desa Sukosewwu Blitar Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp 500 Juta

Selasa, 13 Okt 2026 15:55 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 15:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Lagi terjadi kebakaran di wilayah Kabupaten Blitar, kali ini sebuah Toko bangunan 999 milik LS.49  warga Desa Sukosewu Kec.Gandusari …

MTQ Difabel di Lamongan, Diikuti Ratusan Kafilah dari Jawa Hingga Bali

MTQ Difabel di Lamongan, Diikuti Ratusan Kafilah dari Jawa Hingga Bali

Selasa, 13 Okt 2026 15:46 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 15:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Tidak biasanya Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Difabel 2026 yang digelar di Lamongan, diikuti ratusan peserta dari Jawa dan Bali, …