SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Mobil enam penumpang yang dirancang khusus untuk keluarga haruslah memiliki kenyamanan dan keamanan ekstra. Salah satunya SUV flagship terbaru dari Lynk & Co, yaitu 900 berhasil melewati serangkaian uji tabrak ganda yang disiarkan langsung di CCTV, stasiun televisi milik negara terbesar di China.
Uji tabrak ini dilakukan dan disahkan oleh China Automotive Engineering Research Institute (CAERI). Keberhasilan ini tidak lepas dari platform Spa Evo, hasil kolaborasi antara Lynk & Co dan Volvo, yang kini dimiliki oleh Geely, Kamis (20/03/2025).
Lebih lanjut, uji tabrak mobil yang dikhususkan bagi keluarga tersebut memang difokuskan pada keamanan baris ketiga, area yang seringkali ditempati oleh anak-anak. Dan akan segera dijadwalkan meluncur pada akhir Maret ini, di segmen SUV flagship dengan powertrain plug-in hybrid.
Penawaran mobil ini pertama kali diperkenalkan di Tiongkok pada Januari 2025. Dengan tenaga mencapai 630 kW (845 hp), Lynk & Co 900 juga menjadi mobil produksi massal pertama yang menggunakan Nvidia Drive Thor SoC dengan kemampuan komputasi 1.000 TOPS.
Lynk & Co 900 menjalani dua uji tabrak yang sangat menantang. Pertama, uji tabrak belakang dengan kecepatan 100 km/jam, jauh melebihi standar C-NCAP yang hanya 80 km/jam.
Membuahkan hasil, mobil ini menyerap energi tabrakan 1,56 kali lipat dari standar yang ditetapkan. Kedua, uji tabrak samping baris ketiga dengan kecepatan 100 km/jam, di mana mobil ini mampu menahan energi tabrakan empat kali lipat dari standar C-NCAP yang hanya 50 km/jam. Hasilnya terbukti jika struktur mobil tetap kokoh, ruang keselamatan penumpang terjaga, dan tidak ada risiko kebakaran.
Pembuatan model mobil keluarga dengan keamanan ekstra memang sedang di kembangkan dan difokuskan di China. Pasalnya. berdasarkan data statistik kecelakaan mobil di China menunjukkan bahwa tingkat kematian penumpang baris ketiga mencapai 34 persen, 5,7 kali lebih tinggi dari rata-rata. Tingkat cedera parah juga mencapai 62 persen.
Hal ini menjadikan keamanan baris ketiga sebagai perhatian utama, terutama di mobil enam penumpang yang banyak digunakan oleh keluarga dengan dua anak, yang jumlahnya terus meningkat di Tiongkok pasca penghapusan kebijakan satu anak.
Sementara itu, terkait merek dagang Lynk & Co sebelumnya merupakan merek gabungan antara Geely dan Volvo. Namun, pada tahun 2025, Zeekr Technology yang juga dimiliki Geely, mengakuisisi saham Volvo. Sehingga, Lynk & Co tidak lagi memiliki hubungan formal dengan produsen mobil asal Swedia tersebut. jk-01/dsy
Editor : Desy Ayu