Korban Meninggal Akhirnya Bertambah Menjadi 3

Ini Penyebab Meledaknya Dua Kapal di Perairan Paciran Karena Konsleting

author Muhajirin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas mengevakuasi jasad korban yang diketahui meninggal dunia. SP/MUHAJIRIN
Petugas mengevakuasi jasad korban yang diketahui meninggal dunia. SP/MUHAJIRIN

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Polres Lamongan telah melakukan penyelidikan usai diketahui dua kapal MT Ronggolawe dan Kapal Tongkang Tug Boat Rosalina 08 meledak, dan di ketahui penyebabnya karena korsleting pada salah satu kapal.

"Saya ikut berbelasungkawa atas meninggalnya dua ABK dalam peristiwa di Perairan utara, semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan," demikian kata Kapolres Lamongan AKBP Bobby A Condroputra, Kamis (13/3/2025) dalam keterangannya kepada media.

Dalam kecelakaan ini kata Bobby panggilan akrabnya, diketahui karena adanya konsleting pada mesin kapal MT Ronggolawe yang muatan BBM, meledak sampai 4 kali dan menyambar Kapal Tongkang Tug Boat Rosalina 08, yang berada di dekatnya.

"Dari hasil penyelidikan kami bersama Polairud Polda Jatim, Polairud Polres Lamongan dan Tim diketahui penyebab meledaknya dua kapal ini karena adanya konsleting pada kapal MT Ronggolawe," terangnya.

Dari kejadian ini ABK dari Kapal Tongkang Tug Boat Rosalina 08 ada 10 orang, dan 9 ABK diantaranya selamat dan satu dinyatakan meninggal dan baru ditemukan menjelang petang. " Untuk yang ABK LCT Tug Boat Rosalina 08 berjumlah 10 dan 1 meninggal dunia," jelasnya.

Sedangkan ABK dari MT Ronggolawe berjumlah 11 orang, dari 11 itu sebanyak 2 diantaranya diketahui meninggal dunia dengan luka bakar serius. "Jadi yang meninggal sementara ini ada 3 orang, 1 dari ABK LCT Tug Boat Rosalina 08, dan 2 dari ABK MT Ronggolawe," ungkapnya.

Dari dua ABK kapal itu yang kini dirawat di RSU Dr Suyudi ada 3 orang, yang mengalami luka bakar yang cukup serius, dan pihak kepolisian terus melakukan evakuasi pemadaman yang dilaksanakan oleh tim gabungan.

Sebelumnya diketahui pada Kamis pagi diketahui telah terjadi ledakan dua kapal pengangkut BBM dan batu bara di sekitar perairan Paciran tepatnya di Desa Kemantren Kecamatan Paciran Lamongan.

Diketahui, insiden ledakan ini melibatkan kapal tongkang Tug Boat Roselyne 08 dan kapal Tanker MT Ronggolawe. Ledakan dipastikan bukan akibat tabrakan. Berdasarkan informasi terbaru, ledakan terjadi saat kapal sedang mengisi solar ke tongkang.

Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M Hamzaid membenarkan kejadian ini dan mengungkapkan, ada dua orang meninggal dunia dalam kejadian ini. "Iya benar ada dua kapal meledak di perairan Lamongan," ujarnya.

Dari info yang didapat lanjutnya, jumlah korban selamat dalam insiden ini mencapai 12 orang dengan kondisi luka ringan. Selain itu, terdapat tiga korban yang masih menjalani perawatan intensif di RS dr Suyudi Paciran.

"Dapat kami sampaikan, perkembangan terkini jumlah korban selamat 12 orang, dua korban meninggal dunia, dan tiga orang masih dalam perawatan medis di rumah sakit," ujar Ipda M Hamzaid, Kamis (13/3/2025). jir

Berita Terbaru

Di Tengah Konflik Geopolitik Global, Pemkab Jember Hapus Denda Pajak hingga Juni 2026

Di Tengah Konflik Geopolitik Global, Pemkab Jember Hapus Denda Pajak hingga Juni 2026

Senin, 27 Apr 2026 10:37 WIB

Senin, 27 Apr 2026 10:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Sebagai salah satu upaya meringankan beban warga di tengah konflik geopolitik global, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember…

Komitmen Tekan Angka Kemiskinan, Pemkab Sampang Bangun 19 Unit Rumah Layak Huni

Komitmen Tekan Angka Kemiskinan, Pemkab Sampang Bangun 19 Unit Rumah Layak Huni

Senin, 27 Apr 2026 10:27 WIB

Senin, 27 Apr 2026 10:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sampang - Sebagai bentuk komitmennya dalam menekan angka kemiskinan sekaligus melanjutkan program dari tahun sebelumnya, Pemerintah Kabupaten…

Tinggalkan Seremoni, Penanggungan Malang Hadirkan Posyandu Disabilitas untuk Warga Rentan

Tinggalkan Seremoni, Penanggungan Malang Hadirkan Posyandu Disabilitas untuk Warga Rentan

Minggu, 26 Apr 2026 19:08 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 19:08 WIB

SurabayaPagi, Malang - Anggaran bagi kelompok rentan kerap terserap dalam kegiatan sosialisasi singkat dan seremoni tanpa keberlanjutan. Kelurahan…

Dari Karier Hukum ke Ikatan Cinta: Momen Hangat Tunangan Billy Handiwiyanto

Dari Karier Hukum ke Ikatan Cinta: Momen Hangat Tunangan Billy Handiwiyanto

Minggu, 26 Apr 2026 17:34 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 17:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kabar bahagia datang dari dunia hukum di Jawa Timur. Pengacara muda yang tengah naik daun, Billy Handiwiyanto, resmi menggelar…

Hari Kesiapsiagaan Bencana 2026, Khofifah Ajak Masyarakat Waspada Karhutla di Tengah Ancaman El Nino

Hari Kesiapsiagaan Bencana 2026, Khofifah Ajak Masyarakat Waspada Karhutla di Tengah Ancaman El Nino

Minggu, 26 Apr 2026 15:45 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 15:45 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak seluruh elemen pemerintah dan masyarakat meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi p…

Proyek Giant Sea Wall Jatim Dipercepat, Khofifah Tegaskan Urgensi Tanggul Laut Hadapi Risiko Pesisir

Proyek Giant Sea Wall Jatim Dipercepat, Khofifah Tegaskan Urgensi Tanggul Laut Hadapi Risiko Pesisir

Minggu, 26 Apr 2026 15:43 WIB

Minggu, 26 Apr 2026 15:43 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyatakan kesiapan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam mendukung percepatan pembangunan …