Pamen Polri Rekam saat Cabuli Bocah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
AKBP Fajar Widyadharma Lukman Sumaatmaja, yang kini sudah dinonaktifkan sebagai pamen Polri.
AKBP Fajar Widyadharma Lukman Sumaatmaja, yang kini sudah dinonaktifkan sebagai pamen Polri.

i

Videonya Dijual di Situs Porno Australia, Kini AKBP Fajar Widyadharma, Ditahan di Propam Mabes Polri 

 

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kapolres Ngada NTT nonaktif, AKBP Fajar Widyadharma Lukman Sumaatmaja, ternyata diungkap pernah mencabuli anak berinisial I berusia enam tahun di hotel Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Selain positif gunakan narkoba.

Sumber di Mabes Polri Rabu (12/3) menginfokan, AKBP Fajar terjerat kasus kejahatan seksual yang melibatkan anak di bawah umur.

AKBP Fajar Widyadharma Lukman merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2004, satu angkatan dengan AKBP Bintoro, yang diduga memeras anak bos Prodia.

Komisioner Kompolnas Choirul Anam meminta ada percepatan penanganan untuk memberikan rasa keadilan bagi korban yang merupakan anak di bawah umur.

"Saya kira kasus ini dimensinya tidak terlalu rumit. Tinggal melengkapi pembuktian dan memperkuat konstruksi peristiwanya," ujarnya kepada CNNIndonesia.com, Rabu (12/3).

"Sudah waktunya, tidak perlu menunggu lama lagi, segera diumumkan untuk sidang etiknya dan proses pidananya. Semakin lama kasus ini diproses, semakin orang bertanya-tanya. Kenapa lama prosesnya," imbuhnya.

Oleh karenanya, ia mendorong agar jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk segera memproses Fajar agar nantinya dapat disidang di pengadilan.

 

Punya Seorang Istri

Anak itu dipesan oleh Fajar kepada F (15) sebelum dicabuli di hotel.

"Kalau untuk korban yang jelas di kami satu orang saja itu yang berinisial Inisial I. Itu pencabulan ya," ujar Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda NTT, Kombes Patar Silalahi, Selasa (11/3/2025).

Fajar juga merekam aksinya dan menjual video asusila tersebut ke situs porno Australia.

"Yang bersangkutan (AKBP Fajar) mengunggah video yang dia lakukan terhadap tiga anak di bawah umur ke situs porno luar negeri,” ujar Imelda Manafe, kemarin.

Imelda melanjutkan, sampai saat ini pihaknya baru menemukan satu orang korban yang berusia 12 tahun. Adapun, dua korban lainnya belum.

 

Video Syur AKBP Fajar

Dirangkum dari berbagai sumber terbongkarnya kasus ini berawal dari video syur milik AKBP Fajar 'go Internasional' di negara Australia.

AKBP Fajar awalnya membuat video syur dengan anak di bawah umur pada Juni 2024 lalu.

Direktur Reskrimum Polda NTT, Kombes Pol. Patar Silalahi, membeberkan AKBP Fajar meminta bantuan perempuan berinisial F untuk mencarikan anak di bawah umur.

Singkat cerita, aksi pencabulan AKBP Fajar tersebut direkam.

Video lantas dikirim website dewasa di Australia, yang diunggah dari lokasi Kota Kupang.

Australian Federal Police (AFP) yang menemukan video syur tersebut lantas melaporkannya ke Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) Polri.

Mabes Polri lantas mendalami kasusnya hingga menangkap AKBP Fajar, pada 20 Februari 2025 .

Ia langsung diterbangkan ke Jakarta guna pemeriksaan lebih lanjut. AKBP Fajar kemudian dinonaktifkan sejak Selasa (4/3/2025). Ini setelah hasil tes urine yang dilakukan oleh Divisi Propam Mabes Polri menyatakan Fajar positif narkoba.

 

Kasus Pencabulan Sudah Penyidikan

Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda NTT Kombes Patar Silalahi, menjelaskan kasus pencabulan yang menjerat AKBP Fajar tersebut telah naik dari penyelidikan ke penyidikan. Dan penyidik dari PPA telah memeriksa sembilan orang saksi terkait kasus tersebut.

"Pada tanggal 3 Maret telah dibuat Laporan Polisi Model A karena diyakini ada satu peristiwa pidana kita lakukan gelar (perkara) dan naik sidik pada tanggal 4 Maret 2025," kata Patar dalam konferensi pers di Mapolda NTT, Kupang, Selasa (11/3).

 

Fajar Harus Dihukum Mati

Anggota DPR RI Komisi VIII Fraksi PDIP Selly Andriany Gantina mendesak Polri tidak hanya memproses etik Kapolres Ngada Polda NTT AKBP Fajar Widyadharma Lukman Sumaatmaja terkait kasus asusila terhadap anak di bawah umur, pornografi hingga narkoba.

"Harus di hukum maksimal. Apalagi dia sebagai Kapolres, seharusnya memberi contoh, bukan merenggut masa depan anaknya sendiri, bener-bener perbuatan biadab," kata Selly kepada wartawan, Selasa (11/3).

Selly menilai AKBP Fajar layak untuk dijatuhi hukuman mati setelah dijatuhi hukuman pemecatan oleh Div Propam Polri. Ia menilai hukuman mati itu layak merujuk pada UU no 12 tahun 2022 tentang TPKS serta UU no 35 tahun 2009 tentang Narkotika. n jk/kp/erc/rmc

Berita Terbaru

HLN ke-81: PLN Perkuat Peran Listrik Jadi Penggerak Kehidupan dan Kemandirian Bangsa

HLN ke-81: PLN Perkuat Peran Listrik Jadi Penggerak Kehidupan dan Kemandirian Bangsa

Rabu, 28 Okt 2026 18:53 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 18:53 WIB

SurabayaPagi, Jakarta - Memperingati Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81, PT PLN (Persero) menegaskan komitmennya untuk terus menjadi penggerak kemandirian…

Defisit APBD Rp53,78 Miliar, DPRD Madiun Bakal Uji Kepastian SiLPA

Defisit APBD Rp53,78 Miliar, DPRD Madiun Bakal Uji Kepastian SiLPA

Rabu, 28 Okt 2026 18:18 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 18:18 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – DPRD Kota Madiun bakal mencermati proyeksi Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) 2026 yang direncanakan untuk menutup defisit APB…

Fakta Penggunaan Pasir Lumajang Campur Pasir Pasang Tepis Isu Sirtu Ayak Pembangunan Rumah Pompa Lippo

Fakta Penggunaan Pasir Lumajang Campur Pasir Pasang Tepis Isu Sirtu Ayak Pembangunan Rumah Pompa Lippo

Rabu, 28 Okt 2026 17:44 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 17:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Ibarat putri ayu, proyek pembangunan Rumah Pompa Lippo di Jalan Raya Jati sempat menjadi perhatian publik. Proyek yang digadang m…

Kakek berusia 71 tahun tewas, setelah Ditabrak Mobil Pickup

Kakek berusia 71 tahun tewas, setelah Ditabrak Mobil Pickup

Rabu, 28 Okt 2026 17:16 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 17:16 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar- Keramaian di depan TMP R.Wijaya Kota Blitar yang berhadapan dngn wisata Kuliner malam tepatnya di Jalan Sudanco Supriadi, di kejutkan…

Dorong Kepatuhan Pelaku Usaha Dalam Pelaporan Data Industri, Disperindag Sidoarjo Gelar Bimtek SIINas

Dorong Kepatuhan Pelaku Usaha Dalam Pelaporan Data Industri, Disperindag Sidoarjo Gelar Bimtek SIINas

Rabu, 28 Okt 2026 16:57 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 16:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sidoarjo menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pelaporan Data Industri M…

Bupati Madiun Tekankan Deteksi Dini untuk Cegah Gangguan Keamanan

Bupati Madiun Tekankan Deteksi Dini untuk Cegah Gangguan Keamanan

Rabu, 28 Okt 2026 16:45 WIB

Rabu, 28 Okt 2026 16:45 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Deteksi dini dan cegah dini menjadi kunci dalam mengantisipasi potensi ganguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Ser…