SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Walikota Mojokerto Ika Puspitasari memastikan stok Liquefied Petroleum Gas (LPG) 3 Kilogram (Kg) dan BBM (Bahan Bakar Minyak) aman untuk saat ini hingga mudik lebaran mendatang.
Kepastian tersebut diperoleh Ning Ita sapaan akrab Walikota, usai melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke beberapa pangkalan LPG juga Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Mojokerto, Selasa (25/3).
"Kita lakukan pengecekan stok dan harga elpiji melon 3 kg yang banyak dikonsumsi masyarakat karena ini adalah elpiji subsidi. kemudian juga terkait stok BBM subsidi jenis pertalite dan bio solar di SPBU," ujarnya.
Dari hasil pengecekan teraebut, petinggi Pemkot Mojokerto ini mendapati stok komoditas bersubsidi tersebut masih aman, bahkan harganya juga sudah sesuai dengan ketetapan pemerintah.
"Dari dua pangkalan elpiji yakni jalan Empunala dan Jalan Raya Meri, dua-duanya stoknya masih aman dengan harga distribusi sampai dengan di level pengecer atau konsumen sudah sesuai dengan harga yang ditetapkan oleh pemerintah," tegasnya.
Pun demikian dengan BBM subsidi, quota pengirimannya setiao hari sudah sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Sehingga konsumsi BBM masyarakat hingga lebaran nanti dijamin yerpenuhi dnegan baik.
"Alhamdulillah tidak sampai terjadi kekosongan sehingga konsumsi masyarakat khususnya bagi pemudik yang sudah mulai padat ini aman-aman saja," tukasnya.
Apalagi lanjut Ning Ita, khusus untuk SPBU yang berada di sepanjang jalan nasional, akan di siapkan oleh pertamina mobil tangki BBM untuk standby guna mencukupi kebutuhan jika sewaktu-waktu terjadi lonjakan permintaan.
"Termasuk SPBU Bypass Meri ini, karena letaknya di jalur nasional makanya tiap tahun dijadikan sebagai SPBU kantong yang dijamin aman pasokannya meskipun mudik lebaran," pungkasnya.
Sekedar informasi, hadir dalam sidak tersebut Wakil Walikota Mojokerto Rachman Sidharta Arisandi, Sekdakot Gaguk Tri Prasetyo, sejumlah Kepala OPD dan Kepala Bagian serta perwakilan dari Forkopimda. Dwi
Editor : Redaksi